
Pagi berikutnya Nata, Aksa, Lily, ditemani Cornelius, dan Dirk tampak berkeliling kotaraja. Lucia tidak bisa ikut menemani, karena disamping akan merepotkan karena harus membawa banyak pengawal, juga Lucia harus menuju istana bersama Orland untuk mengurus pelelangan kastil di wilayah barat yang akan ia terima setelah ini.
"Di kotaraja ini ada beberapa kelompok dagang yang menangani beberapa jenis barang dagangan" ucap Dirk memberi informasi saat mereka sedang berada di pasar kotaraja tersebut.
Tempat yang disebut pasar itu jauh lebih besar dari pasar-pasar kota yang pernah Aksa dan Nata lihat selama ini.
Lebar area pasar itu kurang lebih dua blok atau meliputi wilayah dua gang. Yang mana jedah tiap gang adalah empat rumah berjajar kesamping dan dua sampai tiga rumah kebelakang.
"Apa itu kelompok dagang, tuan Dirk? Apa mereka semacam pedagang-pedagang yang membuat kerjasama untuk menjual dan mendistribusikan barang?" Tanya Nata seraya memecah kerumunan orang di jalanan.
"Benar mereka adalah para pedagang yang mengadakan kerjasama untuk saling membeli dan menjual komoditas dari berbagai tempat di seleruh Elder ini" jelas Dirk yang masih dengan terus berjalan.
"Oh, Korporasi" gumam Aksa.
"Mereka dibentuk secara bersama atau ada satu orang yang membuatnya, kemudian baru diikuti oleh pedagang lainnya?"
"Kelompok dagang itu memang dibentuk oleh satu atau dua pedagang, dan kemudian baru mereka mencari pedagang-pedagang lain untuk ikut bekerjasama"
"Apakah harus ada ijin atau jaminan dari penguasa atau kerajaan untuk membuat kelompok dagang tuan Dirk?"
"Sebenarnya tidak tuan Nata, tapi untuk pedagang-pedagang awal akan susah untuk menarik anggota bila mereka tidak memiliki jaminan. Entah hanya untuk saksi perjanjian mereka, agar tidak ada yang melanggar, atau bila melanggar akan diberikan sangsi yang seharusnya, atau untuk memastikan bahwa penguasa tidak iseng mengganggu jalur perdagangan mereka"
"Tapi tidak perlu bila pembuat kelompok dagang itu adalah seorang bangsawan?"
"Benar sekali. Maka dari itu hampir seluruh kelompok dagang yang menjual barang-barang yang menguntungkan atau memiliki permintaan tinggi, dibentuk oleh para bangsawan" jelas Dirk kemudian.
"Seperti itu ternyata. Dan kalau untuk bidang perdagangan anda tuan Dirk, apa garmen yang anda jual itu hasil jadi, atau anda memiliki pekerja untuk membuatnya?" Tanya Nata lagi.
"Sebagian besar saya mengambil barang jadi dari pengerajin di pelosok wilayah kerajaan ini. Sedang untuk baju, saya memiliki setidaknya lima belas penjahit. Itupun kusus untuk membuat baju para bangsawan"
"Oh, dan apakah mereka menjahit baju tersebut secara manual?"
"Benar" jawab Dirk cepat.
__ADS_1
"Butuh waktu berapa lama untuk menyelesaikan satu baju tuan Dirk?"
"Kurang lebih satu minggu" terlihat Dirk sudah mulai curiga tentang kenapa Nata menanyakan cara dan waktu pengerjaan membuat pakaian bangsawan itu.
"Pantas hanya kusus untuk bangsawan saja. Pasti baju itu mahal harganya"
"Benar seperti itu tuan Nata, dan kenapa anda mempertanyakan hal tersebut?" Tanya Dirk akhirnya karena tidak sabar.
"Kami punya metode membuat baju dan segala bentuk garmen lainnya dengan lebih efisien" ucap Nata yang membuat Dirk tersenyum.
"Benarkah?" Ini yang dari tadi Dirk tunggu-tunggu.
"Benar, paling kami memerlukan banyak bahan mentah dan pekerja untuk membuatnya" ucap Nata menjelaskan.
"Saya akan sehera usahakan mengenai hal tersebut" jawab Dirk langsung tanpa jedah berpikir.
-
Sekarang mereka ada di alun-alun selatan kota.
"Kurasa kita bisa mencari mereka di Balai Pertemuan Pertukaran Jasa" jawab Dirk saat mereka sudah mulai duduk dibangku yang ada di area tersebut. Melepas lelah.
"Apakah ada serikat atau kelompok untuk para penyihir?" Nata merubah pertanyaannya.
"Tidak yang seperti itu. Tapi mereka punya asosiasi penyihir di kotaraja ini. Asosiasi ini lebih kesebuah lembaga yang memberikan ujian dan penilaian tingkat kemampuan sihir seseorang sebelum mencari pekerjaan" jelas Dirk.
"Oh, penilaian dengan menggunakan kristal Hexe itu?" Kali ini Aksa yang berucap.
"Ya, itu salah satunya"
"Baiklah kalau begitu nanti aku akan minta putri untuk menghubungkan kita ke mereka" ucap Nata kemudian.
"Menghubungi asosiasi penyihir? Untuk apa? Porsi masuk akal dari penyihir dalam sebuah kelompok petarung adalah tiga. Dan untuk penyembuh adalah dua. Selebihnya tidak akan efisien tuan Nata"
__ADS_1
"Saya tidak membutuhkan para penyihir untuk bertarung. Kita akan meruntuhkan paradigma penyihir di dunia ini" seru Nata dengan tampak menggebu-gebu seraya mengepalkan tangan diudara.
"Benar, Jaya selalu!" Aksa mengikuti Nata dengan mengepalkan tangannya keudara
Sedang Lily hanya tersenyum menatap mereka berdua saat Cornelius dan Dirk tampak takut dan kuatir melihat tingkah laku Aksa dan Nata tersebut.
"
Malam harinya setelah makan malam mereka kembali melakukan pertemuan untuk saling memberi laporan kegiatan hari ini.
"Jadi untuk kastil di pesisir barat itu belum bisa kita lelang. Karena ada berbagai pengaturan-pengaturan yang harus di selesaikan terlebih dahulu. Kemungkinan butuh waktu sekitar setengah tahun paling lama" jelas Orland membuka pertemuan tersebut.
"Tadi siang kita mendapat tanggapan dari Lugwin mengenai logam Dracz" ujar Lucia menambahi. "Untuk persiapan awal dia butuh waktu tiga bulan lagi. Dan setelah itu kita akan membahas tentang harga dan jumlahnya" ucapnya kelanjutkan.
"Saya mengerti. Dan satu lagi, apakah kita bisa menghubungi asosiasi penyihir tuan putri?"
"Untuk apa Nat?"
"Kita butuh banyak sekali penyihir terutama yang ahli dalam memanipulasi tanah dan api. Kita butuh untuk membangun jalan dan jembatan"
"Membuat penyihir melakukan pekerjaan membangun? Siapa penyihir yang akan mau melakukan pekerjaan para tukang dan buruh bangunan seperti itu?" Terdengar Cornelius berucap.
"Maka dari itu saya butuh pengaruh tuan putri. Atau mungkin Lily bisa ikut membantu. Dengan ketenaran Lily pasti tidak sedikit yang akan tertarik"
"Aku akan membantu" jawab Lily cepat.
"Baiklah kalau begitu, besok sebelum kita berangkat menuju Zeraza, Aku dan nona Lily akan menghampiri asosiasi penyihir terlebih dahulu" ucap Lucia kemudian.
"Baiklah kalau begitu, kita lanjutkan" ujar Orland memulai laporannya yang lain.
Dan pertemuan itu berlanjut hingga larut. Isi dari sisa laporan itu adalah bahwa ke empat keluarga bangsawan sudah mulai mempersiapkan segala hal yang mereka perlukan seraya menunggu rombongan Lucia kembali dari kota Zeraza.
-
__ADS_1