
...HALO GUYS!...
...WELCOME TO MY NEW STORY!...
..."TOPAN & CAHAYA"...
...~~~...
#TOPAN&CAHAYA EPS. 111
...β’...
...β’...
Hendra & Calissa masih kelimpungan mencari Cahaya di mall tersebut, mereka sudah mengelilingi hampir satu area mall itu tapi belum juga berhasil menemukan Cahaya. Hendra yang panik merasa bersalah karena sudah memarahi Cahaya seperti tadi, ia berpikir harusnya tak sekeras itu pada Cahaya.
Sementara Calissa justru senang karena ayah & anak itu semakin jauh dan sering bertengkar, ia berharap kalau mereka bisa terus seperti ini agar bisa lebih mudah baginya untuk menyingkirkan Cahaya. Calissa pun memiliki ide agar suaminya tak lagi mencari Cahaya, ia berpura-pura kebelet lalu minta izin ke kamar mandi.
"Mas, aku kebelet nih! Aku mau ke toilet dulu, ya? Kamu tunggu disini, nanti kita cari Cahaya lagi bareng-bareng!" ucap Calissa.
"Oke oke, gak mau mas temenin?" tanya Hendra.
"Gausah mas, aku bisa sendiri kok! Lagian gak lama juga dan toiletnya deket disana, mas tunggu disini aja ya!" ucap Calissa.
"Iya, jangan lama-lama!" ucap Hendra.
"Iya mas,"
Calissa langsung bergegas menuju kamar mandi di dalam mall tersebut meninggalkan suaminya yang masih kebingungan mencari Cahaya, setelah agak jauh barulah ia memperlambat langkahnya supaya Hendra tidak bisa menemukan Cahaya dan mencarinya kembali.
Saat di dalam toilet, Calissa justru malah menghubungi mamanya untuk memberi kabar yang menyenangkan itu kepada mamanya. Ia tampak gembira sekali dan tidak sabar menanti telponnya diangkat oleh sang mama, namun cukup lama mamanya tak mengangkat telpon darinya.
π"Halo mah, mama kenapa lama banget sih?" tanya Calissa sedikit kesal.
__ADS_1
π"Iya maaf sayang, tadi mama lagi di kamar mandi! Emang ada apa sih kamu telpon mama begini, apa ada kabar penting tentang suami kamu itu?" ucap Santi (mama Calissa).
π"Bener banget mah, aku udah berhasil bikin mas Hendra sama Cahaya berantem! Malah sekarang si Cahaya sampai dihujat sama netizen, mama tonton aja gih videonya yang lagi viral itu!" ucap Calissa.
π"Ah masa sih? Daritadi mama belum buka sosmed sih jadi ketinggalan info, tapi bentar biar mama cek dulu!" ucap Santi.
π"Oke mah, mama lihat aja! Disana itu banyak banget yang hujat Cahaya, pastinya Cahaya bakal kena mental dan gak akan mau lagi balik ke rumah papanya!" ujar Calissa kegirangan.
π"Eh iya bener ada, hahaha isi komennya hujatan semua ini sayang! Bener-bener hebat deh rencana kamu, mama doain semoga semuanya lancar jaya sampai kamu bisa rebut harta si Hendra!" ucap Santi.
π"Iya dong mah, urusan beginian mah kecil! Aku pasti bisa kuasain semua harta si tua bangka itu, terus setelahnya aku bakal gugat cerai dia dan usir dia dari rumah besar itu!" ucap Calissa.
π"Bagus kamu, yaudah mama mau perawatan kuku dulu nih! Ya selamat berjuang sayang!" ucap Santi.
π"Oke mah!"
Tuuutttt....
Setelah selesai menghubungi mamanya, barulah Calissa keluar dari dalam toilet dan kini membasuh mukanya di wastafel sambil senyum-senyum sendiri karena merasa puas telah berhasil membuat hubungan antara Hendra & Cahaya makin retak.
Calissa pun kembali berjalan untuk menghampiri suaminya yang masih setia menunggu di depan sana, namun tentunya ia melangkahkan kaki sangat lambat supaya Hendra tidak bisa terus mencari Cahaya dan membiarkan Cahaya pergi.
"Sebentar lagi semua harta mas Hendra akan jadi milik aku, lalu aku bisa deh kembali ke pelukan Topan!" batin Calissa.
...β’β’β’...
Disisi lain, Cahaya masih berbincang dengan Robi mengenai hujatan para netizen di sosmed itu. Cahaya sangat sedih untuk menceritakan semuanya pada Robi karena ia sebenarnya tak mau masalah keluarganya disebarluaskan seperti itu.
Robi yang sudah mendengar semua cerita dan penjelasan dari Cahaya kini yakin kalau memang Cahaya tidak mungkin durhaka pada papa kandungnya sendiri, isi di dalam video itu tidak benar dan hanya menggiring opini netizen lainnya untuk membenci Cahaya terus-menerus.
Akhirnya tangis Cahaya kembali pecah disana, ia menutupi wajahnya menggunakan telapak tangan agar tak dilihat oleh orang ramai juga Robi disana karena ia malu. Namun, Robi segera bergerak menenangkan Cahaya dengan cara merangkul gadis itu lalu menepuk-nepuk punggungnya.
"Hey, jangan sedih!" ucap Robi pelan.
__ADS_1
Tak lama kemudian, Mawar serta Melani sampai disana dan terkejut melihat Cahaya tengah berpelukan dengan seorang pria asing yang belum pernah mereka lihat sebelumnya. Tentu mereka segera maju mendekati Cahaya untuk bertanya langsung pada gadis itu siapa pria di sampingnya.
"Aya!"
Cahaya yang sedang menangis dalam pelukan Robi seketika terkejut karena mendengar suara temannya disana, ia pun menjauh dari tubuh pria itu lalu menghampiri kedua sahabatnya dan memeluk erat tubuh mereka sembari menangis terisak.
Mawar & Melani tau betul bagaimana perasaan Cahaya saat ini, dihujat banyak netizen tentunya membuat Cahaya sangat hancur dan sedih bahkan bisa mempengaruhi mentalnya. Mereka berdua pun berusaha untuk menenangkan Cahaya agar tidak terus menangis seperti ini.
"Aya, tenang ya!" ucap Mawar mengusap punggung Cahaya sembari memeluknya.
"Iya Aya, kita akan selalu ada buat lu kok!" sahut Melani sambil tersenyum menghibur Cahaya.
Robi ikut berdiri lalu tersenyum renyah menatap ketiga wanita yang saling berpelukan itu, ia terharu melihat persahabatan mereka karena jarang ada sahabat seperti mereka yang mau menemani sahabatnya dikala susah seperti ini.
"Udah, kita duduk dulu yuk!" ucap Mawar.
Cahaya mengangguk sembari menghapus air matanya, ia pun duduk kembali disana bersama kedua sahabatnya. Robi memilih tetap berdiri karena tidak enak jika ikut duduk bersama ketiga gadis cantik disana yang baru ia kenal.
"Aya, kita udah lihat video itu dan semua isi komenan di postingan itu! Gue jujur gak nyangka banget, bisa-bisanya semua netizen percaya gitu aja sama caption yang dibuat pemilik akun itu!" ujar Mawar.
"Iya tuh, padahal kalo ditelaah lebih detail di dalam video itu gak ada tuh sama sekali ucapan lu yang terdengar menghina atau mencaci bokap lu!" sahut Melani ikut kesal.
"Nah makanya, pasti ini emang ada yang sengaja mancing netizen supaya benci sama lu! Gue yakin banget pemilik akun itu pengen banget lu dihujat, makanya dia tulis caption kayak gitu!" ujar Mawar.
"Kalian jangan nuduh sembarangan! Mana mungkin dia mau lakuin itu, gue sama dia aja kan gak kenal!" ucap Cahaya mengingatkan teman-temannya untuk tidak main asal berburuk sangka.
"Iya sih, tapi kan bisa jadi dia emang benci sama lu!" ucap Mawar.
"Bisa jadi juga kalau pemilik akun itu dibayar sama seseorang buat bikin nama baik lu tercoreng, Aya!" sahut Melani tampak sangat serius.
Mendengar perkataan dua sahabatnya membuat Cahaya teringat pada sosok Calissa, seketika ia berpikir kalau Calissa lah yang menjadi penyebab utama masalah ini dan membuatnya dihujat habis-habisan oleh seluruh netizen di sosmed.
"Apa Calissa yang lakuin ini?" batin Cahaya.
__ADS_1
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...