Apa Salahku Tuan?

Apa Salahku Tuan?
Pengumuman


__ADS_3

Hai shobat author di manapun berada, semoga sehat dan bahagia selalu. Kali ini author ingin menunjukkkan penampakan hasil karya author sendiri. yang author janjikan beberapa bulan lalu yang sebagian sudah jadi untuk give away.



Inilah tas yang akan author bagikan di akhir novel tamat, yang berjudul, AST (Apa Salahku Tuan?). rencana ada 10 tas yang akan di bagikan, 5 tas untuk fans terbaik dari urutan 1 sampai 5. Dan 4 tas lagi untuk komen favorit pilihan author dan 1 untuk kakak yang kemarin menebak pertanyaan dari autrhor.


Jangan khawatir bagi shobat yang belum beruntung, author juga menyediakan give away di sebelah yaitu di novel "GADIS JENIUS MILIK CEO DEPRESI" karena di pf fizzo tidak ada urutan fans, cara pemilih pemenang dengan cara : Akan di pilih bagi shobat pembaca yang membaca dari bab awal sampai akhir cerita dengan di lihat dari setiap komen dan di sertai komen yang menarik. Akan author bagikan tas di akhir cerita jumla pemenangnya di tentukan menyusul. give away akan di umumkan di ig author.


jadi ingat give away khusus untuk pembaca setia, sebagai apresiasi author kepada shobat selalu membaca novel recehan author, terima kasih.


ig nya adalah miftaannabalikpapan


jangan lupa follow ya


jika menang bisa DM dengan memberikan bukti, alamat dan nomor ponsel.


Semoga shobat dan keluarga sehat selalu


salam dari author


Muda Anna


Bab 1 dalam novel "Gadis Jenius Milik CEO Depresi


Di salah satu jalan raya kota Surakarta hampir tengah malam ada laki-laki setengah mabuk berjalan gontai keluar dari sebuah klub malam. Dia berjalan sambil merancau sambil mengacungkan tangan memasuki mobil mewahnya. Ada sebuah truk besar bermuatan beras yang tiba-tiba bergerak maju sendiri tanpa ada supirnya.


"Lo ... lo ... itu truknya kok jalan sendiri!" teriak Tukang Parkir.


"Hooi ... awas truknya jalan sendiri menjauh lah!" teriak Tukang Becak yang berada di seberang jalan.


"Itu kemana sopirnya?" tanya Pegawai Kebersihan.

__ADS_1


Seorang gadis yang sedang konsentrasi melihat laptop di sebuah kedai kopi di pinggir jalan berlari melesat kilat naik membuka pintu truk yang sedang berjalan maju masuk di kemudi truk dan menginjak dan menarik tuas rem dengan sekuat tenaga. Karena jarak antara truk yang bermuatan beras dengan mobil mewah itu tidak terlalu jauh. Truk berhenti setelah bodi belakang mobil mewah itu masuk dibawah bemper truk dan terlindas ban depan truk.


"Bruaaak ... Krrrakkkk!"


Teriakkan dan jeritan orang yang berada di sekitar kejadian terdengar bersautan. Setelah truk berhenti sempurna gadis itu turun diikuti oleh beberapa orang mendekati mobil mewah. Mobil itu ringsek di bodi mobil bagian belakang.


"India kamu tidak apa-apa?" tanya Tukang Parkir.


"Kenapa kamu nekat India?" Tukang Becak mendekati gadis itu.


Gadis itu hanya tersenyum dan melambaikan tangannya saja. Dia berlari mendekati mobil dan membuka pintu bagian kemudi dan menarik laki-laki yang setengah mabuk. Membantunya berdiri dengan melingkarkan tangannnya di pundak.


"Mengapa cuma separuh badan mobil yang tertabrak ha ha ha?" Dia merancau sambil tersenyum devil.


"Apakah anda ingin bunuh diri haa, dasar bodoh!" teriak gadis itu sambil memapapahnya berjalan ke kedai kopi.


"Kamu siapa, dasar bodoh, aku mau dibawa kemana, aku mau didalam mobil saja ha ha?" 


"Mengapa aku tidak mati saja, kamu yang bodoh!" Kembali laki-laki itu merancau.


"Bu, tolong buatkan minum perasan jeruk limau hangat untuk mengurangi mabuk orang ini!" perintah gadis yang di panggil India.


"Baik India, tunggu sebentar."


Ibu Kedai menyodorkan satu gelas minuman perasaan jeruk limau hangat kepada Indiam "India ini minumannya."


"Terima kasih Bu."


Di minumkan kepada laki-laki yang setengah mabuk itu dengan perlahan, "Pelan pelan minumnya Tuan!"


Datang beberapa polisi yang memeriksa kecelakaan yang baru terjadi. Polisi datang karena laporan salah satu saksi yang berada di TKP. Mereka langsung datang hanya dalam waktu sepuluh menit karena jarak kantor polisi tidak terlalu jauh dari tempat kejadian.

__ADS_1


"India kamu sudah selesai setor beras?" tanya salah satu laki-laki yang berseragam polisi yang berpangkat Komandan.


"Belum Ndan, masih tunggu giliran."


"Lo King Juna, apakah ini mobil anda?" tanya Komandan Polisi.


Yang di tanya hanya diam saja, dia hanya melihat dengan acuh. Terkadang dia menggelengkan kepalanya dan memegangi keningnya.


"Anda kenal Tuan ini Ndan, masih setengah mabuk dia?"


"Ya sangat kenal, tetapi titip kamu aja India, kami urus mobil dan truknya terlebih dahulu."


"Siap Ndan."


Setelah beberapa saat laki-laki itu mulai pulih dan menyadari apa yang dialaminya. Memandang sekelilingnya, ada seorang gadis yang duduk di sebelahnya fokus kepada laptop tanpa menyadari di tatap wajahnya dengan tajam. Setelah menyadari India di perhatikan olehnya langsung bertanya, "Anda sudah baikan Tuan?" 


"Mengapa jam segini kamu ada disini?"


"Eee Tuan, ditanya malah ganti tanya, jangan pikirkan saya, bagaimana dengan Anda, apa yang Anda lakukan di tengah malam begini?"


"Mencari jodoh," jawab laki-laki yang belum pulih betul kesadarannya.


India tersenyum dan sedikit menyeringai dengan bergumam sendiri. Mencari jodoh di klub malam gadis seperti apa sebenarnya yang di inginkannya, "Anda mencari jodoh di klub malam yang benar saja!"


"Memangnya salah mencari jodoh di sana, toh di sana juga ada wanita yang berkunjung?"


India semakin tersenyum tetapi menyeringai karena orang yang di ajak bicara tidak mau kalah dan seperti mengajak berdebat, "Tidak salah memang Tuan, tetapi menurut saya tergantung jodoh seperti apa dulu yang anda inginkan?"


"Wanita baik baiklah."


"Tuan... Tuan, Anda lucu atau naif sih, Anda mencari wanita baik-baik di klub malam, itu suatu hal yang menggelikan menurut saya, jika Anda ingin mencari jodoh wanita baik-baik carilah di tempat semestinya?"

__ADS_1


"Maksud kamu apa?"


__ADS_2