
'kenapa aku terus saja memikirkan Felix. Tak seharusnya aku begini. Ayolah Berli..... Kuatkan dirimu'. Batin Berli pada dirinya sendiri
"Kak.. ". Sapa sesorang yang mengejutkan Berli
"Aditya, kau disini?". Jawab Berli
"Iya kak, apa ada masalah kak? Kakak terlihat murung". Ucap Aditya mencari tahu
"Tidak Aditya, kau salah. Aku tidak apa apa". Jawab Berli sambil tersenyum
"Apa kakak yakin?, kakak bisa menceritakan semuanya kepadaku kak. Mungkin aku bisa membantu kakak". Ucap Aditya meyakinkan
"Tidak, ini tidak begitu penting. Sudahlah Aditya.. ". Ucap Berli yang masih dengan wajah murungnya
"Apapun itu, aku akan mendengarkan kak". Ucap Aditya
"Baiklah, kita bicarakan ini nanti saat makan siang. Sekarang aku harus bekerja". Ucap Berli sambil tersenyum
"Baiklah, kak.. Kita bertemu di kantin nanti. Kalau begitu, aku pamit kembali bekerja ya kak". Ucap Aditya berpamitan
"Baiklah". Jawab Berlu tersenyum ramah
'Aku berhasil meyakinkan kak Berli untuk menceritakan masalahnya kepadaku. Setelah itu aku akan menginformasikan nya kepada Pak Felix. Semoga mereka akan membaik kembali'. Batin Aditya
......................
__ADS_1
"Neel sepertinya aku harus pamit sekarang. Aku harus menemui Prianka di rumahnya". Ucap Romi yang berpamitan setelah menyelesaikan mata kuliahnya
"Baiklah Rom, ini hari terakhirmu masuk sebelum di skors. Besok kau tidak akan datang bukan?". Ucap Neel tak bersemangat
"Iya Neel, jika ada masalah kau tinggal menelponku. Dan jangan lupa, datanglah ke rumah... Aku pasti menunggu kedatanganmu dan Adelard". Balas Romi tersenyum
"Baiklah RHati hati Rom". Ucap Neel. Romi langsung bergegas pergi untuk mendatangi Prianka
"Sekarang kau tahu kan, akibat dari melawan Bryan Sezkinlar?". Ucap Bryan yang tiba tiba datang menghalangi jalan Romi
"Aku sedang tidak ingin berdebat denganmu. Menepi sekarang atau aku akan menambah luka itu di wajahmu!". Tegas Romi
"Kau bisa saja melakukan itu. Tetapi kau ingat, skors selama sepekan bukanlah apa apa. Kau akan merasakan hukuman yang jauh lebih parah dariku. Kau tunggu saja nanti". Ancam Bryan sambil tersenyum menyeringai
"Jangan coba coba mengancamku!. Aku tidak pernah takut dengan ancaman kosong darimu!. Sekali lagi aku tegaskan kepadamu. Pada akhirnya kau yang akan kalah!". Ucap Romi penuh penekanan dan amarah
"Jangan pernag bermimpi!". Tegas Romi sambil berlalu pergi. Ia tak ingin menambah masalah kembali.
......................
"Bukankah itu tante Inez? Untuk apa dia berada disini?". Gumam Adelard yang kini sedang berada di rumah sakit. Ia melihat Bu Inez masuk ke ruangan psikolog di rumah sakit itu
"Adelard, ayo nak.. Semua sudah baik baik saja". Ucap Pak Yudi yang membuyarkan pikiran Adelard
"Apa?, syukurlah". Ucap Adelard yang sontak melupakan Bu Inez
__ADS_1
"Baiklah nak, sekarang kita bisa tenang. Ayo.. Sebaiknya kita pulang. Kita harus mengabari kabar baik ini kepada orang di rumah". Ucap Pak Yudi yang langsung merangkul pundak anak lelakinya itu
"Baiklah Ayah". Jawab Adelard tersenyum bahagia
"Kasus Bu Inez itu benar benar sulit. Bukankah kita sudah kewalahan menghadapinya? Tetapi tetap saja dia bersih keras untuk kita bisa membantunya. Benar benar membuatku bingung". Ucap seorang suster yang sedang bicara kepada temannya. Percakapan itu tanpa sengaja terdegar oleh Adelard yang sedang melewati koridor itu
"Iya, ini sulit dan serius". Jawab lawan bicara suster tersebut
'Untuk apa tante Inez datang ke psikolog? Apa terjadi sesuatu padanya?'. Batin Adelard sambil melamun
"Nak, kau kenapa?, kau masih memikirkan kejadian itu?, sudahlah.. Badai sudah berlalu". Ucap Pak Yudi menghibur Adelard
"Iya ayah". Jawab Adelard sambil tersenyum. Namun pikiran nya masih terarah pada keberadaan Bu Inez tadi
.
.
.
Haii guyss karena kemarin aku ga update, hari ini aku update lumayan banyak yaa seneng gaa? 🤩🤩🤗🤗
Oh iya, tentang bahasa yang aku pake di novel ini, mohon maaf kalo ada yang beda ya... di awal aku pake bahasa yang ga baku dan setelah di episode lebih lama aku pake bhasa yang baku. itu mohon maaf banget ya, karena ini novel pertamaku, jadi aku salah hehe.. jadi intinya aku merasa kalo lebih afdol pake bahasa baku iya ga sih? 😜
jadi mungkin kalo nanti memungkinkan, aku akan merevisi episode awal awal menjadi bahasa indonesia yang baku. yaa... dan semoga aku bisa lebih baik lagi di novel keduaku nanti 🤗
__ADS_1
oke.. segitu aja.. jangan lupa LIKE AND VOTE SERTA KOMENTAR di bawah ya 🤗🤗 dukungan kalian bener bener berharga buat aku..
LOVE YOU ALL 🔥🔥