Topan & Cahaya

Topan & Cahaya
Bab 263. Lyodra kepo


__ADS_3

...HALO GUYS!...


...WELCOME TO MY NEW STORY!...


..."TOPAN & CAHAYA"...


...~~~...


#TOPAN&CAHAYA EPS. 262


...•...


...•...


Santi pun melangkahkan kakinya ke dalam kamar Calissa, mereka berdua duduk berdampingan di sofa yang tersedia lalu saling bertatapan satu sama lain sambil tersenyum.


"Calissa sayang, mama ini sebenarnya agak heran loh sama sikap kamu akhir-akhir ini. Kenapa sih kamu jadi kayak orang depresi gitu? Apa yang ada di pikiran kamu sayang? Kamu cerita aja deh sama mama, pasti mama bakal bantu kok!" tanya Santi.


Calissa sedikit terkejut saat mamanya melontarkan pertanyaan seperti itu, ia bingung harus menjawab apa pada mamanya. Tentunya tidak mungkin jika ia jujur dan berkata kalau saat ini ia harus melayani Andre di apartemen untuk membayar hutangnya, karena itu sama saja ia menyerahkan diri dan membuat mamanya ngamuk.


Sementara Santi justru semakin dibuat heran dengan sikap putrinya yang tiba-tiba terdiam, ia terus menatap wajah Calissa dan bertanya apa sebenarnya yang sedang terjadi dengan gadis itu. Namun, Calissa hanya tersenyum dan tidak bisa menjawab pertanyaan sang mama karena bingung.


"Sayang, kamu kenapa malah diam? Jawab dong pertanyaan mama!" ujar Santi.


"Eee ini loh mah, aku ada urusan di luar. Jadi, maaf banget ya mah karena aku gak bisa ngobrol bareng mama lama-lama!" ucap Calissa mengganti topik.


"Hah? Mau pergi kemana sih kamu?" tanya Santi.


"Eee ada deh mah, pokoknya aku mau jalan-jalan aja sama teman aku. Soalnya kan sejak nikah dulu, aku jarang banget bisa punya waktu bareng sama mereka!" jawab Calissa berbohong.

__ADS_1


"Ohh, ya benar juga sih kamu! Yaudah, semoga aja dengan kamu ketemu teman-teman kamu, kamu bisa lupain si Topan itu dan fokus menjalani hidup kamu yang masih panjang! Mama gak suka loh lihat kamu begitu terus!" ujar Santi.


"Iya mama, aku juga ngerti kok! Makanya aku ajak teman-teman ku buat jalan, sekarang mama gak perlu khawatir lagi sama aku!" ucap Calissa.


"Ya okelah! Ingat Calissa, apapun yang terjadi sama kamu pasti mamamu ini bakal selalu doakan yang terbaik untuk kamu! Mama juga gak mau anak mama satu-satunya harus depresi hanya karena satu orang lelaki, masih banyak cowok lainnya di dunia ini sayang dan bukan cuma dia!" ujar Santi.


Calissa hanya mengangguk dengan bibir mengerucut sedikit merasa sedih, sejujurnya ia juga kesal pada sang mama karena semua masalah yang terjadi dalam hidupnya adalah ulang mamanya itu.


Namun, sebagai anak yang baik tentunya Calissa tak mungkin marah-marah pada mamanya sendiri.


"Yaudah, mama keluar deh. Kamu selamat senang-senang sama teman kamu ya! Jangan sedih terus, mama jadi ikut kepikiran dan gak bisa tidur tau gara-gara ngeliat kamu kayak gitu! Kan gimanapun juga kamu putri kandung mama," ucap Santi.


"Iya mah, maaf ya aku gak bisa ngobrol terlalu lama sama mama! Tapi, nanti abis selesai kumpul sama teman aku pasti pulang kok!" ucap Calissa.


"Gapapa sayang, yang penting kamu bisa senyum aja mama udah senang! Yaudah ya, mama keluar dulu? Kalau butuh apa-apa panggil aja mama, pasti mama siap kok bantu kamu!" ucap Santi.


"Makasih mah!" ucap Calissa tersenyum singkat.


"Untung aja mama percaya! Kalau enggak, bisa repot deh gue harus cari alasan lain!" gumam Calissa.


Tliingg...


Saat wanita itu sedang asyik berdandan, ponselnya kembali berdering dan tentu itu adalah pesan masuk dari Andre yang tak sabar ingin bertemu Calissa.


"Haish, tuh orang nyebelin banget sih! Gak sabaran amat udah kayak mau ngapain aja!" gumam Calissa.


...•••...


Disisi lain, Topan tampak celingak-celinguk mencari sosok Robi di depan sekolah. Akan tetapi, rupanya Robi sudah tidak ada disana dan mungkin saja pria itu pergi atau entah kemana. Ya Topan pun merasa geram dan kesal karena ia gagal memberi pelajaran pada pria tersebut, padahal ia sudah sangat ingin sekali dan gatal ingin memukul wajah Robi.

__ADS_1


Tapi apa boleh buat? Orang yang ia cari saat ini sudah tidak ada di tempat, sehingga ia pun harus bersabar sampai nantinya ia bisa bertemu lagi dengan pria tersebut. Akhirnya Topan memilih pergi dari sana untuk menuju kampusnya, walau ia masih belum rela karena tak bisa memberi pelajaran pada Robi yang berani mengusik hubungannya.


"Aaarrgghh, dasar Robi cupu! Giliran mau disamperin malah kabur, emang mental pecundang tuh cowok! Awas aja ya kalo gue ngeliat dia lagi, pasti bakal gue hajar habis-habisan tuh orang!" geram Topan.


Terlihat sekali kalau Topan memang sangat emosi, karena dua tangannya itu sudah terkepal dan tubuhnya pun bergetar seperti orang yang sedang emosi berat. Namun, Topan berusaha meredakan emosi dalam dirinya dengan mengalihkan pikirannya pada sosok Cahaya yang cantik, ya memang saat melihat wajahnya Topan selalu bisa tenang.


Disaat Topan hendak masuk ke dalam mobil, tiba-tiba ia justru dicegat oleh Lyodra beserta kedua temannya disana.


"Kak Topan, tunggu kak! Kita berdua mau bicara sebentar sama kakak, bisa kan?" ucap Lyodra.


"Kalian ini ngapain sih? Gue gak ada waktu buat ladenin kalian, toh sekarang juga udah waktunya kalian masuk ke kelas karena udah bel. Mending sekarang kalian masuk deh ke kelas, emang mau dimarahin guru kalian?!" ucap Topan.


"Eee sebentar aja kok, boleh ya?!" bujuk Lyodra.


"Haish, ini cewek maksa amat! Yaudah iya, kalian mau ngomongin apa sama gue? Gak pake lama ya, gue juga ada kuliah pagi hari ini!" ucap Topan yang akhirnya mau meladeni mereka.


"Asik! Iya kita janji kok gak lama kak, kita cuma mau tanya aja sama kak Topan soal hubungan kakak dengan Cahaya. Soalnya ada berita beredar kalau katanya hubungan kalian itu lagi runyam ya, apa benar begitu kak?" ucap Lyodra.


"Buat apa sih kalian nanya soal itu? Emang ada di materi pelajaran? Kalau ada, sini gurunya suruh menghadap gue!" ucap Topan.


"Eee ya gak ada sih kak, kita tuh cuma mau cari informasi yang benar aja dari kak Topan. Supaya gak timbul fitnah nantinya, kan kasihan kak Topan sama Cahaya kalau difitnah begitu!" ujar Lyodra.


"Iya kak, makanya kita mau cari kebenarannya dulu sebelum disebarluaskan!" sahut Ziva.


"Hadeh dasar cewek-cewek zaman sekarang! Iya iya nih gue jawab, jadi diantara gue sama Cahaya itu gak ada masalah apa-apa! Emang sih ada cowok yang mau cari gara-gara ke kita, tapi dia mah kecil bisa gue habisin! Lagian kalau cuma satu orang, itu gak akan bisa bikin hubungan gue dan Cahaya hancur! Malahan nih ya, sebentar lagi gue sama Cahaya mau tunangan!" jelas Topan.


Sontak baik Lyodra, Ziva maupun Mahalini langsung menganga mendengar penjelasan Topan.


...~Bersambung~...

__ADS_1


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2