
Sehari kemudian, tiba-tiba rombongan Yllgarian mendatangi gedung pertemuan. Dan kemudian meminta untuk bertemu dengan Nata dan Lucia. Tampak Lily dan Fang ada bersama rombongan tersebut.
"Sebelumnya kami berterima kasih banyak atas segala kebaikan anda sekalian dalam mengurusi kami selama berada disini," ujar Vurg si burung hantu membuka perbincangan.
Tampak dinruangan tersebut hanya ada 5 ketua Yllgarian, Nata, Lucia, dan Aksa. Sisanya berada di luar gedung tersebut.
"Tidak perlu sungkan, tuan Vurg," jawab Lucia.
"Wah, kita punya Wiseman dari Yllgarian" bisik Aksa di sebelah Nata. "Ada Batwoman versi Beast segala."
"Sudah diam saja kamu" perintah Nata juga dalam bisik.
"Mungkin kami akan terkesan tidak tahu diri tentang hal ini. Tapi kami memiliki permintaan" Vurg berucap kembali.
"Kami akan sebisa mungkin membantu" jawab Lucia lagi.
"Setelah menimbang selama satu setengah bulan di tempat ini, kami menilai perjalan kami menuju ke selatan pasti masih jauh dan mungkin akan menemui banyak bahaya. Karena harus melewati banyak sekali kerajaan wilayah selatan" Vurg menjedah penjelasannya, "Sedang berada disini kami merasa terlindung. Kami mulai merasa terbiasa dengan lingkungannya. Maka dari itu, apakah boleh bila kami menetap dalam hutan di selatan gunung Sekai?" Tutup Vurg dengan sebuah permintaan.
"Maksud anda menetap, adalah hidup dihutan tersebut? Untuk selamanya?" Tampak Lucia memastikan.
"Benar. Mungkin permintaan kami sudah keterlaluan dan melewati batas. Tapi menurut kami, disini adalah tempat yang paling aman untuk kami tinggal" kali ini Golus si banteng ikut angkat bicara.
"Bukan kah hutan Sekai lebih kecil bila dibanding hutan-hutan di selatan atau di utara sana? Apakah tidak terlalu sempit untuk kalian semua?" Tampak Lucia masih bertanya memastikan.
"Memang hutan tersebut terhitung kecil dibanding hutan yang ada diluar sana, namun hutan tersebut masih cukup besar untuk kami semua meski berjumlah tiga ratus orang" Vurg menjawab.
"Kami, percaya kami akan aman ditempat ini karena kami tahu bahwa kalian orang yang kuat. Dan juga baik. Bila tidak, tidak mungkin nona Lilian mau bersumpah setia pada manusia" kali ini Farel si macan kumbang yang berucap.
"Aku makin suka dengan mereka" saut Aksa kemudian.
__ADS_1
"Tapi mungkin kalian akan sering bertemu dengan kami, secara kami juga sedang melakukan pekerjaan disekitar hutan tersebut. Kalian tidak akan bisa benar-benar terisolasi dari dunia manusia seperti saat kalian ada dihutan yang lebih luas" ujar Lucia.
"Hal tersebut juga sudah kami bicarakan sebelumnya, dan kami akan menerimanya. Kami juga siap untuk membuat kesepakatan bersama" jawab Vurg.
"Yang penah ku dengar dari Lily, kalian akan dianggap sebagai klan terbuang bila berurusan dengan pergerakan politik manusia" Nata mengatakan yang ia tahu.
"Memang benar. Tapi ada alasan mengapa kami membuat aturan tersebut. Kami juga memiliki harapan besar kepada kota kalian untuk berkembang menjadi sesuatu yang akan membawa perubahan di daratan Elder ini" kali ini Farel yang menjawab.
"Kami sangat tersanjung mendengar hal tersebut tuan Farel. Saya mengijinkan anda sekalian untuk tinggal di dalam hutan Sekai, bila memang anda tidak keberatan akan semua hal tadi" ujar Lucia kemudian. Yang sudah merasa cukup yakin.
"Terima kasih atas kebaikan kalian. Mulai besok kami akan segera berkemas memasuki hutan" ujar Vurg kemudian.
Dan setelah itu, para Yllgarian tersebut mengundurkan diri. Dan kemudian tampak Lily memasuki ruangan.
"Apakah menurut anda tidak apa-apa mereka tinggal berdekatan dengan para manusia, nona Lily?"
"Apa itu Lily? Sepertinya serius?" Nata tampak membenahi posisi duduknya.
"Benar. Mungkin kalian sudah mendengar ini sebelumnya, tapi saya baru saja dengar tadi dari para Bijak saat saya bertandang ke perkemahan mereka"
"Dan tentang apa itu?" Kali ini Aksa yang bertanya, juga terlihat penasaran.
"Ini tentang gelang Scion" saut Lily singkat.
"Oh, gelang super ultra rare ultimate weapon itu?" Kali ini Aksa yang bertanya memastikan
"Oh, saya sudah mendengar hal tersebut" Lucia berucap.
"Menurut cerita mereka, ada orang yang memiliki sihir kepemilikan. Dan bila orang itu kemarin datang ke desa para Yllgarian itu untuk mengambil gelang tersebut, berarti ada kemungkinan dia sedang mengumpulkan gelang-gelang tersebut. Dan cepat atau lambat, akan ada bencana besar yang menimpa daratan ini" Lily tampak benar-benar kuatir.
__ADS_1
"Menurut Yvvone sendiri, dia juga sedang mencari tahu tentang hal tersebut" Nata memberi informasi.
"Kekuatan gelang itu sungguh luar biasa, jadi kalian harus siap saat hal terburuk, gelang tersebut harus muncul di atas daratan Elder" ucap Lily memberi peringatan serius.
"Kami mengerti, Lily" jawab Nata kemudian. "Kami akan bersiap-siap akan hal tersebut" tambahnya kemudian.
-
Setelah itu para Yllgarian tersebut membuat sebuah pemukiman tepat di tengah hutan Sekai. Hanya ada beberapa orang yang berhubungan langsung dengan hutan tersebut, yaitu; trio pemburu, Selene, dan warga desa Fla. Dan para Yllgarian sudah akrab dengan orang-orang tersebut.
Selene mulai pindah sementara di sisi timur, bersamaan dengan para Yllgarian yang pindah kedalam hutan. Dibantu para Yllgarian tersebut, Selene membangun sebuah pondok kayu di bibir hutan. Lalu membuat lahan ubtuk pembudidayaan serangga seperti kumban dan lebah.
Sementara tak jauh dari tempat tersebut. Terdapat lahan pertanian dan perkebunan milik Ellian. Dan karena Ellian tidak ikut pindah ke wilayah timur, maka tugas pemeliharaannya dilakukan oleh Selene. Dibantu oleh saudaranya dan juga Livia.
Sedang Ivvone yang sudah tidak perlu lagi mengantar Yllgarian itu ke selatan, kini sudah kembali ke rencana awal nya untuk kembali menyelidiki para penculiknya. Dan juga misteri tentang pencarian gelang Scion.
Kali ini Ivvone bekerja sama dengan Caspian dan Luna. Mereka akan saling membantu mencari tahu dan berbagi kabar perihal tersebut.
Lalu kemudian Yvvone meminta Luna untuk menjaga Seigfried selama ia tidak ada di tanah tersebut. Sedang Seigfried sebenarnya keberatan, tapi ia tidak berani membantah Ivvone.
Dan meskipun ia melarikan diri, Yvvone akan dengan mudah menemukannya. Jadi ia setuju untuk tinggal di tanah Pharos dalam pengawasan Luna. Disamping karena ia merasa aman dari orang-orang yang mengejarnya, juga orang-orang tanah Pharos cukup baik kepadanya.
Namun setelah sehari bersama Luna, ternyata di ketahui Seigfried memiliki pengetahuan yang sangat berguna tentang seluk beluk dunia bawah dan kriminalitas. Dan kemudian dengan sedikit bujuk rayu dan paksaan, akhirnya Seigfried resmi menjadi bawahan Luna.
Sementara itu Nata menuju ke selatan. Untuk membantu membangun wilayah tersebut.
Sedang selepas kepergian Yvvone Aksa tampak kehilangan semangatnya. Ia terlihat selalu murung, sampai akhirnya Lucia menyarankannya untuk berlibur, berkeliling tanah Pharos.
-
__ADS_1