Topan & Cahaya

Topan & Cahaya
Bab 38. Merasa indah


__ADS_3

...HALO GUYS!...


...WELCOME TO MY NEW STORY!...


..."TOPAN & CAHAYA"...


...~~~...


#TOPAN&CAHAYA EPS. 37


...•...


...•...


Cukup lama Topan menunggu balasan dari Senja, namun sepertinya wanita itu memang sengaja tidak mau membalas pesannya. Topan pun cemas dan berpikir kalau Senja jadi ilfeel dengannya karena isi pesannya tadi terlalu lebay, ia kini tampak sedih sekaligus bingung apa yang harus ia lakukan selanjutnya karena Senja tak mau membalas pesannya dan ada kemungkinan kalau wanita itu sudah malas berhubungan dengannya.


Topan terus memandangi layar ponselnya berharap ada keajaiban datang dan Senja membalas pesannya, tapi yang terjadi diluar harapannya karena sampai saat ini Senja tak kunjung mengirim pesan balasan kepadanya. Ia pun garuk-garuk kepala sembari memikirkan cara yang tepat untuk membujuk gadis itu, karena sungguh ia tidak mau harus kehilangan Senja alias teman chatnya itu.


"Duh gue harus gimana ya sekarang?"


Akhirnya Topan memutuskan kembali mengirim pesan pada Senja karena ia ingin terus berhubungan dengan gadis itu, entah mengapa rasanya sangat berbeda ketika ia chattingan dengan Senja dibanding saat ia bersama Bella beberapa waktu lalu.


💌Badai : Umm, kok gak dibales sih? Kamu lagi sibuk ya atau ada urusan? Maaf banget nih aku ganggu, aku cuma penasaran aja kenapa chat aku cuma diread tadi...


Setelah mengirim pesan itu, Topan langsung menyingkirkan pandangannya dari layar hp karena ia tak sanggup melihat balasan dari Senja walau belum tentu wanita itu akan membalasnya.


Topan benar-benar risau saat ini sampai-sampai ia mengusap wajahnya kasar, ia pun bangkit dari duduknya lalu berjalan ke dekat teman-temannya dan meninggalkan ponselnya disana.


"Weh tumben lu kesini, biasanya demen banget duduk disana dari awal dateng sampe pulang!" ujar seorang temannya bernama Ega sembari nyengir.


"Ah udah pasti ini mah si Topan lagi suntuk, makanya dia samperin kita buat cari hiburan! Liat aja dari komuk nya udah kayak orang gak tidur seminggu!" saut Beri gantian meledek Topan.


"Hus! Jangan pada begitu lah kalian ini, Topan tuh lagi galau dan dia sedih banget karena Bella sekarang deket sama Bram! Harusnya kalian bantu hibur dia dong sebagai sahabat, bukannya malah ngeledekin dia kayak gitu!" ujar Guntur membela Topan sembari menepuk bahu Topan.


"Iya iya sorry, kita tadi cuma bercanda kok!" ucap Ega merasa bersalah karena melihat raut wajah Topan seperti sangat hancur hatinya.


"Gapapa, santai aja!" ucap Topan singkat tanpa ekspresi.


Mereka yang tadinya sedang bermain kartu serta ular tangga kini berhenti dan serentak memandang wajah Topan yang duduk disana, mereka belum pernah melihat Topan sampai segalau ini sebelumnya karena biasanya Topan memang selalu ceria dan periang.


"Bro, setel lagu galau dong! Biar semakin menambah keestetikan suasana kita, buru yang bawa speaker langsung setel dah gue pengen menggalau nih!" ucap Topan.


"Lah? Tumbenan amat lu minta disetelin lagu galau, biasanya juga dangdutan mulu..." ujar Guntur heran.


"Iya, biasanya seperti mati lampu ya sayang!" saut Ega sembari tertawa.


"Udah gausah pada bercanda deh, waktunya gak pas sekarang buat becanda! Mending buruan setel lagu galau terbaru yang galauable, nanti gue kasih masing-masing goceng dah buat beli permen!" ujar Topan dengan wajah suntuk sambil mengerutkan keningnya yang pusing.


"Yeh tadi disuruh jangan bercanda, lah lu sendiri malah bercanda! Duit goceng buat beli seblak juga cuma dapet bungkusnya!" ujar Ega kesal.

__ADS_1


"Eh jangan salah! Di warung pak totok ada loh seblak serba 5 ribu..." seloroh Beri.


"Gausah promosi, panjul!" ujar Ega meraup wajah Beri dengan telapak tangannya.


"Gila bau banget tangan lu!" ujar Beri dengan ekspresi hendak muntah.


Semua disana tertawa kecuali Topan, sepertinya pria itu memang sedang galau-galaunya saat ini karena kepikiran Bella dan juga Senja yang belum membalas chat darinya sampai sekarang.


"Udah udah jangan ketawa! Bro, lu mau request lagu galau apa nih? Dandelions, heat waves apa mama minta pulsa??" ujar Guntur.


"Lagunya Tiara idol aja, yang baru rilis itu!" jawab Topan masih tanpa ekspresi.


"Hah? Sejak kapan lu suka lagu lokal? Tiara idol lagi, kayak gak ada penyanyi lain aja yang lebih bagus!" ujar Guntur terkejut dengan jawaban Topan.


"Si Topan kayaknya mulai gesrek bre, padahal dari dulu sejak jaman penjajahan circle kita kan gak pernah setel lagu lokal yang gak mutu itu!" saut Ega.


"Heh! Sembarangan aja lu bilang lagu lokal gak mutu, lu jangan salah ya lagu-lagu buatan anak bangsa itu bagus-bagus! Gak kalah sama lagu barat, contohnya lagu terbaru Tiara Andini idol yang judulnya merasa indah! Nah itu cocok banget sama perasaan gue saat ini, udah buruan setel gue jamin kalian juga bakal tertiara-tiara nanti pas denger lagunya!" ucap Topan tampak kesal.


"Eh eh eh, iya iya bro gue cari dulu lagunya ya? Apa tadi judulnya, merasa indah ya? Oke, gue cari ya bro sabar jangan marah-marah!" ucap Guntur gemetar.


Akhirnya Guntur berhasil menemukan lagu yang dimaksud Topan, tanpa basa-basi lagi Guntur langsung menyetel lagu tersebut melalui speaker yang ia bawa dari rumah punya adeknya.


Semuanya merasa tersentuh begitu mendengar lagu serta suara merdu Tiara Andini, ya tentu saja dia kan idolanya author (petrik bukan Acha) ya guys ya😍


...Kemarin engkau...


...Nyatakan hati...


...Katamu tak bisa...


...Cinta, ini takkan berbalas...


...Sayang, kupastikan melayang...


...Pedih, ku saat merasa indah...


...Semua hilang dan usai...


...Bila, cinta ini tak nyata...


...Jangan, engkau beri harapan...


...Sudah, cukup kini kusadari...


...Terlalu cepat jatuhkan hati...


...Kini ku mengerti...


...Kau lebih memilih dia...

__ADS_1


...Cinta, ini takkan berbalas...


...Sayang, kupastikan melayang...


...Pedih, ku saat merasa indah...


...Semua hilang dan usai...


...Bila, cinta ini tak nyata...


...Jangan, engkau beri harapan...


...Sudah, cukup kini kusadari...


...Terlalu cepat jatuhkan hati...


(Selengkapnya cek di yutub ya ges ya❤️😍)


...•••...


Disisi lain, Cahaya tengah uring-uringan di kasur karena merasa bersalah telah membuat Badai menjadi sedih. Cahaya pun menggigit jarinya berpikir kiranya harus apa untuk bisa membujuk pria itu, sampai akhirnya ia memiliki sebuah ide yang sangat brilian tapi bukan Aldama.


"Oh ya gue ajak ketemuan aja dia ya? Kebetulan ini juga masih jam 8, belum terlalu malam lah buat gue keluar ketemu sama Badai! Semoga aja dengan begitu dia gak sedih atau marah lagi, tapi gimana cara ngajaknya ya??"


Ya Cahaya kembali dibuat bingung karena tidak tahu harus bagaimana mengatakan pada Badai jika ia ingin mengajak pria itu ketemuan malam ini.


"Ish ayolah pikir keras, Cahaya!!!"


💡


"Ahha!" (bukan atta halilingard ya ges).


Setelah mendapat ide, akhirnya Cahaya langsung membalas pesan Badai dan mengajak pria itu bertemu dengannya di sebuah tempat yang masih dirahasiakan biar pembaca kepo.


💌Senja : Eee maaf ya Badai, aku tadi gak balas chat kamu karena ada urusan sebentar! Tapi, sekarang aku udah gak sibuk kok! Kira-kira kamu mau gak ketemuan sama aku malam ini???"


Cahaya langsung reflek melempar hp nya begitu saja setelah mengirim pesan tersebut ke Badai, ia deg-degan berharap-harap cemas semoga Badai tak marah padanya dan mau bertemu dengannya.


Walau Cahaya sendiri sampai sekarang belum tahu rasa apa yang muncul di hatinya ketika berbalas pesan dengan Badai, ia juga bingung apakah sudah siap menemui lelaki itu malam ini atau tidak.


"Semoga aja ini keputusan tepat!"


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


...|||...


...BUAT YANG MAU KASIH GIFT / VOTE JUGA SILAHKAN AUTHOR GAK NGELARANG KOK, JUTSRU AUTHOR MALAH SENENG😁...

__ADS_1


...❤️❤️❤️...


__ADS_2