
...HALO GUYS!...
...WELCOME TO MY NEW STORY!...
..."TOPAN & CAHAYA"...
...~~~...
#TOPAN&CAHAYA EPS. 134
...β’...
...β’...
Setelah menghubungi Cahaya, Topan merasa senang karena tau reaksi gadisnya yang tampak gembira ketika melihat perbuatan yang ia lakukan demi mengucapkan selamat ulang tahun pada Cahaya.
Topan bersama Arvio temannya memang masih berada di sekitar sana memantau kondisi sekaligus memperhatikan Cahaya, ya mereka berhasil menemukan mobil yang ditumpangi Cahaya tengah berhenti di depan sana.
"Aku seneng kamu suka, semoga dengan ini kamu juga bisa balas perasaan aku!" gumam Topan di dalam hatinya sambil senyum-senyum sendiri.
Tanpa sadar, rupanya kelakuan Topan itu diperhatikan oleh Arvio yang ada di sampingnya.
"Heh, lu ngapa bro? Senyum-senyum begitu kayak orang gak waras aja!" ujar Arvio menegur Topan sembari menepuk punggung pria itu.
"Eh gak kok, gue cuma seneng aja karena cewek gue kelihatan bahagia banget waktu lihat kejutan yang gue siapin buat dia ini." ucap Topan.
"Ah emangnya lu ngeliat ekspresi dia? Perasaan kaca mobil cewek lu gelap deh," ujar Arvio.
"Ya kagak sih, tapi tadi dari suaranya pas di telpon dia kayak yang lagi happy banget gitu. Makanya gue bisa simpulin kalau dia tuh seneng gue bikinin kejutan kayak gini," ucap Topan tersenyum.
"Ohh, ya syukur deh! Semoga lu sama cewek lu langgeng terus ya!" ucap Arvio.
"Aamiin paling serius! Thanks banget ya bro, lu udah mau luangin waktu buat bantu gue siapin ini semua!" ucap Topan.
"Sama-sama, bro. Kita kan temen!" ucap Arvio.
Tak lama kemudian, Topan melihat mobil yang ditumpangi Cahaya melipir ke pinggir lalu berhenti disana. Cahaya pun keluar dari sana sambil celingak-celinguk seperti mencari seseorang.
Topan langsung tersenyum begitu melihat sosok gadis cantiknya keluar dari mobil, ingin sekali rasanya ia menghampiri Cahaya saat ini juga dan mengucap selamat ulang tahun pada gadis itu secara langsung. Namun, ia khawatir jika nanti Hendra alias papa Cahaya akan marah pada gadisnya jika mengetahui ia masih saja mendekati Cahaya.
__ADS_1
"Kenapa lu bro?" tanya Arvio heran.
"Gak ada, gue cuma sedih aja." jawab Topan.
"Hah? Sedih ngapa? Tadi lu senyum-senyum sendiri, eh terus sekarang udah sedih aja!" ujar Arvio.
"Haha, begitulah hidup." ucap Topan singkat.
Topan masih terus memperhatikan Cahaya dari sana sambil tersenyum, ia senang karena tampaknya Cahaya tengah berusaha mengabadikan momen ini dengan handphonenya.
"Gak sia-sia gue bikin beginian, ya walau mahal sih. Tapi, semuanya terbayar dengan senyum di wajah Cahaya yang tulus itu!" batin Topan.
Arvio mendekati Topan kemudian menepuk pundak pria tersebut.
"Cewek lu keluar tuh, kok gak disamperin?" ucap Arvio bertanya pada Topan.
"Gak perlu, gue cukup ngeliat dari sini aja udah seneng kok. Yang penting gue tau kalau Cahaya emang beneran seneng dengan apa yang gue kasih buat dia ini, ya walau gue gak bisa ucapin secara langsung ke dia!" ucap Topan.
"Aduh, kok gue jadi sad ya dengernya? Yang sabar aja ya bro, kalo emang jodoh pasti bakal ada jalannya kok!" ucap Arvio coba menghibur sohibnya.
"Thanks!" ucap Topan singkat sambil tersenyum.
"Siap bro! Sekali lagi makasih karena udah bantu gue, lu hati-hati pulangnya!" ucap Topan.
"Iya santai, sesama teman kan harus saling membantu! Kalo gitu gue cabut ya? Sukses terus bro sama si Cahaya, moga cepet nikah oke!" ucap Arvio menyemangati sohibnya.
"Aamiin....!!" ucap Topan cukup keras.
Setelahnya, Arvio pun pergi meninggalkan Topan dengan mobilnya karena masih banyak yang harus ia kerjakan untuk saat ini. Sedangkan Topan tetap disana menyaksikan Cahaya yang tengah serius memvideokan papan iklan buatannya itu.
β’
β’
Sementara itu, Cahaya tampak sumringah sembari memandangi banyaknya baliho dengan foto dirinya terpampang di sekitar sana. Tak hanya itu, orang di sekitarnya juga cukup banyak yang memberi selamat padanya sekaligus mendoakan Cahaya.
Tentu saja Cahaya sangat senang karena mendapat perlakuan manis dari Topan, terlebih lagi banyak orang disana yang juga turut memberi selamat padanya di hari ulang tahunnya yang ke 18 ini.
"Gue seneng banget, ternyata Topan itu selain nyebelin romantis juga ya!" batinnya.
__ADS_1
Cahaya terus mengarahkan ponselnya untuk mengambil gambar serta video baliho tersebut agar bisa ia memamerkan itu kepada teman-temannya juga netizen di sosial media miliknya.
Disaat Cahaya tengah asyik memvideokan pemandangan indah itu, tiba-tiba saja Tio selaku bodyguardnya datang menghampirinya dari belakang lalu mengajak Cahaya untuk segera pulang.
"Non, maaf nih apa gak sebaiknya kita langsung pulang aja non?" ucap Tio.
"Aduh, pak Tio jangan ganggu aku dulu dong! Aku masih mau videoin ini, udah pak Tio tunggu aja di mobil bareng pak Jaber!" ucap Cahaya kesal.
"Eee maaf non, tapi ini sudah malam." ucap Tio.
"Iya aku tau, kata siapa ini siang ha? Udah ah sana jangan ganggu aku deh! Nanti kalo udah selesai juga aku balik ke mobil kok, sabar dong!" ujar Cahaya.
Akhirnya Tio menyerah untuk membujuk Cahaya agar mau kembali ke mobil, ia memilih menunggu nona nya dengan bersandar di badan mobil sembari berbincang bersama Jaber disana.
Sementara Cahaya terus saja asyik dengan ponselnya mengambil video yang cukup banyak karena momen seperti ini sangat jarang terjadi dalam hidupnya.
"Pasti satu sekolah besok bakalan gempar banget!" gumam Cahaya di dalam hatinya.
Tiba-tiba saja ponselnya justru berdering ketika ia tengah mengambil video, sontak Cahaya langsung mengangkat telepon dari Mawar alias temannya itu karena mungkin Mawar hendak mengucapkan selamat ulang tahun padanya.
π"Halo, War. Kenapa?" tanya Cahaya.
π"Ahaha, cie cie... selamat ulang tahun ya sohib gue yang paling cantik ini! Maaf banget tadi di sekolah gue sama yang lain gak bisa ngucapin, soalnya bokap lu yang minta." ucap Mawar.
π"Ohh, pantes aja lu tadi kayak gak inget apa-apa. Eh tapi gue juga baru inget sih pas bokap gue kasih kejutan tadi, tapi kenapa lu gak ikut coba?" ucap Cahaya.
π"Ya gimana ya, gue aja gak diundang sama bokap lu, masa iya gue mau dateng gitu aja?" ujar Mawar.
π"Serius? Ih parah banget sih bokap gue, padahal dia nyuruh lu buat jangan ucapin selamat dulu buat gue, tapi dia malah gak ngundang lu!" ucap Cahaya.
π"Hahaha, gapapa lah. Eh ya ngomong-ngomong selamat juga ya, gue dah lihat tuh baliho foto lu yang ada di jalan-jalan! Pasti dari Topan, ya?" ujar Mawar.
π"Ah bisa aja lu! Iya sih emang Topan yang bikin ini semua, gue juga gak tau dia kenapa sampe senekat ini buat beginian." ucap Cahaya.
π"Ahaha, itu tandanya dia beneran cinta sama lu! Makanya mending lu perjuangin deh hubungan lu sama Topan, gak nyesel deh!" ujar Mawar.
Seketika Cahaya terdiam memikirkan ucapan Mawar barusan, ia berpikir ada benarnya juga apa yang dikatakan Mawar karena sepertinya Topan memang benar-benar serius cinta padanya dan ingin menjalin hubungan dengannya.
...~Bersambung~...
__ADS_1
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...