Catatan Dinasti Seribu Tahun

Catatan Dinasti Seribu Tahun
11. Laporan Kemajuan Terkini


__ADS_3

Dua hari setelah air sampai ke Perkemahan Bawah, kelompok yang membuat jalur kereta ke barat pun kembali. Setelah mereka menemukan sebuah lembah dan tidak dapat melanjutkan memasang rel kereta melewatinya.


Kini pengambilan air dari luar tanah Pharos pun telah dihentikan. Orang-orang mengisi menara air dari sungai di dinding sisi barat perkemahan.


Seminggu kemudian kereta uap kedua pun sudah selesai dibuat. Sekarang bangunan yang seperti kandang kuda, tempat yang sebelumnya digunakan untuk merakit kereta uap tersebut, sudah dibangun menjadi lebih pantas. Dan Nata memberinya nama 'stasiun kereta'.


Kereta kedua mulai dijalankan, tak lama setelah rel kedua yang menuju ke arah wilayah barat sudah selesai dibuat. Kurang lebih seminggu setelah kereta tersebut selesai. Rel tersebut dipasang berjajar disebelah rel pertama yang telah dibuat sebelumnya.


Meski baru menuju ke arah barat saja, namun dua jalur kereta itu sudah bisa digunakan untuk berpergian bolak balik secara bersamaan. Kebanyakan digunakan untuk membuat sarana jalan dengan semen di sepanjang jalur sungai dan rel kereta. Seperti jalanan yang dibuat menuju ke pantai Mado. Dan juga digunakan untuk membangun stasiun yang lain di beberapa tempat di sepanjang jalan dari Perkemahan Atas menuju ke Lembah Barat.


-


Tampak pertemuan di lakukan lagi di tenda Lucia setelah makan siang. Kali ini pertemuan digunakan untuk melaporkan perkembangan rancangan tugas tiap-tiap orang selama 5 bulan ini.


Terlihat kini di dalam tenda tersebut terdapat meja kayu bundar yang sangat lebar. 15 kursi tarpasang melingkarinya dalam dua sap. Dilingkaran pertama, terdapat 7 kursi yang berisi; Nata, Lucia, Orland, Madron, Helen, Couran, dan Haldin.


Serangkan lingkar kedua terdapat 8 kursi yang berisi; Aksa, Amithy, Dirk, Luna, Selene, Ellian, Val, dan Lily.


Sementara dipinggiran tenda duduk di kursi yang juga menghadap ke arah meja bundar tersebut; Jean, Caspian, Katarine, Cedrik, dan Margaret.


"Karena air sudah mengalir, dan jalur kereta sudah bisa digunakan untuk menuju ke wilayah barat. Jadi untuk mempercepat waktu. Maka nona Ellian dan para Botanikal nya akan langsung pindah ke tempat yang sudah direncanakan untuk di gunakan sebagai area perkebunan. Juga bersama tuan Selene segera mulai mempersiapkan lahan untuk binatang ternak dan sebagainya" Nata memulai pertemuan tersebut. "Oh, kita juga akan memindahkan tenda para pekerja yang akan membantu pekerjaan mereka berdua ke tempat tersebut" tambahnya kemudian.

__ADS_1


Terlihat Eliian dan Selene mengangguk paham.


Nata kembali meneruskan ucapannya. "Lalu, tenda di Perkemahan Bawah yang lain juga akan kita pindah ke atas, di sepanjang aliran sungai. Agar lebih mudah untuk melakukan pekerjaan yang lain dan juga tidak terlalu sesak seperti sekarang" Nata menjedah.


"Jadi nantinya bekas Perkemahan Bawah itu akan digunakan untuk menampung bahan-bahan yang kita pesan dari wilayah utara sebelum nantinya dinaikan keatas" Nata melanjutkan, "sedang untuk Perkemahan Atas ini juga akan digunakan seluruh wilayahnya untuk Atelir dan segala hal yang diperlukan tuan Haldin. Perkemaha Atas ini akan pindah seluruhnya ke sebelah barat stasiun kereta itu" tutupnya kemudian.


Terlihat semua orang mengangguk paham mendengar ucapan Nata.


Kemudian Nata melanjutkan lagi ucapannya. "Dan yang terakhir dari saya. Bahwa dua minggu dari sekarang kita akan memulai untuk membangun jembatan melewati Jurang Besar di sisi selatan itu. Untuk mulai menghubungkan wilayah ini dengan wilayah tengah. Dan sementara kita juga akan mempersiap kan kelompok untuk membangun jembatan air yang berada di Lembah wilayah barat. Namun setelah jembatan Jurang Besar itu selasai dibuat" tutupnya kemudian.


Masih belum ada yang menyela terhadap rencana yang dijelaskan oleh Nata tadi.


"Baiklah kalau begitu, sekarang silahkan laporannya tuan Orland" ucap Nata kemudian, tanpa menunggu lebih lama.


"Untuk orang-orang baru. Sampai saat ini sudah ada lebih dari dua puluh orang yang berasal dari kota dan desa di sekitar tanah ini yang bergabung. Meski masih dari wilayah utara saja. Dan seperti saran dari anda, Nona Luna melakukan penyelidikan tentang latar belakang orang-orang yang akan bergabung dengan kita. Dan dua puluh lebih orang tersebut memiliki latar belakang yang memenuhi syarat dari kita" tutup Orland kemudian.


"Kita harus tetap berhati-hati dalam memilih calon warga kota kita kelak" Nata menanggapi laporan Orland.


"Saya juga sudah mulai menghubungi orang-orang di selatan untuk menyebarkan kabar bahwa kita memerlukan penduduk dan pekerja. Juga tentang jalur yang akan dibuat menyebarangi tanah Pharos ini" Amithy tiba-tiba berucap dari kursinya di lingkar kedua diantara Orland dan Lucia. "Terutama di kota Varun, wilayah kerajaan Urbar. Karena saya memiliki kerabat ditempat tersebut" lanjutnya menjelaskan.


"Bagus sekali, nyonya Amithy. Tepat saat kabar itu menyebar, jalur kereta uap menuju wilayah selatan juga pas selesai dibuat" ucap Nata menanggapi ucapan Amithy.

__ADS_1


Kemudian karena sesuai urutan, sekarang Madron yang duduk disamping Orland lah yang akan menyampaikan laporan.


Tampak pria Narva bersuara cempreng itu mulai berbicara setelah membuka kertas dihadapannya.


"Untuk pasokan logam Dracz dari wilayah Estrinx sudah berjalan dengan baik. Juga untuk penambangan kita di wilayah pesisir timur juga sudah mulai melakukan pengiriman material secara berkala" Madron menjedah untuk melihat catatan di kertas diatas meja dihadapannya itu. "Kemudian, kita perlu banyak tenaga kerja lagi untuk melakukan penjagaan pos dan pengawasan jalan. Disamping untuk pekerja di tambang itu sendiri" tutupnya kemudian. Lalu memberi tanda kepada Dirk di lingkar kedua dibelakangnya.


"Oh, sedang untuk perdagangan kami juga sudah mulai melobi beberapa pedagang utara yang menjual dagangan mereka ke selatan, begitupun sebaliknya" saut Dirk yang sedikit tidak siap akan tanda dari Madron. "Pietro juga sekarang kembali ke kotaraja untuk melakukan persiapan. Kami berencana akan membuka sebuah penginapan, restauran, dan bar di stasiun pemberhentian kereta uap tertentu, seperti saran anda. Agar mempermudah para pedagang dan orang-orang yang memerlukan sesuatu ditengah penyeberangan mereka melewati tanah ini" tutupnya kemudian.


"Bagus sekali tuan-tuan. Bila penyeberangan kereta uap itu sudah dibuka, tempat seperti stasiun itu adalah sarana paling baik untuk menjual komoditas kita yang lain" ucap Nata menanggapi laporan Madron dan Dirk.


"Untuk bahan-bahan yang kita perlukan dari selatan sebenarnya sudah disiapkan. Namun alangkah lebih baik bila kita menunggu jalur kereta uap ke selatan selesai terlebih dahulu, agar pengirimannya tidak memakan waktu dan biaya lebih" kali ini Luna yang berucap. Gadis Getzja itu duduk di belakang antara Madron dan Helen.


"Baiklah, nona Luna. Saya akan jadikan catatan saya" jawab Nata seraya mulai menulis sesuatu diatas kertas dihadapannya.


Kemudian giliran Helen yang melakukan laporan. "Untuk penjelajahan dan pembersihan wilayah barat sudah sepenuhnya selesai. Dibantu oleh tuan Selene dan kelompok Bintang Api, kita juga sudah memetakan wilayah berdasarkan tingkat bahaya hewan yang berada di tempat tersebut, seperti yang anda minta" ucap gadis berambut emas itu dengan tegas. "Setelah ini sasaran kita adalah melakukan penjelajahan wilayah tengah" tambahnya kemudian.


"Baiklah, nona Helen. Mungkin sebelum jembatan ke wilayah tengah selesai kita buat, anda dan yang lain bisa ikut mengawal pembangunan yang akan dikerjakan nona Ellian dan tuan Selene di wilayah barat" ucap Nata memberi perintah.


"Baik tuan Nata saya mengerti" jawab Helen cepat.


Dan kemudian setelah membahas tentang cara-cara pemindahan perkemahan, akhirnya pertemuan itu dibubarkan.

__ADS_1


-


__ADS_2