Topan & Cahaya

Topan & Cahaya
Bab 243. Sudah moveon


__ADS_3

...HALO GUYS!...


...WELCOME TO MY NEW STORY!...


..."TOPAN & CAHAYA"...


...~~~...


#TOPAN&CAHAYA EPS. 242


...•...


...•...


Bella sudah sampai di lokasi tempat ia akan bertemu dengan Calissa, seperti yang sebelumnya sudah mereka bahas lewat telpon. Ya Bella tampak mencari dimana keberadaan Calissa saat ini, ia menoleh ke kanan dan kiri melihat sekeliling yang ada disana yang dipenuhi oleh orang, akhirnya Bella melihat sosok Calissa tengah duduk di depan sana.


Tanpa menunggu lama, Bella pun melangkah maju mendekat ke arah Calissa karena itu memang tujuan ia datang ke tepat tersebut saat ini. Bella mendekati Calissa lalu berdiri di dekat Calissa dan mencolek pundak wanita itu, Bella juga memanggil nama Calissa yang masih tampak asyik bermain hp itu sampai tak menyadari kehadiran Bella disana.


"Calissa!" ucap Bella menyapa Calissa sembari mencolek pundak wanita itu dari samping.


Sontak Calissa terkejut dan menoleh ke arah orang yang menepuknya, ia tersenyum saat mengetahui ada Bella di sampingnya alias gadis yang sudah ia tunggu sedari tadi disana.


"Eh Bella, akhirnya datang juga!" ucap Calissa.


"Iya, maaf ya aku lama! Tadi aku ada urusan dulu, makanya aku baru bisa datang kesini sekarang. Kamu pasti udah nunggu lama ya?" ucap Bella.


"Ohh, gapapa kok. Aku kebetulan juga belum terlalu lama, lagian kalau emang kamu ada urusan kan gak ada yang bisa ngelarang sih! Yaudah, duduk sini terus pesan minum!" ucap Calissa tersenyum.


"Ah iya, makasih! Aku kayaknya gak minum deh, soalnya belum haus!" ucap Bella.

__ADS_1


"Oh gitu, yaudah terserah kamu aja!" ucap Calissa.


Bella pun duduk di kursi sebelah Calissa, lalu menaruh tas miliknya di atas meja sebelum mulai berbicara dengan Calissa disana.


"Oh ya, jadi ada apa nih kamu minta aku datang kesini? Kelihatannya penting banget, ya?" tanya Bella.


"Menurut aku sih penting, karena ini menyangkut Topan. Kayaknya juga agak penting deh buat kamu, kan kamu mantan Topan juga, benar kan?" ucap Calissa tersenyum.


"Eee iya benar, emang ada apa sama Topan? Dia baik-baik aja kan?" tanya Bella penasaran.


"Hahaha, cie yang cemas banget sama mantan pacarnya! Tenang aja Bel, Topan itu baik-baik aja kok dan dia gak kenapa-napa! Yang aku mau bahas itu soal hubungan dia sama pacar barunya, kamu udah tahu belum tentang itu?" ucap Calissa.


"Umm, udah sih. Kebetulan aku sama Topan kan masih lumayan dekat lah, jadi dia sering cerita gitu tentang pacar barunya! Emang ada apa sih sama pacar baru Topan itu?" ucap Bella bingung.


"Jadi gini, aku itu masih belum terima kalau Topan punya pacar lagi selain aku. Apalagi sekarang yang jadi pacarnya Topan itu anak bau kencur, dia masih SMA tapi gayanya udah tengil banget tau! Aku sengaja ajak kamu kesini, buat bersatu sama aku untuk pisahin mereka berdua! Karena aku yakin, kamu pasti gak suka juga kan?" ucap Calissa.


Bella cukup terkejut mendengar ucapan dari Calissa, ia tak menyangka kalau tujuan utama Calissa mengajaknya datang kesana adalah untuk meminta Bella bekerjasama dengannya.


"Bella, emang banyak yang mau sama aku. Tapi, aku tetap cuma cinta sama Topan! Lagian kamu tahu darimana mereka itu cocok? Emang kamu udah pernah ketemu sama mereka?" ujar Calissa.


"Belum sih, cuma denger-denger aja. Aku sih gak perduli juga mereka mau pacarannya cocok apa enggak, toh aku ini udah punya pacar baru dan aku juga udah moveon dari Topan. Kayaknya kamu salah deh ajak aku buat kerjasama sama kamu, karena aku gak tertarik buat lakuin itu!" ucap Bella.


"Tapi Bel, ini masalahnya penting loh! Kamu emang mau Topan nanti tersakiti karena dia pacaran sama Cahaya? Asal kamu tahu Bella, Cahaya itu anak yang bandel dan dia suka mainin perasaan cowok!" ucap Calissa coba membujuk Bella.


"Maaf ya Calissa? Tapi, sekali lagi aku tekanin ke kamu kalau aku gak mau ikut-ikutan dalam masalah ini! Aku pengen bahagia sama pacar aku, jadi kamu tolong jangan begini lagi ya! Yaudah, kalo gitu aku mau langsung pergi aja deh karena aku masih ada urusan lain yang lebih penting!" ucap Bella.


Bella pun bangkit dari duduknya lalu hendak pergi ke luar dari cafe tersebut, ia telanjur jengkel pada kelakuan Calissa saat ini.


"Bella tunggu, jangan pergi dulu!" ucap Bella mencegah Bella agar tidak pergi dari sana.

__ADS_1


"Mau apa lagi sih, Calissa? Kan tadi kita udah bicara, aku juga udah bilang sama kamu kalau aku gak pengen kerjasama sama kamu! Jadi, menurut aku semuanya udah selesai loh!" ucap Bella kesal.


"Sebentar dulu, siapa tahu kamu masih bisa rubah keputusan kamu ya kan? Mending kamu duduk lagi deh, aku pesenin minum ya? Atau kamu mau makan sekalian, biar aku pesenin juga buat kamu? Tenang aja, aku yang bayar kok!" ucap Calissa memaksa.


"Gak perlu Calissa! Aku lagi puasa, kamu aja gih yang makan!" ucap Bella menolak.


Bella yang terlanjur kesal, tak perduli lagi dengan kata-kata Calissa saat ini. Ia pun bergegas pergi dari sana meninggalkan Calissa dengan perasaan jengkel serta kesal, ia merasa menyesal karena sudah datang ke cafe itu dan menyia-nyiakan waktu untuk berjalan dengan pacarnya, padahal yang ia kira ada sesuatu penting yang ingin dibicarakan Calissa tadi.


Sementara Calissa tampak cemberut dan mengambil uang dari dompetnya, ia meletakkan uang itu di meja lalu pergi mengejar Bella dengan tergesa-gesa berharap gadis itu mau mendengarnya.


"Bella, Bel tunggu Bel!" teriak Calissa.


Bruuukkk...


Saat sedang fokus mengejar Bella, tiba-tiba saja Calissa malah tak sengaja menabrak seorang pria yang baru datang dari luar. Akibatnya, Calissa pun sedikit terhuyung ke belakang dan hampir jatuh.


"Eh eh, maaf! Saya gak sengaja, kamu gapapa?" tanya seorang pria yang memegangi lengan Calissa.


"Iya iya, gue gapapa kok. Gue yang salah, tadi gue gak lihat pas jalan!" ucap Calissa berusaha bangkit kembali dan berdiri tegak.


Calissa langsung syok saat mengetahui wajah pria yang ada di depannya, begitupun dengan si pria yang tampak terkejut saat melihat Calissa.


"Kamu Calissa kan?" tanya pria itu.


"Iya, lu Andre ya?" ucap Calissa agak gugup.


"Benar! Syukur deh kalo kamu masih ingat sama saya, karena sejak terakhir kali kita ketemu dan aku serahin uang lima ratu juta ke kamu, saat itu juga kamu langsung menghilang gitu aja!" ujar pria bernama Andre itu.


Calissa pun terhenyak mendengarnya, ia langsung membuang muka tak berani menatap wajah Andre.

__ADS_1


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2