
"Baiklah kalau begitu, kita akan lanjutkan" Nata berucap mencoba mengembalikan alur pertemuan tersebut.
"Untuk bidang peternakan, kami sudah menyiapkan persediaan bahan pangan hewani untuk wilayah selatan dalam musim ini" Selene yang duduk tepat disebelah Orland segera menyahut. "Dan setelah sempat berbicara dengan tuan Dirk dan tuan Cedrik, juga untuk ikut membantu menggiatkan wilayah baru di selatan, maka kedepannya, bidang peternakan akan membuka sebuah permintaan ke balai pertukaran jasa, untuk penangkapan hewan mistik tertentu. Sekaligus untuk mengisi tempat suaka hewan" ucapnya kemudian.
"Wah, itu ide yang sangat bagus, tuan Selene" Nata berucap. "Memang itu adalah salah satu cara untuk kembali menggerakan kehidupan wilayah di selatan"
"Bidang pertanian dan perkebunan juga akan melakukan hal yang sama. Kami juga akan membuka permintaan untuk mencarikan tumbuhan-tumbuhan tertentu" Ellian yang berada di sebelah Selebe ikut menambahi.
"Ya, selain kelompok yang bertugas untuk mengurusi bahan bakar dan bahan Nitrat sudah dibentuk, sudah tidak ada lagi yang perlu saya laporkan lagi" Selene berucap, seraya membuat gerakan tangan untuk mempersilahkan Ellian yang berada di sebelahnya.
"Untuk bidang pertanian dan perkebunan juga sudah menyiapkan persediaan bahan pangan untuk wilayah selatan dalam musim ini" Ellian segera berucap. "Sedang pembudidayaan tanaman diluar bahan pangan, seperti obat-obatan dan bahan dasar untuk wanita berdandan, juga semakin diminati oleh petani kita. Terima kasih kepada tuan Dirk, karena telah memberikan penghasilan yang menjanjikan untuk mereka" imbuhnya kemudian.
"Itu karena kualitas bahan yang dihasilkan mereka memang bagus dan di gemari oleh pasar" Dirk segera membalas dari seberang meja.
"Dan yang terakhir, rencana kita membentuk kelompok Botanical untuk mulai menangani pertanian di wilayah selatan, sekarang sedang dalam pengerjaan. Mungkin kita juga akan menyertakan orang-orang dari wilayah selatan, dan beberapa Yllgarian yang memang tertarik dan ahli dengan tumbuhan-tumbuhan hutan. Sekian." Ellian menutup.
"Baik, selanjutnya" ucap Nata yang terlihat sibuk mencatat laporan-laporan tadi kedalam bukunya di atas meja.
"Untuk bidang ilmu pengetahuan dan kebudayaan, kita akan mulai menyiapkan pengajar dan mulai membuka sekolah-sekolah untuk anak-anak di wilayah selatan. Sedang buku pelajaran serta buku tulis, sedang dalam persiapan" Couran yang berada di sebelah Ellian bericap. "Hanya itu yang bisa saya laporkan" ucapnya lagi seraya menatap ke arah Haldin yang duduk disampingnya.
"Untuk bidang industri, karena para pengerajin kami sudah mulai disebar ke berbagai tempat dan bidang, maka kami akan mempercepat rencana membuka sebuah pusat pelatihan di dasar Ceruk Bintang" Haldin memulai laporannya. "Dengan begitu, kita akan tetap memiliki tenaga kerja untuk menghasilkan hal-hal utama yang dibutuhkan di wilayah pusat ini" lanjutnya lagi.
"Ide bagus, tuan Haldin. Lagi pula semua Atelir kita berada di dasar Ceruk Bintang. Kedepannya kita bisa menjadikan tempat tersebut sebagai sebuah akademi untuk para pengerajin" Nata terlihat sangat setuju dengan rencana Haldin. Kemudian ia mulai menulis sesuatu di dalam bukunya dengan bersemangat.
Sementara tampak Go yang duduk di samping Haldin, berdeham pendek sebelum mulai berucap. "Hal yang diutamakan dari bidang pertambangan sekarang ini adalah pembentukan kelompok penambang baru untuk mulai melakukan pemeriksaan wilayah, di pegunungan barat Saronia. Sudah hanya itu saja yang perlu saya laporkan" ucapnya kemudian.
"Baiklah. Tapi bila memungkinkan, kita juga harus mempekerjakan orang-orang lokal di sekitar daerah tersebut, nona Go" Nata memberi saran.
"Saya mengerti" jawab Go cepat.
__ADS_1
"Baik. Silahkan tuan Madron" ucap Nata mempersilahkan Madron untuk memberikan laporan.
"Untuk bagian prasarana, sekarang pembangunan tempat berisi alat penyimpan tenaga listrik yang akan terhubung dengan generator dari kincir air di atas bendungan itu, sudah selesai dibangun. Sekarang kita sedang mengerjakan penanaman jaringan tali tembaga yang dibungkus getah dan pipa besi itu, menuju ke segala tempat di tanah ini" Madron mulai melaporkan.
"Oh, kabel listrik? Bagus sekali. Tak lama lagi, wilayah ini akan meninggalkan kayu bakar dan minyak untuk penerangan di jalanan dan ditiap-tiap rumah" terlihat Nata berseri-seri. Hal yang tidak bisa dipahami oleh yang lain.
"Tapi mungkin tembaga yang kita miliki saat ini tidak akan cukup untuk bisa mencapai semua wilayah" Madron menambahi.
"Sepertinya pegunungan di selatan Saronia itu memiliki bahan tambang tembaga. Karena yang saya tahu ada beberapa penambang skala kecil yang menambang tembaga di tempat tersebut" Go menanggapi kebutuhan Madron.
"Syukurlah, bila memang kita bisa menambangnya sendiri. Tapi tetap untuk sementara, bantu tuan Madron untuk membeli tembaga dari wilayah lain, tuan Dirk" kali ini Nata berucap kepada Dirk.
"Baik, tuan Aksa" jawab Dirk cepat.
"Lalu untuk perkembangan pembangunan jalan di wilayah selatan, sekarang ini sudah menyentuh hingga ujung distrik delapan di provinsi barat. Hanya tinggal menara jaga saja yang masih dalam pengerjaan" Madron melanjutkan laporannya. "Saat ini masih sampai distrik tiga" tambahnya kemudian.
"Saya sangat membutuhkannya, nyonya Amithy. Mungkin setelah ini kita bisa membahas tentang hal ini lagi" Madron segera menanggapi tawaran Amithy dengan antusias. Sementara Amithy hanya mengangguk kecil menjawab.
"Sudah. Hanya itu laporan dari saya" Madron berucap yang kemudian memberi tanda kepada Dirk untuk melanjutkan.
"Baiklah. Untuk bidang perdagangan, kita sudah mulai membuat jalur perdagangan dengan kerajaan-kerajaan daratan selatan yang lain. Juga dengan kerajaan di daratan utara, kecuali kerajaan Elbrasta yang sekarang sedang terjadi masalah" Dirk berucap. "Juga seperti yang sudah tuan Selene dan nona Ellian katakan tadi, bersama dengan kelompok Bintang Api, kita akan mulai menggerakan perdaganan di wilayah selatan itu" tambahnya lagi.
"Benar kata tuan Dirk. Karena sekarang untuk beberapa serikat dan perkumpulan dari wilayah selatan yang sebelumnya di daftarkan ulang, sudah seluruhnya kita periksa" Cedrik yang berada di sebelah Dirk menambahi. "Dan beberapa sudah mulai berjalan. Tapi tidak sedikit juga yang harus mengalami sedikit perubahan dalam struktur kelompok mereka, untuk menyesuaikan dengan syarat peraturan yang kita miliki" jelasnya kemudian.
"Sementara hanya itu saja laporan dari saya. Silahkan dilanjutl tuan Cedrik" Dirk berucap lagi, setelah terlihat Cedrik seperti sedang menunggu lanjutan laporan dar dirinya.
"Untuk bidang keamanan wilayah, hanya rencana pembentukan anak kelompok untuk wilayah selatan saja yang sekarang sedang menjadi perhatian kami. Selebihnya sudah berjalan seperti biasa" jawab Cedrik yang hanya melapor sedikit.
"Sekarang berapa jumlah anak kelompok yang anda miliki, tuan Cedrik. Apakah masih cukup untuk melakukan perlindungan wilayah?" Nata bertanya.
__ADS_1
"Sekarang kami memiliki tiga anak kelompok yang masing-masing terdiri dari sepuluh orang anggota" Cedrik menjawab. "Dan bila hanya untuk melindungi wilayah ini dan satu distrik lagi, kita masih mampu melakukannya. Lebih dari itu, kami tidak sanggup" tambahnya kemudian.
"Kemarin kami juga bertemu dengan para petarung yang sepertinya cocok untuk pekerjaan sebagai petarung bayaran, tuan Cedrik" sekali lagi Amithy menyela.
"Benarkah, nyonya Amithy? Kita akan membicaranya lagi setelah ini" Cedrik terlihat sedikit lega mendapati Amithy yang kemungkinan bisa meringankan bebannya.
"Baguslah, kalau memang begitu. Sekarang, silahkan nyonya Amithy" Nata mempersilahkan Amithy.
"Terima kasih. Jadi audisi yang kita lakukan kemarin, benar-benar sangat membantu" Amithy memulai untuk melaporkan. "Sekarang kita sudah memiliki tenaga kerja yang cukup ahli untuk mengisi posisi-posisi yang kita butuhkan. Hanya kurang beberapa saja, sekarang" lanjutnya kemudian.
"Meski sebagian besar masih di dominasi oleh para bangsawan dan keluarga pedagang kaya yang memiliki pendidikan cukup, namun nama-nama mereka benar-benar diluar radar kita. Kebanyakan mereka dari keluarga cabang, dan bukan bangsawan yang menonjol" Amithy melanjutkan.
"Lalu bagaimana dengan pergerakan bangsawan berpengaruh di tiap-tiap wilayahnya, nyonya Amithy?" Nata bertanya terlihat penasaran.
"Beberapa sedang melakukan pengamanan semua harta mereka, sebelum kita selesai melakukan pengkajian ulang terhadap daftar kepemilikan bangsawan hasil dari pemberian kerajaan.Yang nantinya akan kita sita kembali" Amithy menjawab. "Sedang yang lain mulai bersiap meninggalkan wilayah yang sebelumnya mereka tempati. Pergi ke tempat sanak keluarga mereka yang berada di wilayah kerajaan lain" tambahnya.
"Apa tidak ada bangsawan berpengaruh yang ingin tinggal dan bergabung dengan kita?" Kali ini Lucia yang bertanya.
"Hanya ada satu-dua keluarga saja. Karena kebanyakan, disamping mereka kuatir dengan hilangnya status kebangsawanan mereka, juga karena sosok wilayah kita sekarang ini terlihat meragukan di mata mereka" Amithy menjawab.
"Mungkin memang sudah saatnya untuk kita menganti Image wilayah ini. Memberi wilayah kekuasaan ini nama baru untuk merubah anggapan orang" Nata menambahi. "Karena selama ini orang menyebut wilayah ini dengan sebutan tanah mati, yang berkonotasi negatif. Atau wilayah Pharos. Padahal kita juga tidak memiliki sangkut pahut, dan bahkan tidak ada niatan ingin membangkitkan kembali peradaban Pharos itu"
"Aku setuju. Kita harus memberi nama baru untuk menjauhkan wilayah ini dari penilaian buruk orang tentang tanah mati dan peradaban Pharos" Amithy menanggapi ucapan Nata.
"Benar, kita harus memberi nama baru untuk wilayah ini. Tapi kita juga tidak bisa membawa-bawa nama Elbrasta untuk wilayah ini. Karena hal tersebut akan menimbulkan masalah dikemudian harinya" Orland menambahi.
"Benar. Aku juga tidak ingin memberi nama wilayah ini dengan nama leluhurku" Lucia menanggapi ucapan pamannya. "Karena ini adalah wilayah kita semua, maka sebaiknya kita undang parlemen untuk memikirkan nama wilayah ini bersama-sama" tambahnya kemudian. Yang dijawab dengan anggukan setuju dari yang lain.
-
__ADS_1