
"Loh, ini kan bukan jalan ke rumah Vanya." ucap Sisil saat menyadari arah mobil yang Sonya Kendari bukan ke rumah keluarga Wijaya.
"Gw juga bingung, ini mobil Vanya mau ke mana." sahut Sonya.
"Jangan jangan Vanya di culik lagi." ucap Sisil ngaco.
"Ngaco lo, orang tadi gw lihat sendiri kalau dia tuh masuk ke dalam mobil itu santai santai aja kek gak ada paksaan."
"Ya kan bisa aja."
"Ehh ehh, mobilnya belok tuh." seru Sonya.
"Cepat cepat ikuti jangan sampai kehilangan jejak."
Mobil Vanya memasuki kompleks perumahan mewah setelah itu mobilnya berbelok masuk ke dalam gerbang yang menjulang tinggi.
Sonya yang melihat gerbang itu akan tertutup pun melajukan mobilnya dengan kencang agar bisa menerobos masuk.
"Ehh, mau ngapain kalian?" seru pak satpam yang menjaga di pos samping gerbang.
"Bukain dong pak, kita mau masuk." ucap Sisil memerintah.
"Bener tuh pak, teman kita ada di dalam jadi kita juga mau masuk." timpal Sonya.
"Emang kalian siapa mau masuk ke dalam, udah sana pergi." usir pak satpam itu, karena Vano memberikan pesan agar tidak mengijinkan orang lain bertamu ke mansion miliknya saat Vano sedang keluar kecuali keluarganya.
"Tadi Vanya masuk boleh, kita sebagai temannya juga mau ikut dong pak." balas Sonya.
"Kalian gak usah ngaku ngaku sebagai teman nyonya saya ya, udah sana pergi sebelum saya laporkan kalian."
"Nyonya?" heran Sonya.
"Iya kenapa, udah sana kalian pergi."
"Gak mau, kita gak mau pergi sebelum di ijinkan masuk." kekeh Sisil sambil keluar dari mobil di ikuti Sonya.
"VANYA, VAN. Gw sama Sonya di sini, tolong bukain Van." teriak Sisil memangil manggil nama Vanya.
"Bener tuh Van, kita di luar tolong bukain Van." teriak Sonya juga.
"Aduh kalian ini berisik ya, udah sana pergi." usir pak satpam itu lagi.
Sementara Vanya yang baru keluar dari dalam mobil pun segera masuk ke dalam mansion, samar samar Vanya mendengar teriakkan kedua sahabatnya, tapi Vanya menempis pikirannya itu.
"Mana mungkin sih itu suara Sisil sama Sonya, mau ngapain coba mereka ke sini." gumam Vanya, karena suaranya tidak terlalu kedengaran, bagaimana mau denger orang halaman mansion Vano aja luas banget. Jarak antara pintu utama dengan gerbang saja bila di tempuh dengan jalan kaki bisa temor.
Vanya pun segera masuk ke dalam dan menuju kamarnya untuk membersihkan dirinya dari bau matahari.
-
"Pak bukain dong, plis." mohon Sisil.
"Maaf ya mbak mbak cantik, mendingan kalian pergi dari pada nanti ketahuan sama tuan saya, bisa habis kalian." usir pak satpam itu yang pertahanannya tidak goyah.
"Iiih bukain dong pak..." rengek Sisil sambil tangannya memegang gerbang warna hitam yang menjulang tinggi itu.
"Iya pak bukain dong." timpal Sonya.
"Kalian ini berisik banget ya, saya dari tadi udah ngusir kalian dengan cara halus tapi kalian tetap kekeuh dengan pendirian kalian, baiklah kalau kalau mau saya usir dengan kasar." Pak satpam pun menarik tangan Sonya dan Sisil dari depan gerbang, mengusirnya dari sana.
Tapi bukan Sisil dan Sonya namanya kalau nyerah begitu saja, mereka memberontak.
"VAN, VANYA."
__ADS_1
"BUKAIN VAN, VANYA."
Teriakkan Sisil dan Sonya yang membuat kuping pak satpam bisa budek.
"Kalian bisa diam gak sih." tegas pak satpam.
"VANYA." teriak Sisil dan Sonya lagi tanpa menghiraukan ucapan pak satpam.
Satu satpam lagi keluar, karena melihat temannya kesusahan mengusir mereka berdua.
"Cepat bantu saya usir mereka, jangan sampai tuan tahu. Bisa habis kita nanti." perintah pak satpam yang tadi pada temannya.
"Ayo cepat kalian pergi." membukakan pintu mobil Sonya agar Sonya masuk.
Dan yang satunya lagi membukakan pintu mobil untuk Sisil.
"VANYA TOLONGIN KITA VAN." teriakkan Sisil dan Sonya lagi tidak menyerah.
Tin tin tin.
Suara klakson mobil yang berhenti di samping mobil Sonya dan keluarlah Vano dari dalam mobil itu.
"Ada apa ini?" tanya Vano.
"Tuan." tunduk kedua satpam tadi dan menghentikan pengusiran kepada Sisil dan Sonya.
"VANO/kalian." ucap barengan Sisil, Sonya dan Vano.
"Gawat ini, sepertinya pernikahan gw dan Vanya akan terbongkar hari ini." batin Vano.
"Maaf tuan, tadi mereka mau menerobos masuk, kami berdua sudah berusaha untuk mengusir mereka tapi mereka tetap kekeuh untuk masuk." ucap salah satu satpam di mansion Vano.
"Van tolongin kita dong, masak Vanya boleh masuk kita enggak sih." ucap Sisil yang tidak menangkap sesuatu yang ada.
"Biarin mereka masuk." ucap Vano.
"Baik tuan." jawab kedua satpam itu dan segera membukakan gerbang agar tuan dan orang yang mereka usir tadi bisa masuk.
"Ayo kalian ikut saya." ucap Vano formal kepada kedua teman Vanya itu.
Tanpa ba bi bu Sonya dan Sisil pun segera masuk ke dalam mobil dan mengikuti mobil Vano yang melaju di depannya.
"Soy liat deh, rumahnya gede banget."
"Oh bukan rumah kalau ini mah, ini lebih pantas di sebut mansion." cerocos Sisil yang tak di hiraukan oleh Sonya.
"Soy lo kok diem aja sih, gw tahu lo terpesona dengan keindahan mansion di depan Lo, tapi jangan diam gitu ahh, gw ngeri." ucap Sisil yang merasa tidak di respon oleh Sonya.
"Diem deh Sil, berisik tauk." balas Sonya dengan pandangan lurus ke depan, tapi tidak dengan otaknya yang bercabang ke mana mana.
"Lo kenapa sih Soy?"
"Coba lo pikir, ada hubungan apa Vano di rumah ini, bukannya ini juga bukan rumahnya Om William." ucap Sonya yang membuat Sisil diam dan memikirkan apa yang Sonya katanya.
"Bener apa yang lo katakan, terus ini mansion siapa dong?" tanya Sisil setelah otaknya sampai dengan pemikiran Sonya.
...***...
Halo semua....Senin nih, boleh minta vote nya yang gak kepake gak π.
Karena kemarin aku udah bilang kalau part selanjutnya kasih visual terus banyak yang mau, jadi ini aku kasih.
Si ganteng Vano, anak horang kaya dan jangan lupakan sekarang dia sudah jadi kang bucin π
__ADS_1
GEOVANO ALEXANDER WILLIAM
Selanjutnya ada istri dari kang bucin, siapa lagi kalau bukan Vanya. Si cantik yang kadang manja bila ada maunya.
VANYA FAIROSA WIJAYA
Nih ada pasangan yang lagi anget angetnya.
GALANG PUTRA PRATAMA
SORAYA SONYA WILSON
Kalau yang satu ini pasangan yang rada prikπ
RANGGA ADITYA
SISILIA ANASTASYA
Selanjutnya ada si bule Italia.
LUCAS.
Next ada kakaknya Vanya yang lagi suka merasa deg degan bila di dekat Fira.
ROKA FARREL DEAN WANG
Next ada tiga Tante Tante yang suka cari masalah sama Vanya dkk.
AMELIA CINDY SANJAYA
ZASKIA PUTRI ANINDYA
TASYA ANINDITA SIREGAR
Next ada visual baru dari Fira yang akhir akhir ini sering membuat Farrel kepikiran.
FIRA....
Nama Fira masih rahasia ya, karena nanti ada hubungannya dengan Farrel.
__ADS_1
Udah segitu aja ya, maaf kalau ada yang di sukai visualnya ππ