DIA TAKDIRKU

DIA TAKDIRKU
Episode 22 - Hari Yang Berat


__ADS_3

"hai kak". Sapa seorang pemuda yang kini tengah menyapa seorang wanita. Ia tak lain adalah Aditya yang kini tengah menyapa Berli


"ehh, haii juga". Jawab Berli sambil tersenyum


"kakak baru datang?". Tanya Aditya ramah


"ah iyaa, baru saja beberapa menit yang lalu". Jawab Berli sambil tersenyum


"ohh begitu ya, semangat kak hehe". Ucap Aditya menyemangati Berli


"terimakasih aditya". Jawab Berli sambil tersenyum


"ah, aditya. boleh aku bicara saat waktu pulang nanti? sebetulnya tidak begitu penting, tapi aku hanya ingin menanyakan sesuatu saja". Tambah Berli yang kini benar benar penasaran dengan Aditya


"tanyakan saja kak, tidak perlu sungkan". Jawab Aditya ramah


"emm bukan sekarang, nanti aku akan menemui mu lagi, aku akan masuk kerja. sebentar lagi aku terlambat". Jawab Berli berpamitan kepada Aditya. Ia akan menanyakan hal itu nanti


"baiklah kak". Jawab Aditya tersenyum ramah


Berli pun berlalu pergi ke tempat bekerja nya untuk melaksanakan rutinitas nya itu.


........


"kakak tidak pergi ke pabrik?". Tanya Romi yang baru saja datang ke ruangan tempat Bu Inez di rawat


"kakak akan menunggu mama disini, kau pergilah kuliah. biar aku disini". Ujar Felix

__ADS_1


"tapi, siapa yang akan pantau pabrik?". Tanya Romi


"sherly. biar dia yang pantau hari ini. bagaimana pun pendidikan mu penting, maka pergilah". Ujar Felix


"baiklah kak, aku akan segera kembali nanti". Ujar Romi sambil berlalu pergi ke tempat nya menimba ilmu


........


"bukan kah kita bertemu lagi?. gadis yang malang, sekarang tidak akan ada yang membelamu". Suara nyaring itu tiba tiba terdengar oleh Berli yang kini sedang mengerjakan pekerjaan nya. Pemilik suara itu tak lain adalah Sherly. Dengan senyuman menyeringai dan tatapan tajam nya, entah apa yang Sherly rencanakan hari ini untuk mengusik Berly


"selamat pagi Bu Sherly". Sapa Berli ramah, meskipun ia tahu hari ini akan menjadi hari yang berat baginya


"hari ini kau akan lembur". Ujar Sherly puas


"maaf bu, tapi hari ini saya tidak ada jadwal lembur. maaf bu, mungkin ibu salah melihat jadwal". Ujar Berli sambil tersenyum, ia tahu bahwa Sherly hanya ingin membuatnya tersiksa hari ini. Di samping itu, hari ini memang bukan jadwal Berli untuk bekerja lembur


"saya atasan disini. Suka suka saya dong mau kasih kamu lembur hari ini atau besok". Ujar Sherly bernada tinggi


"bagus. Kerja yang becus". Ujar Sherly sambil berlalu pergi


"huh..sabarr sabarr". Ujar Berli menengkan dirinya sendiri


........


"kemana neel? aku tidak melihatnya". Tanya Romi kepada Adelard. Sekarang mereka memang sudah sampai di tempatnya menimba ilmu. Namun lain hal nya dengan Neel yang sedari tadi belum terlihat keberadaan nya.


"aku tidak tahu, mungkin dia terlambat". Ujar Adelard

__ADS_1


"aku benar benar curiga kepada neel, ini sungguh harus di curigai. malam itu dia pergi tanpa berpamitan kepadaku seolah menghindar. Dan sekarang, sepertinya dia tidak akan berani menampakan dirinya di hadapan ku". Ujar Romi kesal, ia benar benar curiga kepada teman nya yang satu itu.


"aku juga sempat berpikir begitu. tapi kita harus cari tahu yang sebenarnya, jangan dulu berburuk sangka". Ujar Adelard menengkan Romi. Merekapun bergegas untuk pergi ke kelas


"Aditya, tolong bantu aku mencatat pengeluaran operasional pabrik bulan ini. sementara aku akan pergi menjenguk Bu Inez". Ujar seorang pria kepada tangan kanan nya. Ia adalah David yang kini tengah meminta bantuan kepada Aditya. Aditya memang baru saja di terima bekerja di pabrik ini. Namun karena kepintaran nya, Aditya di terima bekerja di sini sebagai tangan kanan David. Tentu kedudukan Aditya lebih tinggi daripada Berli yang sudah lama bekerja.


"apa yang terjadi pada Bu Inez pak?". Tanya Aditya khawatir mendengar penuturan David


"beliau sakit, dan sekarang di rawat di rumah sakit. Aku hanya pergi sebentar, tolong lanjutkan pekerjaanku". Jawab David sambil bersiap untuk pergi menjenguk Bu Inez


"baik pak". Ucap Aditya


David pun berlalu pergi untuk menjenguk Bu Inez yang kini tengah di rawat di sebuah rumah sakit. Namun apa yang akan terjadi jika David dan Felix bertemu di tempat yang sama?


.


.


.


Apa yang akan terjadi? Wahh harus di pantengin terus nih😱😱


Simak terus kelanjutan cerita mereka yaa🤗🤗


Maaf hari ini aku update 1 episode aja, tadinya aku mau langsung update banyak episode, tapi aku masih revisi episode sebelum nya yang ternyata banyakk banget dan belum beres sampe sekarang🙃🙃


Terimakasih pembaca setia novelku yang masih acak acakan inii,aku bakal terus semangat update sampe tamatt dan benerin kata kata atau kalimat yang salah

__ADS_1


Dukung aku terus dengan like jempol cantik kalian yaa 🤗🤗


Sampai bertemu di episode selanjutnya 🤩🤩🤩


__ADS_2