
"Assalamualaikum". Romi mengetuk pintu rumah Prianka. Ia datang dengan motor pribadi miliknya
'Siapa yang datang pagi pagi begini?'. Batin Prianka yang kini sedang mengenakan sepatu. Ia bersiap untuk pergi ke kampus pagi ini. Dengan sigap ia langsung membuka pintu
"Waalaikumsalam.... Romi?". Ucap Prianka yang membukakan pintu dan terkejut
"Selamat pagi". Sapa Romi penuh senyuman
"Ah iya, selamat pagi juga Rom". Balas Prianka ramah
"Kau sudah siap ke kampus?, apa kau mau pergi bersamaku?". Tanya Romi ragu
"Emm jika kau tidak keberatan". Jawab Prianka segan
"Tentu saja, aku datang untuk menjemputmu". Jawab Romi semangat
"Terimakasih Romi". Ucap Prianka sambil berlalu pergi bersama mantan kekasih nya ini menuju kampus.
......................
"Felix, sebenarnya kau ini bekerja dimana?". Tanya Berli yang masih berada di atas motor Felix menuju tempatnya bekerja
"Di tempat yang sama dengan mu". Jawab Felix singkat
"Iya, tapi di bagian apa?. Aku tidak pernah melihatmu bekerja, maksud ku...... Seperti karyawan lain nya". Ucap Berli ragu
"Bagian mengganggumu". Jawab Felix tersenyum tipis
"Aku tidak bercanda Felix...". Ucap Berli kesal
__ADS_1
"Aku juga tidak bercanda". Jawab Felix yang masih tetap menyembunyikan identitasnya
"Jovanka, mama tidak mau tahu. Pokoknya kau harus bertunangan dengan Felix secepatnya!". Ucap Bu Delli Shireqazri yang tak lain adalah Ibunda Jovanka
"Iya ma, tetapi itu sangat sulit. Dan Felix sepertinya sama sekali tidak tertarik kepadaku. Mama tahu?, Felix selalu mengabaikan ku". Jawab Jovanka tegas
"Mana mungkin?, ibunya sahabat mama. Tidak mungkin anak nya seperti itu". Bantah Bu Delli tak percaya
"Mama datang saja sendiri ke rumahnya". Ucap Jovanka sambil menyantap roti yang ada di depan nya
"Mama ingin kalian bertunangan sebelum mama kembali ke Sydney". Ucap Bu Delli penuh penekanan
"Mama akan kembali ke Sydney?, tapi untuk apa ma?, bukankah kita akan menetap disini?". Tanya Jovanka terkejut
"Ayah mu ada disana, mana mungkin mama akan menetap disini sebelum ayah mu pindah juga. Dengar Jovanka, mama akan mendatangi kediaman Bu Inez sekarang. Mama harap kau akan tetap bersemangat menjalani misi ini. Sebelum tujuan kita tercapai, kau jangan menyerah Jovanka!". Jawab Bu Delli penuh penekanan
"Smith, aku akan mendatangi kediaman Inez hari ini". Ucap Bu Delli kepada suami nya di sebrang telpon yang tak lain adalah Smith Sankrats Zovankritz.
Bu Delli memang asli Indonesia, namun ia menikah dengan keturunan Australia yang tak lain adalah Pak Smith Sankrats Zovankritz yang menjadi ayah kandung Jovanka. Smith Sankrats Zovankritz adalah pengusaha terkenal di Australia. Tentu Jovanka tidak akan kekurangan apapun karena itu.
"Pergilah, dan bawakan kabar baik untukku. Pastikan sebelum kau datang kesini, kau sudah membuat anak kita bertunangan dengan anak nya". Jawab Smith di sebrang telpon
"Tentu saja". Ucap Bu Delli tersenyum menyeringai
......................
"Terimaksih Felix". Ucap Berli yang kini sudah sampai di tempatnya bekerja
"Ya". Balas Felix singkat dan langsung berlalu pergi. Entah apa yang membuatnya tergesa gesa meninggalkan Berli
__ADS_1
"Aneh sekali, tadi dia bisa bicara banyak. Sekarang? ah sifat es batu nya itu belum benar benar mencair". Gerutu Berli yang langsung menyusul Felix masuk ke dalam. Namun tiba tiba langkah nya terhenti
"Anii.... ". Teriak seseorang yang tak lain adalah Abian
"Abian?, kau baru datang?". Tanya Berli ramah
"Iya. Aku lihat kau tadi bersama dia. Selamat untuk mu". Ucap Abian tersenyum
"Apa maksudmu Abian?". Tanya Berli bingung
"Kau, dengan nya kan?". Ucap Abian penuh selidik. Ternyata sedari tadi Abian melihat kebersamaan Berli dan Felix
"Itu tidak benar, kau salah faham Abian". Ucap Berli mengelak
"Aku doakan semoga kau selalu bahagia Berli. Hari ini aku sadar, bahwa masalah hati tidak bisa di paksakan. Cinta tak harus memiliki bukan?, aku senang kau bahagia bersamanya. Aku sadar, cemburuku kemarin sangatlah berlebihan. Maafkan untuk semua kesalahan ku Berli". Ucap Abian tersenyum tipis. Sebenarnya ia menyimpan kesedihan di hatinya
"Itu tidak benar Abian, kami tidak memiliki hubungan spesial apapun". Berli membantah
"Aku melihat cinta di matamu untuknya. Dan itu tidak salah kan?, aku sudah banyak belajar dari masalah kemarin. Maka mulai sekarang, aku hanya ingin menjadi teman mu. Aku tidak ingin berharap lebih apapun lagi. Kau sangat serasi dengan nya". Ucap Abian tersenyum tipis dan berlalu pergi
"Abian.... ". Gumam Berli sambil menatap kepergian Abian
'Berli, aku rasa inilah satu satu nya cara untuk menebus dosaku padamu. Aku tidak pantas untukmu. Kau terlalu baik untuk pria bre**sek sepertiku. Kau pantas bahagia bersama nya. Untukmu, aku akan berusaha melupakan mu'. Batin Abian menahan kesedihan nya.
VISUAL ABIAN MALIK
Haiii ini lohh visual nya babang Abian Malik. jadi sadboy gitu ga sih) : huhu semoga cepat cepat di pertemukan dengan yang baru ya babang Abian) :. yukk simak terus dan jangan lupa like biar tau gimana kelanjutan kisah babang Abian🤗🤗
__ADS_1