Topan & Cahaya

Topan & Cahaya
Bab 156. Bram mengancam


__ADS_3

...HALO GUYS!...


...WELCOME TO MY NEW STORY!...


..."TOPAN & CAHAYA"...


...~~~...


#TOPAN&CAHAYA EPS. 155


...β€’...


...β€’...


Cahaya yang penasaran siapa dalang dibalik viral nya video ia kemarin-kemarin, pun langsung bertanya pada Topan.


πŸ“ž"Jadi gimana, siapa dalangnya itu? Gue udah gak sabar banget pengen tau dan penasaran kenapa dia bisa sampe setega itu sama gue! Buruan dong kasih tau, jangan diem aja!" ujar Cahaya.


πŸ“ž"Iya cantik! Ini aku kan mau kasih tau ke kamu, tapi kamu janji gak boleh marah-marah!" ucap Topan.


πŸ“ž"Hah? Emang pelakunya siapa sih? Kenapa lu pake ngelarang gue buat marah? Itu kan hak gue, orang dia aja udah bikin gue menderita dan sampe dihujat satu kota!" ucap Cahaya.


πŸ“ž"Iya, aku paham! Tapi, masalahnya aku juga belum tau apa sebab si dalang ini suruh orang buat sebarin video itu dan bikin kamu dihujat netizen. Jadi kamu harus tenang dulu dong! Supaya aku juga bisa santai cari tau lebih lanjut," ucap Topan.


πŸ“ž"Yaudah iya, gue janji. Puas kan? Sekarang lu mending cepet kasih tau siapa dalangnya itu!" ujar Cahaya sudah tidak sabar ingin mengetahuinya.


πŸ“ž"Perempuan, namanya Calissa Maharani. Dia yang udah bayar akun gosip itu buat sebarin video kamu, terus dia juga yang suruh orang buat manas-manasin netizen dan bikin persepsi sendiri kalau kamu itu durhaka sama papa kamu! Aku belum tau kenapa dia ngelakuin itu, aku juga heran kok bisa dia ngelakuin itu? Emangnya kamu kenal sama dia?" ucap Topan.


Cahaya terdiam ketika Topan menyebut nama Calissa sebagai dalang dari viral nya video itu.


Cahaya sama sekali tak mengira kalau memang benar Calissa lah yang menyebabkan ia viral dan menjadi bahan hujatan di sosmed.


"Sialan tuh Calissa! Dia emang beneran mau cari gara-gara sama gue, bisa-bisanya dia sengaja bayar orang buat sebarin video itu!" gumam Cahaya di dalam hatinya dengan ekspresi wajah marah serta tangan yang sudah terkepal.


Sebelumnya Cahaya memang sudah mengira kalau Calissa yang menyebabkan dirinya dihujat, namun ia belum mempunyai cukup bukti untuk melabrak langsung wanita itu.


πŸ“ž"Hey, Aya! Kamu kok diem aja sih?" ujar Topan heran karena Cahaya tiba-tiba terdiam.

__ADS_1


πŸ“ž"Eh iya iya, maaf! Gue cuma kaget aja kalau ternyata pelakunya itu cewek, ya emang sih gue juga udah nyangka soal itu. Thanks banget loh Top, lu udah mau bantu gue buat cari tau siapa dalangnya itu! Gue berhutang budi sama lu, gue janji deh bakal ngelakuin apapun yang lu minta sebagai tanda terimakasih." ucap Cahaya.


πŸ“ž"Serius? Eh tapi, kamu kenal emang sama yang namanya Calissa Maharani?" tanya Topan heran sekaligus penasaran.


πŸ“ž"Bukan kenal lagi, kenal banget malah! Calissa Maharani ituβ€”"


Tiba-tiba Cahaya mengurungkan niatnya untuk memberitahu pada Topan tentang siapa itu Calissa, ia tak mau jika mengambil keputusan yang salah dan justru semakin membuatnya sulit untuk mengetahui siapa cowok simpanan Calissa.


πŸ“ž"Itu apa? Halo, Cahaya!" ujar Topan.


πŸ“ž"Eh eee... enggak enggak, kayaknya gue salah deh yang gue kenal itu bukan Calissa Maharani. Tapi, Larissa Maharani." ucap Cahaya.


πŸ“ž"Ohh, berarti kamu gak kenal dong sama si Calissa ini?" tanya Topan.


πŸ“ž"Iya bener, kayaknya sih gue belum pernah ketemu apalagi kenalan sama dia ya. Baru kali ini juga gue denger nama itu, kalo lu sendiri gimana? Apa lu kenal sama Calissa Maharani?" ucap Cahaya.


πŸ“ž"Kamu gak kenal sama Calissa? Terus kok bisa sih dia ngelakuin itu ke kamu? Kalau aku, ya udah jelas gak kenal lah! Kan aku juga gak ada hubungan apa-apa sama masalah ini," ucap Topan.


πŸ“ž"Oh gitu, yaudah deh. Makasih ya! Sekarang gue mau coba tanya-tanya ke temen gue tentang Calissa Maharani itu, udah dulu ya telponnya? Bye!" ucap Cahaya.


πŸ“ž"Iya, bye!"


Cahaya langsung memutus telponnya dan memutar bola mata sembari membanting ponselnya ke atas ranjang karena kesal kepada Topan yang tak ingin mengaku jika dia kenal dengan Calissa.


"Kok Topan gak ngaku sih? Apa emang bener dia tuh kerjasama sama Calissa?" gumam Cahaya.


β€’


β€’


Sementara Topan tampak menyesal sendiri karena ia tak mengaku pada Cahaya kalau sebenarnya ia dan Calissa saling mengenal bahkan hingga saat ini ia masih sulit melupakan mantan kekasihnya itu.


Topan memang tidak ingin membuat Cahaya cemburu jika tau kalau ia dan Calissa pernah berpacaran dulu, Topan juga tak mau jika Cahaya akan semakin menjauh darinya kalau ia mengaku kenal dengan wanita yang ia temui di jalan tadi.


Topan pun duduk di pinggir ranjangnya dan menaruh ponselnya di atas meja, ia mengusap wajahnya kasar sembari berteriak meluapkan kegelisahannya.


"Aaarrgghh! Harusnya gue jujur aja tadi sama Cahaya tentang Calissa! Gimanapun juga gue sama Calissa kan udah masa lalu, dan pastinya Cahaya bisa ngerti kalau gue jujur ke dia! Tapi, entah kenapa gue malah belum berani buat bilang ke Cahaya!" ujarnya.

__ADS_1


Tak lama kemudian, ponselnya berdering kembali dan membuatnya harus mengangkat telpon itu lebih dulu karena penasaran.


πŸ“ž"Halo, Ardan! Ada apa?" tanya Topan.


πŸ“ž"Halo bro! Ini gawat sih, Bram sama temen-temennya dateng ke markas spider dan maksa buat ketemu sama lu! Gue juga gak tau mereka mau apa, tapi mereka ngancem bakal ngerusakin markas kita kalo lu gak dateng!" jelas Ardan dengan suara panik.


πŸ“ž"Apa? Kurang ajar tuh anak! Mau ngapain lagi sih dia? Cari gara-gara aja!" ujar Topan emosi.


πŸ“ž"Itu dia bro, mending lu kesini aja deh kalo bisa! Soalnya mereka terus-terusan maksa buat ancurin markas kita!" ucap Ardan.


πŸ“ž"Oke, siap! Hati-hati disana!" ucap Topan.


Setelahnya, Topan pun mematikan teleponnya lalu bangkit dan memakai jaket miliknya untuk bersiap pergi ke markas spider.


Topan keluar dari kamarnya dengan sangat panik memikirkan kondisi teman-teman satu gengnya di markas yang sedang dalam ancaman.


Saat Topan baru hendak pergi keluar dari rumahnya, ia justru bertemu dengan mamanya dan juga Wulan yang baru datang disana.


Eun-Kyung pun menghalangi jalan putranya lalu meminta Topan untuk tetap di rumah karena ia ingin mendekatkan Topan dengan Wulan alias wanita teman artisnya itu.


"Topan, kamu mau kemana lagi sih?" tanya Eun-Kyung sembari menahan Topan.


"Eh mama udah pulang, sebentar ya mah aku mau keluar dulu ada urusan! Nanti aku balik lagi kok kesini, tapi sekarang tolong izinin aku buat keluar sebentar ketemu temen-temen! Ini penting banget, mah!" ucap Topan memohon.


"Apa sih yang penting banget itu?" tanya Eun-Kyung.


"Eee ada deh, mah. Boleh ya?" ujar Topan.


"Haduh sayang, jangan keluar dulu dong! Ini kan ada Wulan, kamu ngobrol dulu sama dia terus temenin dia dong sayang!" pinta Eun-Kyung.


"Maaf mah, aku gak bisa kalo sekarang. Mungkin nanti aja ya kalo aku udah pulang?" ucap Topan.


"Yaudah lah, suka-suka kamu aja! Asal jangan terlalu malam pulangnya!" ucap Eun-Kyung.


"Makasih, mama!" ucap Topan tersenyum senang lalu mencium tangan sang mama dan berpamitan kepada kedua wanita itu.


Setelahnya, Topan pun pergi dari rumahnya dengan tergesa-gesa karena sudah sangat khawatir kepada teman-temannya di markas.

__ADS_1


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2