My Ketos My Lady

My Ketos My Lady
karya baru


__ADS_3

Hai readers kesayangan, aku kembali membawa dua cerita lagi nih. Jangan lupa mampir ya, ceritanya gak kalah seru dari yang lainnya kok.


Konflik di dua novel ini juga ringan, dan yang pasti bab nya tidak terlalu panjang ya🥰


...~...


"Yuhuu... makanan datang." seru Basri seperti anak kecil.


"Lebay banget sih lo." cibir Beno.


"Ya biarin, yang pentingkan gw happy." bodo amat Basri.


"Makasih ya mas." ucap Sofia kepada mas mas yang menghantarkan makanan mereka.


"Iya mbak sama sama." balas mas mas itu.


"Dah yuk kita makan, udah laper banget nih gw dari pagi belum sarapan." ajak Sofia.


Memang pagi tadi Sofia tidak sarapan karena tadi dia bangunnya kesiangan sehingga tidak ada waktu untuk dia makan saparapannya.


"Salah sendiri bangun kok siang banget." ucap Basri.


"Biarin." balas Sofia.


"Eehh Bas, Ben kalian mau goreng gak?" tanya Sofia pada mereka berdua.


"Enggak." jawab mereka berdua kompak.


Mendengar itu dengan antusias Sofia menggambil goreng dari mangkok mereka berdua satu persatu.


"Lah punya kita kok lu ambil?" tanya Beno.


"Iya kan kata kalian kalian gak mau goreng, jadi ya gw ambillah." jawab Sofia sambil mengunyah bakso yang berukuran kecil-kecil atau biasa di sebut bakso krikil.


Dengan kompak Basri dan Beno menepuk kening mereka, mereka tak abis pikir gimana cara berpikir Sofia yang aneh ini. Mereka kira tadi Sofia menawarkan kepada mereka goreng milik dia, ehh taunya malah berbeda dengan apa yang ada di pikiran mereka.


Basri dan Beno saling pandang seperti tengah merencanakan sesuatu.


"Ehh Fia lo mau tahu gak?" tanya Basri pada Sofia.


"Iya mau." jawab Sofia dan langsung mengambil tahu yang ada di dalam mangkok bakso Basri.


"Lo gak suka tahu juga?" tanya Sofia pada Beno yang diam melongo menatap Sofia.


"Tanpa menunggu jawaban Beno, Sofia langsung mengambil tahu yang ada di dalam mangkuk Beno.


"Makasih ya, kalian berdua emang sahabat gw yang paling baik. Kalian tahu aja kalau perut gw kelaparan." ucap Sofia setelah mangkok miliknya terlihat sangat penuh dengan isi bakso.


"Hahahaha iya, kita kan emang baik." balas Basri dan Beno dengan tawa sumbang mereka.

__ADS_1


Mau tahu cerita seru mereka bertiga gak?


Novel ini berisi tentang kisah cinta antara Beno, Basri dan juga Sofia. Keikhlasan cinta dan perselingkuhan mengisi novel tersebut.


Konflik ringan dan bab juga tidak terlalu panjang, insyaallah satu bulan bisa tamat 😁


Judul CINTA DALAM PERSAHABATAN.



Yuk jangan lupa mampir ya, yang pastinya nanti akan selalu ada hadiah di setiap akhir cerita (tamat)🥰🥰


...***...


Pagi harinya, Dea sudah selesai masak dan menatanya di meja makan. Sekarang tugasnya adalah membangunkan suami tercintanya yang masih tidur padahal ini sudah jam setengah enam.


"Mas ayo bangun." ucap Dea membangunkan Anang.


"Hmm." balasan Anang masih asik dengan tidurnya.


"Mas ayo bangun ini udah siang kamu harus kerja." ucap Dea lagi.


"Bentar sayang aku masih ngantuk." balas Anang.


"Makanya kalau malam itu tidur." omel Dea.


"Ayo cepat bangun, kalau kamu gak bangun aku siram pakai air nih." ancam Dea.


Cup.


"Pagi cintaku, pagi pagi jangan ngomel." ucap Anang dan langsung berlari menuju kamar mandi dengan keadaan telanjang karena dari semalam setelah bercinta Anang belum sempat memakai celananya.


"MAS ANANG." teriak Dea geram.


Sedangkan Anang yang berada di dalam kamar mandi pun tertawa terpingkal-pingkal sambil memegangi perutnya yang terasa kram gara gara tertawa.


"Jangan teriak teriak sayang nanti tetangga kira aku apa apain kamu." teriak Anang dari kamar mandi sambil berusaha meredam tawanya.


"Awas aja kamu ya mas, nanti malam tidak akan aku kasih jatah." balas Dea yang geram dengan kelakuan Anang.


"Gak papa nanti aku paksa kamu." balas Anang dari kamar mandi.


Dea tak lagi membalas ucapan Anang. Dea pergi menyiapkan semua keperluan Anang agar nanti dia tidak teriak teriak tidak jelas seperti sebelum sebelumnya.


Setelah selesai Dea tidak langsung keluar kamar, dia menunggu Anang sampai selesai mandi.


Tak berapa lama Anang keluar dari kamar mandi hanya mengenakan handuk yang melilit pinggangnya saja. Serta tangan yang menggacak acak rambutnya yang basah sehabis keramas.


"Sini cepat pakai baju kamu, ini udah jam enam lewat loh." ucap Dea menyuruh Anang agar cepat cepat bersiap.

__ADS_1


Tak banyak bicara Anang menurut saja dengan Dea. Dea membantu memakaikan baju Anang serta mengeringkan rambut Anang yang basah dengan hairdryer agar cepat kering.


"Yang celananya pakaiin juga dong." manja Anang.


"Enak aja, pakai sendiri." tolak Dea.


"Iiss..." decak Anang dan langsung melepaskan handuk yang tadi menutupi pinggangnya.


"Astaga mas Anang." teriak Dea dan menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.


"Kenapa sih, orang kamu juga udah sering lihat." ucap Anang sambil memakai ****** ******** dan setelah itu dia memakai boxer pendek dan setelah itu dia memakai celana hitamnya.


"Udah sayang buka tangannya." ucap Anang menyuruh Dea untuk membuka tangannya.


Dea pun perlahan menurunkan tangannya dan melihat penampilan Anang yang sudah lengkap sekarang.


"Sini aku rapiin." ucap Dea menyuruh Anang agar mendekat padanya.


Anang pun mendekati Dea, dan Dea pun langsung merapikan pakaian Anang. Setelah rapi Dea membantu Anang untuk memakai kaos kaki serta sepatunya.


"Udah yuk kita ke bawah sarapan." ajak Dea setelah melakukan tugasnya sebagai seorang istri.


"Sayang terimakasih ya." ucap Anang.


"Terimakasih buat apa?" tanya Dea.


"Terimakasih karena kamu sudah menjadi istri yang baik buat aku." jawab Anang.


"Itu sudah menjadi tugas aku. Seperti kamu yang berusaha untuk membuat aku hidup bahagia, dan aku juga akan berusaha untuk menjadi istri yang baik dan perhatian buat kamu." balas Dea.


"Makin cinta deh sama kamu."


Cup.


Anang memberikan kecupan di kening Dea dan langsung menggandeng tangan Dea keluar dari kamar mereka menuju meja makan.


"Bentar yang aku panasin motor dulu." ucap Anang saat teringat kalau dia belum memanaskan motornya.


"Ya udah aku siapkan makanan kamu dulu." balas Dea.


Kalian akan menemukan kisah pasangan yang sederhana no CEO CEO.


Bercerita tentang kehidupan pada umumnya dan yang pastinya ada bumbu keuwuan di sana.


Judul FROM VIRTUAL TO REAL.


Kisah cinta yang terjalin lewat sosmed dan berujung menjadi pasangan suami istri yang sungguhan.


__ADS_1


Yuk bantu ramein 😁😂


__ADS_2