My Ketos My Lady

My Ketos My Lady
part 87


__ADS_3

Vano dan Galang telah sampai di basecamp tempat di mana anak black Crow berkumpul.


"Halo pak bro sekalian kita sampai nih." teriak Galang saat memasuki basecamp di ikuti Vano yang ada di sampingnya.


"Wewe pak bos udah sampai nih, mana oleh olehnya." bukannya menjawab Galang, Rangga malah menghampiri Vano yang sekarang sudah duduk di kursi singel yang ada di basecamp.


"Oh iya gw lupa gak gw bawa tadi." ucap Vano yang melupakan oleh oleh yang dia bawa untuk teman temannya.


"Yah.... kok gitu sih, oleh oleh aja di lupain apalagi aku." ucap Rangga mendramatisir.


"Gw kira lo gw tinggal hampir seminggu bakal berubah jadi agak bener dikit gitu, ehh tau taunya malah makin parah."


"Lo kok gitu sih Van, kamu gak sayang lagi sama aku. Kamu jahat mas, jahat." memukul dada Vano yang langsung mendapat tatapan tajam.


"Hehehe canda bos canda." cengir Rangga yang sudah tidak di hiraukan Vano.


"Buat kalian sorry banget ya oleh olehnya gak kebawa tadi, mungkin lain kali kalau gw ke sini bakal gw bawa." ucap Vano kepada anggota black Crow dengan penuh wibawa.


"Iya Van gak apa apa santai aja kali." jawab salah satu dari mereka.


"Bener tuh, lagian kan lo juga udah sering banget beliin kita kita ini sesuatu." timpal salah satunya lagi.


"Noh yang lain aja pada bilang gak apa apa, nah lo napa kayak cacing kepanasan tadi." ucap Vano pada Rangga.


"Ya itu kan salah lo juga." balas Rangga.


"Lah kok salah gw." mengernyitkan alisnya.


"Kamu jalan jalan keluar negeri tanpa ngajak aku, it's my dream! Not her, it's my dream mas." ucap Rangga menirukan adegan film series yang sedang viral saat ini.


"Hahahahahhh...." semua orang yang mendengar itupun tertawa.


"Lo ter kinan kinan Ngga." ucap Galang sambil terus merekam aksi Rangga.


"Sia*an lo rekam gw dari tadi." menghampiri Galang berusaha mengambil ponsel Galang.


"Eits tidak bisa." naik ke atas kursi dan mengangkat ponselnya setinggi mungkin agar Rangga tidak bisa menjangkau ponselnya.


Mereka semua yang ada di sana menjadi penonton setia drama tom and Jerry, terutama Vano. Dia kangen masa masa seperti ini saat di luar negeri kemaren, meskipun kadang dia suka gak ngerespon apa yang Rangga lakukan tapi sebenarnya dia memperhatikan secara diam diam. Sweet banget kan Vano.

__ADS_1


'Semoga aja persahabatan kita sampai maut memisahkan nanti tetap terjalin seperti ini ya, bahkan kalau bisa sampai ke surga nanti.' batin Vano.


"Sini in ponsel lo Lang." terus berusaha mengambil ponsel Galang.


"Gw upload di t*ktok ahh siapa tahu kan nanti fyp." Galang memanas manasi Rangga supaya makin gosong, ehh gak canda maksudnya biar makin panas.


"Lo yang fyp gw yang t"ktok kan." ucap Rangga yang berhenti merebut ponsel Galang lantaran capek.


"Kebalik dodol, yang bener tuh lo yang t*ktok kan gw yang fyp."menoyor muka Rangga.


"Lah kan intinya sama aja."


"Serah lo deh."


"Udah udah kalian ini, tuh liat kalian di rekam sama Aji dari tadi." ucap Vano menunjuk Aji salah satu anak black Crow yang tengah memegang ponselnya.


"Ji lo rekam kita dari tadi?" tanya Galang berjalan menghampiri Aji.


"Hehehe iya, siapa tau kan nanti fyp." jawab Aji santai menirukan ucapan Galang tadi.


"Sia*an gw kena karma." umpat Galang.


"Hahahaha rasain." tawa Rangga.


"Kita jadi balas dendam gak nih, ribut mulu dari tadi." tegas Vano.


"Ya jadilah. Enak aja mereka udah bikin temen gw metong tapi gak dapet balasannya." jawab Rangga ngegas.


"Yee ora usah ngegas mas e." Galang membalas ucapan Rangga.


"Siapa juga yang ngegas orang gw lagi duduk di kursi bukan naik motor." sewot Rangga.


"Kalian ini bisa gak sih serius dikit." bentak Vano. Karena kalau gak di tegasin dikit gak bakal kelar kelar nih acara.


"Bisa." jawab Rangga dan Galang lirih.


"Ya udah diam dulu gw mau ngomong." lanjut Vano.


"Jadi ini, lo udah siapin apa yang gw minta tadi pagi kan?"bertanya pada Galang dan di jawab anggukan kepala oleh Galang.

__ADS_1


"Gw udah suruh anak buah papa gw buat pantu anak X-Lion dan katanya tadi mereka sekarang masih kumpul di basecamp tempat mereka biasa nongkrong. Jadi ini kesempatan buat kita serang mereka sekarang."


"Galang sama Aji pancing anak X-Lion supaya keluar dari basecamp dan ngejar kalian berdua. Dan nanti kalian bawa mereka ke arah..."


"Ke arah jalan XXX dekat perkampungan kumuh." ucap Galang melanjutkan ucapan Vano yang belum mengetahui tempat mereka akan mengeksekusi musuh.


"Sedangkan kalian semua ada yang berjaga di setiap titik jalan yang mengarah ke situ setelah itu kalian semua ikuti mereka sampai di tempat yang Galang sebutkan tadi. Dan untuk sebagian lagi kalian langsung berjaga di sana sama Rangga." Lanjut Vano.


"Dan setelah sampai di tempat itu nanti kalian hajar dah mereka semua, terserah kalian mau kalian apakan yang pasti jangan sampai mereka mati karena nanti mereka bakal gw bawa ke kantor polisi."


"Trus lo Van?" tanya Rangga.


"Gw yang bakal urus si Damar." jawab Vano.


"Caranya?" tanya Galang.


"Kan lo udah siapin tuh tempat yang satunya, nah berhubung tempat itu arah menuju rumahnya si damar maka gw akan mengikuti dia di saat di pulang nanti." jelas Vano.


"Emang lo tahu kapan si curut itu akan pulang?" tanya Galang lagi penasaran dengan rencana yang ada di otak Vano.


"Ya jelas tahu lah, orang gw udah selidiki riwayat hidup damar dan dia juga sudah dapat nomor ponsel damar jadi nanti tinggal gw kasih pesan aja suruh dia pulang karena pacarnya sakit atau apalah gitu nanti pokoknya yang masuk akal." jawab Vano menjawab dengan sabar pertanyaan Galang.


"Emang dia punya pacar?" fix sih Galang emang pantes jadi emak emak kang gosip yang suka kepoin urusan orang.😂


"Ya punya lah, emang lo jomblo." ejek Vano.


"Sia*an lo." umpat Galang.


"Iya Damar punya pacar, bahkan pacarnya tinggal serumah dengan dia. Pasti kalian tahu lah apa yang di lakukan orang lawan jenis jika serumah." mereka semua mengganguk mengerti apa yang di ucapkan Vano.


"Kalian udah ngerti kan apa yang tadi gw jelasin?" tanya Vano setelah menjelaskan panjang kali lebar kali tinggi sama dengan volume suatu bangun ruang.


"Siap mengerti." jawab kompak mereka semua ala ala anak Pramuka.


"Bagus, ayo kita mulai sekarang."ajak Vano.


Mereka semua pun pergi meninggalkan basecamp dengan tujuan mereka masing-masing yang sudah di arahkan Vano tadi.


...***...

__ADS_1


Gimana ya kira-kira nanti? berhasil apa gak rencana yang di buat Vano?


Saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya buat kalian yang udah ngasih vote buat novel ini. loplop dah buat kalian ❤️❤️❤️😘🥰


__ADS_2