My Ketos My Lady

My Ketos My Lady
part 181


__ADS_3

Vano sampai di basecamp dan di sambut hangat oleh teman temannya.


"Weee brother kita dah sampai nih." seru Rangga.


"Van." sapa Galang.


"Hmm." balas Vano dan duduk di tengah tengah antara Rangga dan Galang.


"Kalian gak sekolah?" tanya Vano pada temannya.


"Hehehe...kita kan ngikutin lo." cengir Rangga.


"Bener tuh kata Rangga, lagian kalau gak ada lo tuh gak seru." timpal Galang.


"Kan di sana ada bebeb kalian." balas Vano.


"Ya kan gak sekelas." balas Galang.


"Lagian kita juga bolos tuh karena kita itu baik hati." sahut Rangga.


"Maksud lo?" tanya Vano.


"Ya kan kalau kita bolos pekerjaan guru jadi lebih ringan karena gak ngurusin kita. Ya gak Lang?"


"Yoi."


"Serah kalian dah."


"Terus kalau kalian ngapain gak sekolah?" lanjut Vano bertanya pada temannya yang lain.


"Kita sih tadi sekolah, cuma di telfon Galang suruh ke basecamp katanya di suruh kumpul sama Lo." jawab salah satu dari mereka.


"Lah kok gw?" memandang Galang dengan wajah penuh tanda tanya.


"Hehehe...maap. Habisnya kalau gak gitu kita gak bakal kumpul kayak gini, kan sudah lama juga kita gak kumpul kumpul kayak dulu." ucap Galang.


"Gw minta maaf kalau selama ini gw udah jarang kumpul lagi sama kalian." ucap Vano merasa bersalah, karena sebagai ketua jarang sekali kumpul.

__ADS_1


"Ya elah santai aja kali Van, kita kita juga ngerti kok kalau lo itu sibuk dengan kerjaan Lo. Ya gak gaes?" ujar Rangga.


"Yoi." sahut teman temannya.


"Makasih kalian udah ngertiin gw, sebagai tanda permintaan maaf dari gw, gw traktir kalian makan sepuasnya hari ini, kalian order makanan sesuka kalian nanti gw yang bayar."ucap Vano yang membuat mereka semua senang bukan main.


"Yee makan makan." sorak semua anak black Crow.


"Ya udah sana kalian pesan, sekalian pesanin gw juga." perintah Vano.


"Gw aja yang pesan, kalian mau makan apa?" tanya Galang.


"Samain aja dah semuanya biar gak ribet." ujar Rangga.


"Ya udah kalau gitu gw pesenin ayam geprek aja." final Galang yang di setujui oleh mereka semua.


Vano senang melihat ekspresi teman temannya yang senang seperti itu, hanya karena traktiran yang menurut Vano tidak seberapa harganya. Memang anggota black Crow itu tidak semua dari kalangan orang berada, ada juga anak yang jalanan yang Vano ajak gabung dan dia bantu sekolahin juga, tak lupa Vano juga memberikan lapangan pekerjaan bagi teman temannya yang membutuhkan.


Baik hati banget kan pacar aku🤭😂


-


Vanya duduk selonjoran di ruang televisi sambil memainkan ponselnya mengabaikan televisi yang menyala.


"Permisi nyonya, teman temannya sudah datang." ucap Sri menghampiri Vanya.


"Oh iya, suruh mereka langsung ke sini saja." ujar Vanya.


"Baik nyonya." patuh Sri.


"Tunggu Sri." tahan Vanya saat Sri akan berjalan meninggalkan ruang televisi.


"Iya nyonya?"


"Sekalian kamu siapkan juga camilan beserta minumannya juga ya."


"Baik nyonya."

__ADS_1


"Oh iya, satu lagi, tolong kamu masak yang banyak buat makan malam nanti karena aku mau ngajak mereka makan malam di sini." tambah Vanya.


"Baik nyonya akan saya siapkan." Setelah mengatakan itu Sri pun pergi menghampiri kedua teman Vanya dan bilang ke mereka agar menemui Vanya di ruang televisi.


"VANYA..." heboh Sisil.


"Aduh Sil, bisa gak lo kurangin dikit aja suara Lo, nih kuping gw bisa budek kalau kayak gini." omel Sonya.


"Hehehe maap kelepasan." cengir Sisil.


"Udah udah, kalian ini, sini duduk dulu kita nonton drakor terbaru." lerai Vanya.


Sisil dan Sonya pun menghampiri Vanya dan duduk di sofa yang ada di sana.


"Van kita duduk di bawah aja yuk, keknya lebih seru deh." ajak Sonya.


"Eemmm... boleh juga, yuk kita pindah ke karpet di bawah." setuju Vanya.


Mereka pun duduk di atas karpet menonton drakor terbaru yang masih on going dengan beberapa camilan dan minuman yang di bawakan oleh pelayan yang di perintahkan oleh Sri.


"Aaaaa...Kang Tae moo ganteng banget sih."


"Mau dong di peluk juga."


"Aaaa...aku baper..."


Dan masih banyak lagi yang mereka ucapkan saat menonton drama business proposal.


Setelah nonton drakor, mereka pindah baca cerita novel di aplikasi novelt**n.


"Aaaa...si prianya peka banget sih, kan aku jadi bapeurr." seru Sisil sambil menonjok nonjok bantal yang ada di pangkuannya.


"Dih, baper kok sama ketikannya author." ledek Sonya.


"Biarin wlekk." balas Sisil.


Sedangkan Vanya tak menghiraukan mereka berdua, karena dia lagi fokus baca cerita dan tak bisa di ganggu.

__ADS_1


...***...


definisi nyindir diri sendiri 😂


__ADS_2