My Ketos My Lady

My Ketos My Lady
part 33


__ADS_3

Saat Vano sedang fokus ke pikirannya tiba tiba dari arah belakangnya ada yang memanggil namanya.


"Vano."


"Mamp*s."umpat Vano sambil memejamkan matanya.


"Lo ngapain lagi Van disini?" tanya orang itu.


Vano yang sedari tadi memejamkan matanya sambil menunduk itu pun menatap ke arah Vanya.


'Lah kemana si vanya.' ucap Vano dalam hati sambil menatap sekeliling mencari Vanya.


"VANO."pangil orang itu lagi dengan keras sehingga mereka menjadi pusat perhatian orang-orang yang sedang makan.


"Gak usah teriak teriak gw gak budek."


"Lah lo gw tanya dari tadi gak jawab. Sebenarnya lo nyari siapa sih kok celingukan kayak mencari seseorang."


"Gw gw emmm gw sen-sendiri di sini."jawab Vano gagap.


"Oooh. Ya udah gw gabung sama lo ya!"


"Hmm."


"Lo ngapain emang disini Van?" tanya orang itu lagi karena dari tadi tanya tidak mendapatkan jawaban.


"Lo itu emang bego atau pura pura bego sih Ngga. Lo tau kan ini tempat makan ya jelas gw mau makan lah."jawab Vano pada Rangga jengah.


Orang yang menghampiri Vano itu adalah Rangga. Sahabat sekaligus teman satu geng motornya.


"Terkadang kita harus pura pura bego buat melancarkan misi atau mengelabuhi musuh." jawab Rangga ambigu yang membuat Vano menaikkan salah satu alisnya.


"Maksud lo."tanya Vano.


Saat Rangga akan menjawab tiba tiba datanglah seorang pelayan yang mengantarkan makanan pesanan Vano dan Vanya tadi yang membuat Vano lupa akan ucapan Rangga tadi.


Hufft ...


Rangga menghela nafasnya.


"Silahkan pesanannya."ucap pelayanan restoran sambil menaruh makanan pesanan Vano.


"Terimakasih."bukan Vano yang menjawab melainkan Rangga.


"Loh kok makanannya ada dua porsi, perasaan tadi gw belum pesan deh." ucap Rangga sambil menatap makanan itu dan beralih menatap Vano.


'Aduh, jangan sampai Rangga curiga.' batin Vano.


"Van." pangil Rangga karena Vano tidak merespon ucapannya.


"Hah. Apa?" reflek Vano.


"Lo itu kenapa sih Van, dari tadi bengong mulu. Gw tanya ini makanan kenapa ada dua porsi, yang satu pesanan siapa?"

__ADS_1


"Emmm.... itu.. emm.. buat gw. Iya buat gw, kebetulan gw lagi pengen makan banyak hari ini."


"Tumben, biasanya juga porsi makan lo cuma dikit."


"Ooh iya gw lupa, porsi makan gw kan cuma dikit ya. Tadi refleks sih soalnya lagi banyak pikiran jadi waktu pesen asal ceplos aja."


"Oooh gitu. Buat gw aja ya!"


"Hmm."


"Ais, keluar lagi mode kulkas dua pintunya." ucap Rangga sambil menyantap spaghetti di depannya tanpa di hiraukan Vano.


Saat mereka sedang menyantap makanan itu tiba tiba ponsel Vano bergetar.


drrtt drrtt


Suara ponsel Vano yang menandakan ada pesan masuk.


Vano segera membuka ponselnya, ternyata itu pesan dari Vanya.


Ketos bar bar


Van kok spaghetti gw di makan Rangga sih?"


^^^Anda^^^


^^^Lo ada dimana?^^^


Gw di pintu mau masuk ke dapur.


Lah. Trus gw makan apa?


^^^Lo bukus aja makan di rumah.^^^


Ok lah.


Cepetan, awas kalo lama.


^^^Hmm.^^^


/Read


"Pesan dari siapa Van?" tanya Rangga.


"Ooh ini dari mama suruh cepat cepat pulang."jawab bohong Vano.


"Ooh."


"Oh ya Van tar malam ada yang nantangin lo balapan."


"Siapa?"


"Ketua geng X-Lion."

__ADS_1


"Siapa tuh?"


"Kok gw baru denger."


"Gw juga baru denger tadi dari anak anak, katanya sih mereka geng baru."


"Cihh. Masih baru udah mau nantangin gw, besar juga nyalinya."


"Lo terima gak tantangan ini?"


"Ya jelas gw terimalah."


"Sejak kapan Giovano Alexander William nolak tantangan seseorang." jawab Vano dengan muka sombongnya.


"Ok kalau gitu nanti jam 8 di tempat biasa."


"Ya udah gw pulang dulu."pamit Vano.


"Tunggu dulu." tahan Rangga.


"Apaan."


"Gw mau nebeng lo pulang, soalnya gw gk bawa motor." ucap Rangga.


'Aduh gimana nih. Mau nolak kagak enak, tapi mau kasih tumpangan gimana sama vanya.' Lamun Vano bingung.


"Boleh ya Van. Masak lo tega sih ninggalin temen lo sendirian di sini." pinta Rangga memelas dengan muka sok imutnya.


"Ya udah ayo."jawab Vano.


"Nah gitu dong itu baru Vano sahabat gw."


Mereka pun keluar dari restoran setelah membayar makanan mereka. Setelah masuk ke dalam mobil, Vano tidak langsung menghidupkan mesin mobilnya melainkan memainkan ponselnya untuk menghubungi Vanya kalau di pulang duluan.


^^^Anda^^^


^^^Van gw pulang duluan sama Rangga, lo naik taksi aja.^^^


Setelah selesai mengirim pesan tanpa menunggu balasan Vanya Vano langsung memasukkan ponselnya ke dalam saku celananya dan segera mengantarkan Rangga pulang.


-


Sementara Vanya setelah selesai memesan makanan untuk di makan di rumah tiba tiba dia mendapatkan pesan dari Vano dan segera membacanya.


"Sialan nih suami kagak ada rasa kasihan nya sama istri. Udah makanan di ambil orang sekarang pulang pakai di tinggal."


"Awas aja nanti bakal gw balas."


Geruntu Vanya pada Vano. Vanya pun segera memesan taksi online untuk mengantarnya pulang sambil memikirkan rencana apa yang mau dia buat untuk Vano nanti.


...***...


Segini dulu ya 😂

__ADS_1


Ada yang tau apa maksud ucapan Rangga?


Dan rencana apa yang bakal Vanya berikan kepada Vano?


__ADS_2