Topan & Cahaya

Topan & Cahaya
Bab 131. Calissa Maharani?


__ADS_3

...HALO GUYS!...


...WELCOME TO MY NEW STORY!...


..."TOPAN & CAHAYA"...


...~~~...


#TOPAN&CAHAYA EPS. 130


...β€’...


...β€’...


Topan dengan motornya telah sampai di rumah setelah sebelumnya ia sempat mampir lebih dulu ke lokasi syuting sang mama untuk menggantikan seorang aktor iklan yang tidak bisa hadir dan harus berpasangan dengan Wulan untuk syuting itu.


Baru saja Topan hendak turun dari motor sesudah membuka helmnya, secara tiba-tiba Bella si wanita yang tak ingin ia jumpai muncul dari arah samping dan mendekati dirinya, tentu saja Topan langsung membuang muka malas untuk meladeni Bella.


"Hai Topan! Akhirnya aku bisa ketemu sama kamu juga, dari kemarin-kemarin loh aku cariin kamu. Tapi, susah banget buat temuin kamu!" ucap Bella sembari memegang lengan pria tersebut.


"Lu ngapain sih? Kok bisa lu masuk ke rumah orang gitu aja?" tanya Topan kesal.


"Aku dibukain kok sama satpam kamu, lagian aku juga bukan orang lain kan. Aku ini mantan kamu, Topan!" ucap Bella senyum-senyum manja.


"Cuma mantan, udah sana pergi! Gue capek nih pengen istirahat, gak ada waktu juga bagi gue buat ladenin cewek kayak lu." ucap Topan.


"Ish, kok kamu ngusir aku sih?" ujar Bella cemberut.


"Bodoamat! Gausah sok imut deh lu, gue gak bakal terpancing sama muka lu itu! Udah awas ah, jangan pegang-pegang tangan gue!" bentak Topan.


"Topan mah...!!" ujar Bella kesal.


Pria itu tak memperdulikan teriakan Bella lagi, ia turun dari mobil dan menyingkirkan tangan Bella dari lengannya dengan paksa. Topan pun berjalan menjauhi Bella tanpa berbicara sepatah katapun lagi pada gadis tersebut karena kesal.


Bella tak membiarkan Topan pergi begitu saja darinya, karena sudah susah payah ia untuk bisa menemukan keberadaan Topan. Akhirnya Bella memilih mengejar pria itu dan berusaha menahan Topan untuk tidak pergi.


"Topan, tunggu!" teriak Bella sembari mencekal lengan Topan dari belakang.


Tentu saja Topan merasa tidak senang karena Bella kembali membuatnya kesal dan menarik paksa lengannya itu, Topan terpancing emosi dengan perbuatan Bella barusan dan mendorong tubuh gadis itu hingga terhuyung ke belakang.

__ADS_1


"Awhh, kok kamu jadi kasar sih Topan?" ujar Bella meringis kesakitan memegangi lengannya.


"Gue udah bilang berulang kali sama lu, pergi dari sini dan jangan deketin gue! Eh lu malah ngejar gue lagi, ya jangan salahin gue kalo gue terpaksa kasar sama lu!" ucap Topan.


"Kamu jahat! Ini pasti karena cewek SMA yang gak bener itu kan?" ujar Bella menyalahkan Cahaya.


"Heh, lu jangan bilang yang enggak-enggak tentang Cahaya ya! Daripada lu ngatain Cahaya, mending lu introspeksi diri aja!" ucap Topan.


"Kamu ngapain sih bela dia? Cewek itu gak jauh lebih baik dari aku, malah mungkin lebih buruk!" ucap Bella.


"Jaga ucapan lu ya! Lu tuh gak pantes dibandingin sama Cahaya, dia jauh lebih baik daripada lu dalam segala hal! Dan gue juga merasa kalau Cahaya sangat amat cocok buat jadi kekasih gue, dibanding dengan lu dulu!" ucap Topan tegas.


"Kamu pasti udah dipelet sama si cewek itu, aku yakin banget! Buktinya kamu sampai buta dan gak sadar kalau cewek itu tuh gak bener!" ujar Bella.


"Hah? Justru gue baru buta kalau lebih milih lu dibanding Cahaya, karena apa? Karena udah jelas banget Cahaya itu lebih dalam segala hal daripada lu, dia udah cantik, pinter, baik, perhatian dan yang paling penting dia gak matre kayak lu!" ujar Topan.


"Apa?? Kamu ngatain aku matre? Dengar ya Topan, aku bukan matre. Tapi, emang udah sepatutnya lelaki belanjain wanitanya!" ucap Bella.


"Halah, udah ah gue males debat! Pulang sana atau gue minta satpam buat usir lu!" ujar Topan.


Topan kembali pergi meninggalkan Bella disana yang masih tampak cemberut, kali ini gadis itu memilih diam dan tidak lagi mengejar Topan. Sepertinya Bella sudah terlanjur sakit hati karena Topan lebih membela Cahaya dibanding dirinya.


Ya Bella pun juga pergi dari sana dengan perasaan kesal sekaligus kecewa, niat hati ingin membuat Topan luluh dengan pesonanya, namun justru malah ia sendiri yang berhasil dibuat kecewa oleh Topan dan menjadi sakit hati.


β€’


β€’


"Wah bibik tau aja yang aku butuhin sekarang, makasih banyak ya, bik!" ucap Topan.


"Ahaha, iya dong. Bibik kan tau pasti aden haus habis pergi dari luar, makanya bibik sengaja bikinin minum ini buat aden!" ucap bik Leni.


Tanpa berlama-lama lagi, Topan langsung mengambil gelas minuman tersebut dari nampan yang dibawa bik Leni dan meminumnya sampai habis tak bersisa, ia tampak sangat haus karena dengan cepat minuman itu dapat habis.


"Ahh seger. Makasih ya bik, minumannya enak banget!" ucap Topan menaruh kembali gelas itu di nampan sembari menyapu bekas air di bibirnya.


"Sama-sama, den. Yaudah bibik balik ke dapur, ya? Aden istirahat aja di kamar, mandi sama ganti baju dulu!" ucap bik Leni.


"Iya bibik ku sayang," ucap Topan tersenyum.

__ADS_1


Setelah itu, bik Leni pun kembali ke dapur membawa nampan serta gelas kosong bekas minuman tadi. Sedangkan Topan juga naik ke atas menuju kamarnya untuk mandi sekaligus berganti pakaian di dalam sana.


Topan baru saja hendak melepas pakaiannya, tetapi ponselnya tiba-tiba berdering membuat ia harus menundanya dahulu lalu mengangkat telpon tersebut, ia juga penasaran apa yang hendak disampaikan oleh temannya yakni Arvio.


πŸ“ž"Halo bro, ada apa?" tanya Topan.


πŸ“ž"Nah halo juga bro, ini loh gue udah berhasil cari tau ke si pemilik akun yang sebarin video tentang cewek lu di sosmed itu." jawabnya.


πŸ“ž"Serius lu bro? Terus terus, gimana infonya?" ujar Topan langsung bersemangat.


πŸ“ž"Iya jadi gini, pemilik akun gosip itu namanya Bachtiar. Dia bilang kalau dia disuruh sama seseorang buat sebarin video itu, dan menurut dia sih orangnya itu cewek bro." ucapnya.


πŸ“ž"Cewek? Namanya lu tau gak siapa?" tanya Topan makin penasaran.


πŸ“ž"Si Bachtiar ini juga gak tau nama orang yang nyuruh dia itu siapa, tapi dari rekening yang kirim uang ke rekeningnya dia, disitu tertulis nama Calissa Maharani." jawabnya.


πŸ“ž"Hah??"


Sontak Topan terkejut saat mendengarnya, karena nama yang disebutkan oleh temannya barusan sama persis dengan nama mantannya.


πŸ“ž"Lu serius bro namanya Calissa Maharani?" tanya Topan coba memastikan sekali lagi.


πŸ“ž"Iya serius, kenapa sih? Lu kenal sama orang itu?" ucap Arvio.


πŸ“ž"Gak kok, gue cuma mastiin aja. Barangkali kan lu salah sebut atau si Bachtiar itu yang salah, tapi kalo bener oke deh gue bakal cari tau lebih lanjut!" ucap Topan.


πŸ“ž"Yaudah, itu aja yang bisa gue infoin ke lu. Gue mau lanjut ngurus yang lain ya?" ucap Arvio.


πŸ“ž"Ah iya oke, thanks banget udah bantu gue!" ucap Topan.


πŸ“ž"Sama-sama, bro!"


Tuuutttt....


Arvio langsung memutus telponnya setelah mengucap kata pamit pada Topan, dan tentunya Topan tampak kebingungan mengapa Calissa sampai tega melakukan perbuatan seperti itu pada Cahaya dan memfitnah gadisnya.


"Gue harus hubungin Cahaya dan kasih tau soal ini ke dia!" batin Topan.


...~Bersambung~...

__ADS_1


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


...❀️...


__ADS_2