Catatan Dinasti Seribu Tahun

Catatan Dinasti Seribu Tahun
12.5. Yvvone Story : Menuju Ke Selatan


__ADS_3

"Kenapa aku harus sampai ikut mengalami hal seperti ini?" Keluh Seigfried seraya berjalan mengikuti Yvvone dibelakang. Menerabas semak belukar.


"Sudahlah yang penting kau selamat kan?" Saut Yvvone dengan santainya.


"Bukan itu masalahnya" saut Seigfried seraya memandang sekitarnya.


Puluhan Yllagrian dari banyak klan tampak ikut berjalan bersama mereka. Menembus belantara hutan sehari setelah kejadian dua orang yang menyusup kedalam desa Yllgarian.


Mereka semua meninggalkan desa tersebut karena disamping telah hancur, juga karena kuatir parjurit kerajaan Elbrasta akan menemukan mereka bila masih tetap berada di tempat tersebut.


Setelah beberapa waktu kemudian akhirnya rombongan Yllgarian dan Yvvone juga Seigfried menemukan tempat yang sedikit lebih landai dan terang karena tampak tak banyak pohon menutupi cahaya matahari.


"Jadi coba jelaskan bagaimana bisa ada gelang Scion di desa kalian?" Tanya Yvvone kepada para Bijak, saat mereka akhirnya memiliki kesempatan untuk berbincang.


"Itu cerita yang sudah sangat lama, dan sulit di percaya manusia masih bisa mengingatnya" si burung hantu akhirnya menjawab pertanyaan Yvvone, karena merasa sudah tidak ada lagi yang perlu mereka sembunyikan.


"Gelang itu dititipkan oleh nona Stelar tiga ratus tahun yang lalu setelah peperangan besar Elf selesai terjadi. Setelah itu kami pun juga sudah mulai melupakan keberadaannya" tambah si burung hantu itu melanjutkan dari bawah sebuah pohon besar, tempatnya duduk.


Yvvone terlihat mengangguk kecil seraya terus mendengarkan cerita Yllgarian tersebut. Gadis Elf dan Siegfried duduk bersila diatas tanah dihadapan burung hantu tersebut.


"Dan pria Morra yang datang belakangan itu bisa mengetahui gelang Scion itu berada di dalam salah satu pohon dari berpuluh pohon di sekitaran desa itu adalah sesuatu yang sangat mengejutkan" ucap Yvvone kemudian, yang tidak habis pikir saat mengingat ada pria yang muncul tiba-tiba yang langsung dapat menunjuk dimana gelang Scion tersebut disembunyikan.


"Kalau saya tidak salah mengingat. Itu adalah sihir pemanggil. Sihir kepemilikan gelang teraebut" saut si macan kumbang yang duduk di sebuah akar besar tak jauh dari si burung hantu.


"Benar, sihir itu hanya diketahui oleh marga Azuar. Meskipun dapat dipelajari, namun hanya bangsa Elf saja yang bisa menggunakannya" si burung hantu melanjutkan penjelasannya. "Karena dampak penggunaan sihir tersebut bisa sangat membebani aliran Jiwa, yang menjadikannya tidak mungkin untuk bangsa lain menggunakannya. Apa lagi seorang manusia" tuturnya kemudian.


"Benar juga. Tehnik sihir kuno itu memang kebanyakan membebani aliran Jiwa. Tidak efisien" celetuk Yvvone seolah untuk dirinya sendiri.


"Lalu, bukankah pria Morra yang berpakaian seperti pemburu itu datang menggunakan kekuatan batu Arcane?" Kali ini si kelelawar berucap dari sebelah si macan kumbang tadi duduk.


"Benar, itu adalah batu Ruang Waktu. Kami menyebutnya kristal Kala. Batu itu memang digunakan untuk berpindah tempat dalam sekejap" Yvvone menjelaskan hal ia tahu. "Memang, saya merasa pria Morra itu terasa janggal untuk ukuran seorang manusia. Dengan semua pengetahuan dan peralatan sihir dan mistik yang ia punya. Apa lagi untuk seorang Morra" tambah Ivvobe mengeluarkan pendapatnya.

__ADS_1


"Benar. Terlebih tujuannya mencari gelang Scion itu. Untuk apa ia menfari gelang yang berbahaya seperti itu?" Si macan kumbang berucap. Tampak ia sangat kuatir.


"Iya benar. Senjata itu mampu merubah bentuk daratan. Ini benar-benar sangat meresahkan" Yvvone menanggapi ucapan si macan kumbang itu.


"Lalu, setelah ini apa yang akan kalian lakukan?" Tanya Yvvone lagi merubah topik pembicaraan.


"Kami belum tahu. Mungkin kami akan terus bersembunyi di dalam hutan seperti sekarang" jawab si burung hantu.


Terlihat Ivvobe terdiam tampak sedang berpikir.


"Bagaimana kalau kalian menuju ke hutan Tua di selatan. Disana banyak terdapat desa Yllgarian. Dan tidak akan ada manusia yang akan mengusik kalian disana" ucap gadis Elf itu kemudian debgan sebuah ide.


"Tapi hutan itu sangat jauh di selatan. Dengan jumlah kami yang nyaris tiga ratus penduduk, akan susah melakukan perjalanan tanpa diketahui para perajurit Elbrasta" si kelelawar berucap.


"Benar" si burung hantu menyetujui ucapan rekannya.


"Hm" terlihat Yvvone kembali berpikir, "bagaimana kalau kita memutar ke utara menuju wilayah Estrinx. Hutan ini mengambung sampai wilayah utara kerajaan Estrinx. Memang akan memakan waktu lebih lama. Tapi bukanya jauh lebih baik dari pada berada ditempat ini dengan terus bersembunyi merasakan ketakutan" ucapnya kemudian dengan sebuah rencana. "Saya akan mengawal kalian" tambahnya kemudian.


-


"Kurasa ide yang anda beri sangat masuk akal, dan juga karena seluruh penduduk menyetujuinnya, jadi mohon bantuannya untuk menjaga kami di perjalanan jauh ini" ujar si burung hantu berucap saat matahari belum benar-benar berada di langit, sehari kemudian.


"Baik para Bijak. Saya akan membantu untuk menjaga kalian sekuat kemampuan saya" ucap Yvvone seraya membangunkan Seigfried yang sedang meringkuk di dalam jubah panjang kumal disebelah Yvvone.


-


"Hei, Elf? Lalu apa tujuanmu mengantar para Yllgarian ini menuju ke selatan? Bukankah kau masih punya urusan yang belum selesai di tanah ini? Dan lagi berapa lama waktu yang akan mereka butuhkan untuk menyeberangi daratan utara bila harus memutar seperti ini?" Ucap Siegfried panjang lebar ditengah perjalanan mereka di siang harinya.


"Ya, paling kita perlu waktu empat sampai enam bulan untuk sampai ke tanah mati sebelum perbatasan daratan selatan" jawab Yvvone dengan ringan.


"Enam bulan? Lama sekali? Apa kau sudah melupakan masalahmu tentang pencurian dan penculikan itu? Apa kau sudah merasa lega hanya dengan menghajar perempuan itu sebelum mereka berhasil kabur bersama gelang Scion, kemarin?"

__ADS_1


"Tidak juga. Tapi ya kalau dipikir-pikir sih, aku memang merasa sedikit lega, setelah menghajar perempuan Narva itu. Meski begitu, aku masih harus mencari tahu tentang hal yang terjadi kemarin. Terlebih pria Morra yang kemarin muncul secara mendadak itu" kali ini ucapan Yvvone terdengar lebih serius.


"Lalu? Kau tetap akan mengantar para Yllgarian ini menuju ke selatan?"


"Yah, karena aku sedikit merasa bersalah juga karena hancurnya desa mereka separuhnya karena aku" Yvvone membuat wajah bersalah.


"Oh, benar juga. Andai saja kau tidak mengamuk dengan menyerang secara membabi buta dalam desa tersebut. Tapi bukankah itu berarti kau telah menyelamatkan mereka?"


"Sebenarnya, bila dilihat-lihat dua orang itu tidak bertujuan untuk membunuh atau melukai penduduk desa tersebut. Mereka akan pergi setelah mendapatkan gelak itu. Jadi sebenarnya aku tidak perlu juga melakukan apapun untuk menyelamatkan mereka" Yvvone menjawab dengan penjelasan.


"Aku heran, apa cara berpikir Elf selalu ribet dan tidak masuk akal seperti itu?" Timpal pria Morra itu.


"Sudahlah, ayo kita harus bergegas" jawab Yvvone yang kemudian mempercepat langkahnya melewati medan terjal di dalam hutan tersebut.


-


Mereka mulai melakukan perjalanan kearah timur laut menuju ke wilayah Estrinx.


"Mengapa aku masih terus bersama mu dan mereka, bukankah janjinya kau akan melepaskanku begitu tugas ku selesai di desa Yllgarian kemarin?" Ucap Seigfried saat seminggu sudah ia berjalan menembus hutan bersama rombongan Yllgarian tersebut.


"Bukannya kau ingin selamat dari orang-orang yang akan mengejarmu? Bukankah tempat paling masuk akal untuk kabur dari jaringan sekelas kerajaan Elbrasta adalah daratan selatan?" Yvvone menjawab dengan senyum santainya.


"Kau ini benar-benar sangat licik!"


-


Mereka memerlukan waktu 1 bulan setengah untuk tiba di wilayah Estrinx. Dan setelahnya mereka menyusuri perbukitan sisi timur untuk menuju ke hutan selatan wilayah Estrinx yang menyambung langsung dengan hutan selatan wilayah Elbrasta. Dengan begitu mereka akan tetap aman bergerak didalam hutan menuju ke selatan.


Butuh waktu kurang lebih 3 minggu untuk melewati tebing dan lembah timur Estrinx dengan sebegitu banyaknya Yllgarian. Lalu kemudian memakan waktu 5 minggu dari hutan selatan wilayah Estrinx untuk akhirnya tiba di hutan selatan wilayah Elbrasta.


Dan karena harus sangat berhati-hati, perjalanan melewati hutan selatan Elbrasta itu memakan waktu sangat lama untuk menuju ke selatan melewati tanah mati. Mereka membutuhkan waktu 1 bulan setengah.

__ADS_1


-


__ADS_2