Topan & Cahaya

Topan & Cahaya
Bab 180. Pesan hot dog


__ADS_3

...HALO GUYS!...


...WELCOME TO MY NEW STORY!...


..."TOPAN & CAHAYA"...


...~~~...


#TOPAN&CAHAYA EPS. 179


...•...


...•...


Tliingg....


Topan yang tengah menyetir di dalam mobil, terpaksa menghentikan sejenak mobilnya dan melipir ke pinggir demi memeriksa ponselnya karena ada yang mengirim pesan padanya. Topan sangat berharap kalau pesan itu dikirim oleh Cahaya dan gadis itu mengirimkan lokasinya saat ini, karena memang sedari tadi ia menunggu pesan balasan dari Cahaya mengenai lokasi tempat dia berada saat ini.


Ya benar saja sesuai yang diharapkan Topan, ternyata yang mengirim pesan adalah Cahaya dan benar juga karena Cahaya mengirim lokasinya saat ini ke handphone Topan, sehingga kini Topan sudah mengetahui dimana lokasi tempat Cahaya berada dan tidak perlu pusing-pusing lagi memutari satu kota hanya demi mencari apartemen Cahaya seperti apa yang sudah ia lakukan sedari tadi.


Topan langsung girang dan berteriak sembari mengepalkan tangannya seusai mengetahui lokasi Cahaya berada, ternyata memang tak sia-sia ia mengirim pesan ke Cahaya tadi. Namun, ada satu pesan lagi yang masuk ke nomornya dan membuat Topan terdiam sejenak tidak lagi berteriak kegirangan seperti sebelumnya, ia fokus membaca isi pesan itu sembari mengucek-ngucek matanya.


💌Cahaya : Topan, gue kan udah kirim tuh lokasinya ke lu barusan. Nih gue ada pesan dari bokap gue, katanya kalau lu mau kesini lu harus bawain hot dog buat dia!


Topan terheran-heran saat membaca isi pesan tersebut, ia tak menyangka jika Hendra justru meminta padanya untuk dibawakan hot dog. Padahal yang ia tahu Hendra selama ini tidak suka padanya dan ingin terus berusaha menjauhkan putrinya itu dari Topan, tapi sekarang justru Cahaya mengirim pesan seperti itu padanya yang membuat ia terkejut bukan main sekaligus terheran-heran.


"Ini gue gak salah baca kan? Atau emang Cahaya salah ketik?" gumamnya masih kebingungan dan tak percaya dengan yang dibacanya tadi.


Akhirnya percaya tidak percaya, Topan tetap saja pergi mencari lokasi tempat penjual hot dog berada untuk ia bawa ke apartemen Cahaya dan ia serahkan kepada Hendra. Ya walau Topan juga masih agak ragu kalau memang benar Hendra meminta dibawakan hot dog seperti yang dibilang oleh Cahaya melalui pesan sms, namun Topan berharap saja semoga itu memang benar dan Hendra juga sudah memberi izin padanya untuk berhubungan dengan Cahaya yang merupakan gadis tercintanya.


Tak butuh waktu lama bagi Topan untuk dapat menemukan lokasi tempat penjual hot dog di dekat sana, ya karena memang cukup banyak yang berjualan makanan itu di kota ini.


Tanpa basa-basi lagi, Topan pun turun dari mobilnya lalu menuju ke tempat tersebut untuk memesan pesanan dari papa Cahaya. Ia tampak sangat senang karena kemungkinan sebentar lagi hubungannya dengan Cahaya akan direstui, ya walau ia belum yakin banget kalau hot dog ini adalah permintaan papa Cahaya atau hanya iseng-iseng dari Cahaya.


"Mbak, saya pesan hot dog nya ya tiga!" ucap Topan mengatakan pesanannya kepada pelayan.

__ADS_1


"Baik mas, ditunggu sebentar ya!" ucap pelayan.


"Iya..." ucap Topan.


Topan pun duduk untuk menunggu sejenak pesanannya sampai jadi di tempat yang sudah tersedia, ia mengeluarkan ponselnya lalu mengecek sosial media miliknya untuk mengetahui ada berita apa hari ini yang sedang viral disana. Kebetulan Topan juga penasaran, karena biasanya pasti ada saja berita-berita aneh seperti tentang hewan yang bisa bicara atau tumbuhan yang gak tumbuh.


"Topan!"


Tiba-tiba saja seseorang wanita muncul dari samping tempat Topan duduk dan menyapanya sembari tersenyum sehingga membuat Topan yang sedang duduk itu terkejut lalu terpesona begitu melihat kecantikan wajah wanita yang baru datang tersebut dan tanpa sengaja tersenyum.


"Wulan?" ucap Topan dengan senyum terukir di wajahnya saat menatap wajah gadis itu.


"Iya, hai!" ucap Wulan melempar senyum sembari melambai ke arah wajah Topan.


"Kamu ngapain disini?" tanya Topan heran.


"Ohh, aku nemenin mama kamu kesini. Katanya tante Eun mau makan dulu sebentar, sebelum pulang ke rumahnya." jawab Wulan.


"Hah? Ada mama juga disini?" tanya Topan langsung terkejut kaget mendengarnya.


"Iya, loh kamu kenapa kaget gitu? Emang ada yang salah ya kalau mama kamu kesini juga?" Wulan terheran-heran dengan sikap Topan.


"Oh ya, kamu sendiri ngapain disini? Lagi beli makan juga apa cuma mau numpang duduk?" tanya Wulan penasaran.


"Eee beli makan," jawab Topan.


"Ohh," ucap Wulan singkat.


"Eh duduk dong! Capek kali berdiri mulu, sini duduk sebelah aku! Tenang aja, kursinya udah aku bersihin tadi!" ucap Topan tersenyum dan mengajak Wulan duduk di sampingnya.


"Iya..." ucap Wulan tersenyum kemudian duduk disana sembari menyibakkan rambutnya.


"Oh ya, mama aku nya mana? Tadi kata kamu mamaku ikut kesini, kok gak kelihatan?" tanya Topan penasaran sembari celingak-celinguk mencari keberadaan mamanya disana.


"Ohh, tante Eun lagi ke kamar mandi." jawab Wulan.

__ADS_1


"Oalah, kamu gak pesan?" tanya Topan.


"Enggak deh, yang mau makan kan cuma tante Eun. Aku mah disini nemenin tante Eun aja, karena mama kamu itu udah banyak bantu aku dan baik juga sama aku!" jawab Wulan.


"Ya minimal kamu pesan minum dong! Emang kamu gak haus apa? Mau aku pesenin?" ucap Topan.


"Eh gausah! Aku gak haus kok," tolak Wulan.


Topan tersenyum lalu menggeser posisi duduknya ke dekat Wulan, satu tangannya mulai bergerak dan meraih tangan milik Wulan yang daritadi diletakkan di atas pahanya. Dengan berani Topan menggenggam tangan mulus gadis itu disana sembari memandang wajah cantik Wulan dan tersenyum.


"Kamu kalau malam-malam gini, kelihatan makin cerah ya! Cantik banget!" ujar Topan.


"Eee makasih!" ucap Wulan kembali gugup.


Diluar dugaan Topan juga menarik tangan Wulan secara perlahan, lalu mengecupnya dengan lembut sambil senyum-senyum menatap wajah gadis cantik yang tengah gugup itu. Topan melakukan itu di hadapan para bodyguard Wulan yang berjaga tepat di depan restoran hot dog tersebut.


"Topan, kamu apa-apaan sih?" ujar Wulan bertambah gugup dan berusaha menarik tangannya, namun Topan justru mengeratkan genggamannya.


"Gapapa, aku suka aja ciumin tangan gadis cantik kayak kamu." ucap Topan tersenyum genit.


Tak lama kemudian, seorang pelayan muncul membawakan pesanan milik Topan yang sudah selesai dibuat itu ke tempat duduk Topan. Kehadiran pelayan itu pun membuat Topan langsung melepas tangan Wulan, lalu mengambil pesanan miliknya dan bersiap pergi dari sana setelah membayarnya.


"Gue harus pergi dari sini, sebelum mama kembali dan rencana gue berantakan!" batin Topan.


Topan pun pamitan pada Wulan.


"Cantik! Aku pergi dulu, ya? Kamu jangan bilang-bilang loh kalau aku ada disini ke mama! Yaudah ya, bye cantik!" ucap Topan bangkit dari duduknya dan bersiap pergi.


"I-i-iya..." ucap Wulan masih gugup.


Cupp...


Lagi lagi Topan melakukan tindakan yang diluar dugaan, ya pria itu dengan sangat berani mendekati wajah Wulan dan mengecupnya sekilas membuat Wulan serta bodyguardnya terkejut.


Namun, Topan justru tersenyum dan kemudian pergi begitu saja dari sana sembari melambaikan tangan.

__ADS_1


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2