Topan & Cahaya

Topan & Cahaya
Bab 129. Aktor pengganti


__ADS_3

...HALO GUYS!...


...WELCOME TO MY NEW STORY!...


..."TOPAN & CAHAYA"...


...~~~...


#TOPAN&CAHAYA EPS. 128


...β€’...


...β€’...


Topan menghentikan sejenak motornya ke pinggir karena ponselnya berdering alias ada yang menelpon nomornya, ia pun memeriksa siapa yang menghubunginya dan langsung mengangkat telpon yang ternyata dari mamanya itu.


πŸ“ž"Halo mah, kenapa?" tanya Topan penasaran.


πŸ“ž"Kamu lagi dimana nak?" ucap Eun-Kyung.


πŸ“ž"Eee ini aku masih di jalan, mah! Bentar lagi mau pulang sih, kenapa ya?" ucap Topan.


πŸ“ž"Nah bagus, sekarang kamu ke lokasi syuting mama ya! Di jalan tubagus raya nomor seratus delapan belas, kamu langsung dateng aja kesini ya jangan pulang dulu!" ucap Eun-Kyung.


πŸ“ž"Yaudah mah, ini aku langsung kesana deh!" ucap Topan.


πŸ“ž"Oke, mama tunggu ya. Hati-hati kamu, jangan ngebut juga loh!!" ucap Eun-Kyung.


πŸ“ž"Iya mah..."


Tuuutttt....


Telpon terputus setelah Eun-Kyung memang mematikan teleponnya, Topan pun menaruh kembali ponselnya ke dalam saku celana lalu memakai helmnya yang tadi sempat ia lepas.


Sebelum berangkat, Topan sempat berpikir sejenak mengapa mamanya tiba-tiba meminta ia untuk datang ke lokasi syuting.


"Ada apa ya?" gumam Topan penasaran.


Akhirnya Topan memilih lanjut berjalan saja dan melupakan pikiran itu, menurutnya mungkin lebih baik jika ia bertanya langsung pada mamanya nanti saat ia sudah sampai di lokasi syuting sang mama.

__ADS_1


Topan melajukan motornya dengan kecepatan tinggi agar bisa cepat juga sampai disana dan tidak membuat mamanya menunggu terlalu lama, ia juga penasaran apa yang terjadi sehingga mamanya meminta ia untuk datang ke lokasi syuting.


Singkat cerita, Topan sudah sampai di tempat Eun-Kyung atau mamanya berada. Ia memarkir motornya pada tempat parkir yang tersedia, lalu coba mencari-cari dimana sang mama untuk bisa ia temui saat ini.


"Topan!!"


Suara teriakan mamanya dari arah belakang membuat Topan menoleh dan tersenyum begitu melihat Eun-Kyung disana, tentu ia langsung menghampiri sang mama dengan cepat dan mencium tangan mamanya itu.


"Mah, ada apa sih?" tanya Topan.


"Akhirnya kamu datang, yuk ikut mama ke dalam! Aktor yang harusnya jadi lawan main Wulan, itu gak hadir karena sakit. Kamu gantiin dia ya? Ini cuma syuting iklan kok, kasian soalnya pihak film bingung mau cari penggantinya!" jelas Eun-Kyung.


"Apa? Aku aja gak ngerti begituan mah, aku mana bisa syuting iklan begitu?" ujar Topan kaget.


"Udah gausah takut! Nanti kamu kan diajarin dulu disana sama produsernya, mama lihat-lihat kamu cocok kok sayang!" ucap Eun-Kyung.


"Tapi, mahβ€”"


"Gapapa sayang, kali ini aja deh. Pasangan kamu Wulan kok, kalian kan udah lumayan kenal!" potong Eun-Kyung.


"Iya iya, oke deh aku mau." ucap Topan pasrah.


"Nah pak sut, ini nih anak saya. Dia cocok kan buat gantiin aktor yang gak bisa datang itu?" ucap Eun-Kyung mengenalkan putranya.


"Oh ya ya, saya lihat cocok juga. Kalau begitu, ayo kamu langsung aja ke ruang makeup supaya bisa dibikin rapih!" ucap sutradara.


"Nah kan, ayo Topan kamu langsung ikut sana sama periasnya!" ucap Eun-Kyung memegang punggung putranya sambil tersenyum.


"Eee iya mah...." Topan manut saja pasrah.


Topan ikut pergi bersama seorang wanita cantik yang akan merias dirinya menuju ruang makeup disana, ia meninggalkan mamanya serta sang sutradara itu.


...β€’β€’β€’...


Disisi lain, Cahaya sedang rebahan di kasur dengan posisi tengkurap sembari memandangi gelang pemberian Topan tadi. Tanpa sadar Cahaya tersenyum sambil membayangkan wajah Topan disaat mereka bertemu sebelumnya.


Cahaya mengganti posisi tubuhnya menjadi telentang dan tetap memegangi gelang itu dengan kedua tangan yang ia angkat sedikit, ia mengukir senyum manis di wajahnya lalu menempelkan gelang itu di dadanya sembari memejamkan mata.


"Gue gak nyangka, ternyata Topan romantis juga ya? Dia bisa bikin gelang inisial nama gue sama dia sebagus ini, belum pernah ada cowok yang begini sama gue!" ucap Cahaya.

__ADS_1


"Eh emang baru kali ini sih gue dideketin sama cowok, hahaha..." sambungnya sembari tertawa kecil.


Tliingg...


Saat ia sedang asyik melamun membayangkan wajah Topan sambil senyum-senyum, tiba-tiba ponselnya berdering sebentar menandakan kalau ada pesan yang masuk ke nomornya, Cahaya pun bangkit lalu mengambil ponselnya dari meja.


Terlihat nama Topan terpampang di layar ponselnya itu, ia semakin dibuat senang dan tersenyum gembira melihatnya. Tanpa berlama-lama lagi, Topan pun membuka pesan itu lalu membacanya sambil terus tersenyum renyah.


πŸ’ŒTopan : Hai Cahaya! Kamu udah sampe rumah kan? Istirahat ya, pasti kamu capek abis sekolah! Oh ya, aku sekarang lagi syuting iklan nih. Jadi nanti kamu bisa lihat aku di tv!


Membaca isi pesan dari Topan membuat Cahaya semakin gembira, ia tak menyangka jika Topan bisa menjadi bintang iklan dan mukanya akan muncul di setiap televisi maupun sosial media, Cahaya pun bisa melihatnya berkali-kali.


πŸ’ŒCahaya : Wah keren! Yaudah semangat ya syutingnya! Gue mau ngerjain tugas nih, bye!


Setelah mengetik balasan untuk Topan, Cahaya kembali merebahkan tubuhnya di ranjang dan melempar benda pipih itu ke atas meja begitu saja tanpa perduli akan rusak, ia kembali memandangi gelang yang saat ini menjadi benda favoritnya itu.


"Hey, gelang! Kamu kok bagus banget sih? Aku kan jadi gak bisa beralih dari kamu." ucap Cahaya.


TOK TOK TOK....


Lamunan Cahaya terhenti akibat seseorang mengetuk pintu kamarnya dari luar, ia pun bangkit lalu segera berjalan menuju pintu untuk membukanya, tak lupa ia meletakkan gelang itu di atas meja agar tidak hilang.


Ceklek....


Mata Cahaya langsung terbelalak begitu melihat Calissa sedang berdiri di depan kamarnya dan menatap ia tajam sembari melipat kedua tangannya di dada, Cahaya terheran-heran melihat Calissa yang seperti itu menatapnya.


"Mama? Kenapa?" tanya Cahaya berusaha akrab.


"Kamu ini susah dibilangin ya, Cahaya! Padahal aku sama papa kamu udah berusaha kasih tau ke kamu loh, tapi kenapa kamu masih ngeyel?" ujar Calissa.


"Hah? Maksud mama apa?" tanya Cahaya heran.


"Kamu jangan pura-pura gak tau deh! Aku tau kok kalau tadi kamu masih ketemu sama Topan, aku juga tau kenapa kamu pulang telat!" ujar Calissa.


Cahaya pun tersentak mendengarnya, ia yakin sekali kalau ini adalah ulah dua bodyguardnya itu yang melapor pada Calissa kalau ia tadi bertemu dengan Topan di jalan. Cahaya bingung dan khawatir jika Calissa akan melapor juga ke papanya.


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

__ADS_1


__ADS_2