
...HALO GUYS!...
...WELCOME TO MY NEW STORY!...
..."TOPAN & CAHAYA"...
...~~~...
#TOPAN&CAHAYA EPS. 304
...•...
...•...
Topan mengajak gadisnya makan sejenak di sebuah restoran yang mewah, mengingat saat ini sudah waktunya makan siang bahkan telah lewat sedikit dari waktu seharusnya.
Cahaya pun setuju saja dan ia malah senang karena Topan sangat romantis padanya, kebetulan juga ia belum makan siang dan baru memakan sedikit saja waktu istirahat di sekolah tadi.
"Pacar, kita makan dulu ya disana?" ujar Topan.
"Eee tapi gapapa nih aku masih pake baju sekolah? Gak takut dimarahin gitu?" tanya Cahaya.
"Ya gapapa lah, udah yuk!" ucap Topan.
"Yaudah deh, tapi uang jajanku udah habis buat beli makanan di sekolah tadi! Apalagi makanan disini pasti mahal-mahal kan?" ucap Cahaya.
"Hey manis! Yakali aku sebagai pacar kamu gak mau traktir kamu? Aku ajak kamu makan disini, itu artinya aku yang harus tanggung jawab soal biaya! Kamu mah tinggal makan aja sayang!" ucap Topan.
"Ahaha gitu dong pacar, jadinya aku kan gak perlu panik mikirin bayarnya!" ucap Cahaya.
"Duh kamu gemesin banget sih!" ujar Topan.
Pria itu terus mencubit pipi gadisnya karena gemas, Cahaya hanya bisa senyum-senyum merasa malu saat dipuji oleh kekasihnya.
"Pacar, sekali lagi aku minta maaf ya!" ucap Cahaya.
"Aduh sayang, buat apa sih minta maaf terus? Aku kan udah bilang sayang, aku maafin kamu kok! Lagian kamu kan gak salah apa-apa cantik, cuma sikap kamu aja yang terlalu manja!" ujar Topan.
"Ya itu dia pacar, aku susah banget buat hilangin sikap itu! Apalagi kalau udah sama orang yang aku sayang, kayak papa dan kamu. Ini tuh untung aja kamu masih mau terima aku, padahal aku sering banget ngambek gak jelas!" ucap Cahaya.
"Hahaha, ya iya dong aku terima kamu! Masa aku udah susah-susah dapetin kamu, terus aku lepas gitu aja?" ucap Topan tertawa kecil.
"Awhh so sweet kamu pacar! Yaudah yuk, aku udah laper nih!" ucap Cahaya.
"Iya pacar, tapi aku mau dicium dulu dong sama pacar aku tercinta ini! Kamu mau kan sayang cium aku?" ucap Topan sembari mengetuk-ngetuk pipinya sebagai kode minta dicium.
"Umm iya deh mau...."
__ADS_1
Cahaya tersenyum renyah, kemudian bergerak mendekati Topan dan mencium wajah pria tersebut dengan lembut.
Cupp!
"Udah kan?" tanya Cahaya.
Topan amat senang mendapat kecupan dari gadisnya, ia langsung menangkap tubuh Cahaya dan menyerangnya dengan ciuman cukup banyak pada area wajah serta leher gadis itu.
❤️
Setelah puas, Topan dan Cahaya pun turun dari mobil dengan bergandengan tangan. Mereka memasuki area restoran lalu duduk di tempat yang masih kosong.
Tampak Cahaya masih ribet sendiri membetulkan seragam sekolah yang ia kenakan, ya karena tadi Topan sudah mengacak-ngacak nya saat menciumi wajah dan lehernya.
Bahkan terlihat ada bercak merah pada leher Cahaya akibat perbuatan Topan tadi, namun ia masih belum menyadari itu dan santai-santai saja duduk sambil merapihkan pakaiannya.
"Ish pacar, kamu tuh kalo cium aku gak tahu diri deh! Kancing baju aku sampe lepas begini satu, lain kali lebih kalem dong pacar!" protes Cahaya.
"Hahaha ya maaf sayang! Abisnya kamu enak banget sih buat diciumin, jadinya aku susah deh buat nahan diri! Tapi, kan itu kancing yang lainnya masih terpasang sempurna! Lagian kamu juga pake jaket, bisa ketutup kok sayang!" ucap Topan nyengir.
"Ya iya, tapi tetep aja aku jadi kehilangan satu baju seragam aku!" ujar Cahaya.
"Yaudah maaf, nanti aku beliin lagi deh seragam sekolah buat kamu yang baru!" ucap Topan.
"Gak perlu! Kan bentar lagi juga aku lulus, yang ada nanti mubazir gak dipake. Mending sekarang kamu pesen deh makanannya!" ucap Cahaya.
"Iya cantik, sebentar ya!" ucap Topan tersenyum.
"Silahkan mas, mbak!" ucapnya.
"Terimakasih! Ayo pacar, kamu pilih aja mau pesan yang mana?!" ucap Topan.
"Iya,"
Cahaya mulai membaca daftar menu tersebut, lalu ia memutuskan apa yang ingin ia pesan dan mengatakan itu pada Topan.
"Pacar, aku mau ini!" ucap Cahaya.
"Ohh iya oke!"
Setelah mengatakan pesanan pada si pelayan, mereka kini tinggal menunggu makanan yang dipesan itu selesai dibuat, sembari menunggu tentunya keduanya saling berbincang dan tampak mesra di meja tersebut.
"Pacar, kenapa kamu lebih suka jus strawberry dibanding jus mangga?" tanya Topan.
"Pertanyaan macam apa sih kamu? Apa hubungannya jus strawberry sama mangga? Jelas lebih enak strawberry lah!" ucap Cahaya.
"Dih ngaco kamu! Enakan mangga tau!" ujar Topan.
__ADS_1
"Iya deh iya, aku ngalah sama kamu!" ucap Cahaya.
"Hahaha nah ini baru Cahaya dewasa, bukan Cahaya anak-anak kayak kemarin!" goda Topan.
"Ish apaan sih?!"
Cupp!
Pria itu kembali mengecup pipi Cahaya dengan lembut, lalu memeluknya.
•
•
Sementara itu, terlihat Lyodra bersama kedua temannya juga berada di restoran yang sama dengan Cahaya dan Topan. Mereka berencana untuk makan disana mengisi perut mereka yang kosong.
Lyodra, Ziva dan Mahalini duduk di meja kosong yang kebetulan agak jauh dari Topan. Namun, tentunya Lyodra masih bisa melihat sepasang kekasih tersebut dari tempat ia duduk saat ini.
"Guys, lu pada yakin mau makan disini?" tanya Lyodra dengan wajah cemasnya.
"Yakinlah! Emang kenapa sih?" ujar Ziva heran.
"Itu lihat aja di depan, ada Topan sama Cahaya lagi makan disini juga! Kalau mereka lihat kita, bisa abis kita ditangkap mereka!" ucap Lyodra.
"Waduh, iya juga ya. Mampus deh kita ini mah, bisa masuk penjara kalau sampe ketahuan!" ujar Ziva.
"Yaudah guys, kita gak boleh bikin gerakan yang mencurigakan! Nanti mereka malah curiga sama kita dan berhasil lihat kita disini, kita harus santai aja pura-pura gak lihat!" usul Mahalini.
"Betul juga, gue setuju!" ujar Lyodra.
Tiba-tiba saja seorang pelayan cantik menghampiri mereka dan menawarkan pesanan.
"Silahkan mbak, mau pada pesan apa?!" ucapnya.
"Eh ya ampun mbak ini ngagetin kita aja deh! Iya iya sini coba lihat daftar menunya!" ucap Lyodra.
"Silahkan mbak!"
Pelayan itu menyodorkan daftar menu, ketiga gadis itu memilih menunya masing-masing untuk dipesan dan mengatakan pada si pelayan.
Setelah pelayan itu pergi, mereka kembali pura-pura sibuk menunduk memainkan hp agar tidak terlihat oleh Topan maupun Cahaya.
"Hadeh apes banget kita! Lepas dari kandang macan eh malah ketemu serigala!" ujar Lyodra.
"Hahaha iya ya nyebelin!" ucap Ziva.
Untunglah mereka tidak ketahuan oleh Topan dan juga Cahaya, namun siapa yang tahu jika nantinya mereka bisa terlihat?
__ADS_1
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...