DIA TAKDIRKU

DIA TAKDIRKU
Episode 91 - Luka Hidupku ( Lathesia)


__ADS_3

Meskipun aku sering membuat ulah untuk membuat hubungan ku sendiri hancur, tetapi Felix selalu berusaha untuk memperbaikinya. Padahal, aku melakukan itu semata mata hanya untuk bersama Jeff


Malam itu tiba, aku tidak bisa menolak keinginan Felix yang ingin segera melamarku. Dengan pakaian rapi nya ia dan keluarganya datang ke rumahku. Tentu di sambut ramah oleh kedua orangtua ku.


Acara berjalan dengan lancar, ada sedikit rasa sakit di hatiku saat mengingat tentang kehidupan baru di dalam perutku saat ini.


"Tenang saja, aku hanya mengikatmu. Dan aku tidak memiliki hak sepenuhnya atas dirimu, karena aku belum menikahimu". Bisik Felix di telingaku. Membuat darah ku berdesir hebat.


Bagaimana bisa aku menyianyiakan pria sebaik dia dalam hidupku. Tanpa terasa air mataku meluncur begitu saja dari ufuk mataku. Dengan sigap Felix langsung menyeka nya dengan sapuan lembut jarinya.


Mungkin yang ada di pikirannya sekarang, aku menangis bahagia karena di lamar olehnya. Namun tentu lain di hatiku, aku menangis mengasihi nya karena aku sudah mengkhianati nya.


Dengan lembut Felix mulai menyematkan cincin di jari manis ku. Cincin emas sederhana itu, Felix membelikan nya untuk ku. Sebagai lambang ikatan cinta kami.


Namun seketika upaya nya terhenti saat tiba tiba seorang pria di ambang pintu mengejutkan kami dengan usaha penghentiannya.


"Kau tidak bisa melamar wanita yang akan menjadi Ibu dari anakku!". Ucap seorang pria itu penuh penekanan.


Aku tidak tahu kapan Jeff datang, bahkan ia tak mengabariku untuk kedatangan nya. Yang jelas, ia datang saat Felix hendak melamarku.


Ada perasaan bahagia di hatiku saat melihat ayah dari anak yang ku kandung sekarang kini sudah datang. Namun aku pun merasakan sakit yang di rasakan Felix. Terpaut ribuan kecewa di matanya saat mendengar penuturan Jeff yang suaranya bergema di ruangan itu.


"Apa maksud mu?". Ucap Felix yang langsung beranjak untuk berdiri. Aku melihat amarah nya yang meluap dan hampir menghajar Jeff

__ADS_1


Aku tidak bisa berbohong lagi, dengan berat hati aku menceritakan semuanya di hadapan keluargaku dan di hadapan keluarga Felix. Selain mengecewakan Felix, aku juga mengecewakan mereka karena ulahku.


Ibuku menamparku dengan ribuan amarah nya. Ia benar benar kecewa kepadaku. Felix sejak tadi seolah ingin melampiaskan amarah nya yang meluap, namun tertahan oleh adik nya yang berusaha meredam amarah nya.


Semua hancur, semua kacau karena ulahku.


Aku di usir begitu saja oleh Ibu dan Ayahku malam itu. Tanpa membawa pakaian ku sehelai pun, aku pergi dengan kebaya yang masih aku kenakan untuk acara lamaran ku dengan Felix. Sorot mata penuh kebencian itu aku lihat di mata Felix saat menatap nanar wajahku. Mata penuh cinta itu, seketika hilang begitu saja.


Kemana lagi aku pergi selain bersama Jeff?. Ya, malam itu kami langsung terbang ke Amerika dengan perasaan tak wajar. Aku melihat kepuasan di mata Jeff. Sedangkan aku?, aku membuat Ibu dan Ayahku malu karena ulahku. Terlebih, aku mengahancurkan perasaan pria baik yang sangat mencintaiku. Sepertinya keluarga ku juga tidak akan menganggap ku lagi


Aku menjalani hidupku di Amerika dengan penuh penderitaan. Harapanku hidup bersama Jeff dan anak ku kandas begitu saja. Ternyata Jeff adalah penjual wanita. Aku adalah salah satu korban nya. Jeff ternyata bukan hanya bermain denganku saja. Hanya saja aku yang terlalu lugu sampai bisa di titik ini.


Aku tidak di nikahi oleh Jeff saat sesampai nya kami ke Amerika. Aku hanya di suguhkan dengan harapan harapan manis yang ia berikan. Sampai saat nya aku memberitahukan tentang bayi ini kepadanya, seketika sikap nya padaku berubah menjadi sangat kasar. Ia tidak percaya bahwa anak yang ku kandung adalah anak nya.


Sementara ia bersenang senang dengan wanita lain tepat di depan mata ku. Aku mengandung anak ku dengan keadaan miris seperti ini. Aku di siksa, aku di perbudak, aku di jadikan budak nafsu nya, dan aku hanya menghabiskan waktu ku di rumah tanpa mengenal dunia luar. Bahkan untuk menelpon keluargaku saja tidak bisa. Dan sepertinya mereka memang tak mencariku lagi, itu sangat wajar. Mereka pantas membenciku


Hari itu Jeff seperti sedang kalang kabut karena ia kalah dalam berjudi. Seperti biasa, ia melampiaskan amarahnya kepadaku dan menghancurkan apa saja yang ada di rumah. Ia seperti benar benar kehilangan kendali.


Aku mencoba kabur, namun lagi lagi aku di hempaskan sampai sampai aku tak sadarkan diri.


Menit demi menit aku lewati karena siksaan Jeff yang membuat kepalaku terbentur. Aku tersadar dari pingsan itu, dan aku sudah kehilangan bayi ku.


Aku berada di ruangan kecil tempat aborsi. Ya, siapa lagi jika bukan Jeff yang membawaku kesini. Aku menagis histeris saat mengetahui janin ku sudah di lenyapkan oleh nya. Namun lagi lagi aku mendapat siksaan darinya karena ia merasa terganggu oleh tangisku.

__ADS_1


Hari hariku penuh luka, aku mulai mengobati hatiku dengan selalu mengingat yang maha kuasa. Aku mengingat rasa sakit yang ku berikan untuk Felix. Ternyata mungkin ini adalah balasannya.


Sampai keadaan ku pulih, Jeff memang jarang pulang ke rumah. Aku tidak tahu statusku apa, istri bukan, pacarnya bukan, aku hanya budak yang berhasil ia hancurkan.


Malam itu ia membawaku ke tempat yang sangat asing bagiku. Baru kali ini aku mendatangi nya sejak aku di bawa kesini.


Ternyata, aku di jual oleh Jeff. Aku di dandani cantik oleh orang suruhan Jeff, dan lagi lagi aku menjadi budak nafsu pria asing itu. Aku menjadi wanita yang benar benar hancur. Aku kehilangan harga diriku, dan segalanya di hidupku. Jeff dengan senang hati menerima bayaran hasil menjualku untuk berhura hura bersama wanita yang berganti ganti setiap harinya. Ternyata Jeff menjemputku dari Indonesia adalah hanya untuk itu.


Entah satu atau dua tahun aku berada disini. Badanku kurus, penuh luka dan lebam. Aku kehilangan Lathesia dulu yang begitu cantik dan terawat.


Sampai akhirnya malam itu aku di jual kembali oleh Jeff. Aku memberanikan diri untuk kabur dari tempat itu dengan pakaian serba minim yang Jeff pakaikan untuk ku. Aku benar benar pasrah, jika aku di temukan dan di siksa lagi sampai mati pun, aku akan pasrah.


Aku kabur dengan membawa uang yang aku ambil diam diam dari saku Jeff tadi siang. Aku berhasil menaiki pesawat untuk pulang ke Indonesia tanpa membawa apapun selain rasa sakit.


Aku pulang ke rumah ku. Ibu da Ayahku memang tidak menerima ku, tapi melihat keadaanku seperti ini.. Mereka berusaha memaafkanku dan berusaha membawaku kembali seperti semula


Luka ini, aku pantas mendapatkan nya.


-Wanita harus tahu betapa berharganya dirinya. Jangan kau korbankan dirimu hanya karena belenggu tak berdasar mengatasnamakan "cinta" -


VISUAL Lathesia Arrora


__ADS_1


__ADS_2