DIA TAKDIRKU

DIA TAKDIRKU
Episode 54 - Kepulangan Bu Inez


__ADS_3

"Kemana Romi?, apa dia tidak masuk hari ini?". Tanya Adelard yang kini berada di kampus namun ia tak melihat keberadaan Romi


"Iya, dia bilang ibunya kembali di bawa ke rumah sakit. Apa kau akan ikut menjenguknya nanti?". Jawab Neel


"Tante Inez?, tapi kenapa?". Tanya Adelard terkejut


"Entahlah, tapi Romi bilang hari ini juga tante Inez akan pulang. Aku akan menjenguknya setelah mata kuliah selesai nanti. Kau ikut kan?". Jawab Neel


"Tentu saja". Ucap Adelard yang masih khawatir


......................


"Lagi lagi mama merepotkan kalian berdua, mama minta maaf ya sayang". Ucap Bu Inez yang kini sudah berbaring di kamar nya


"Tidak apa apa ma, sudah kewajiban kita sebagai anak anak mama untuk mengurus mama". Jawab Romi penuh kasih sayang


"Romi benar ma, dan jika mama memiliki masalah, jangan segan untuk menceritakan nya pada kami. Jangan pernah memendam masalah mama sendirian". Sahut Felix penuh kepedulian


'Aku benar benar muak dengan drama si tua bangka ini'. Batin Jovanka. Sedari tadi ia hanya diam saat sudah sampai di rumah Bu Inez


"Tidak sayang, tidak ada masalah apa apa" . Jawab Bu Inez meyakinkan


"Baiklah, mama beristirahat Lah, Felix tidak akan pergi kemana mana". Ucap Felix sambil mengecup kening ibunya


"Bukankah kau harus pergi ke pabrik nak?, pergilah sayang mama baik baik saja". Ucap Bu Inez sambil menyapu lembut dagu Felix


"Iya kak, jika kakak harus pergi, pergilah. Aku akan menjaga mama disini". Sahut Romi


"Apa kau yakin Rom?, aku masih mengkhawatirkan mama". Jawab Felix

__ADS_1


"Aku disini, dan ada Kak Jovanka yang akan menemani ibu. Benar begitu kan kak Jovan? ". Jawab Romi yang mengalihkan pandangan nya ke arah Jovanka sambil tersenyum menyeringai


"Tent.....Tentu saja Romi, aku akan menemani tante Inez disini. Felix, pergilah. Semangat ya, aku menunggumu pulang". Jawab Jovanka manis


"Kau yakin akan menjaga mama Romi?". Tanya Felix kepada Romi tanpa menghiraukan perkataan Jovanka


"Iya kak harus berapa kali, ayolah". Ucap Romi sambil tersenyum


"Baiklah, aku akan bersiap untuk ke pabrik. Jika terjadi sesuatu segera kabari aku Rom". Ucap Felix dan langsung pergi untuk bersiap


"Sial, aku terjebak". Gumam Jovanka pelan


"Ada masalah kak?". Tanya Romi yang mendengar itu


"Tidak Romi". Jawab Jovanka gugup


......................


"Tidak apa ma". Jawab Lathesia menunduk


"Lihat mama sayang, apa kau masih menyayangi mama?". Ucap Bu Inez yang membawa Lathesia menghadap


"Tentu saja ma". Jawab Lathesia sambil berlinang air mata


"Maka kau harus bertahan nak, lanjutkan hidupmu sayang. Setidaknya demi mama". Ucap Bu Yuni sambil menyeka air mata putrinya


"Tapi Lathesia sendiri yang sudah menghancurkan nya mah". Ucap Lathesia putus asa


"Masih banyak waktu untuk merubah itu semua nak, lupakan masalalu. Lihat masa depan mu masih panjang". Jawab Bu Yuni

__ADS_1


"Apa yang harus Lathesia lakukan ma?"


"Dengarkan mama sayang, lupakan kesedihan mu. Dan perjuangan kebahagiaan mu. Mama, papa, dan adikmu akan selalu mendukung mu". Ucap Bu Yuni dan langsung di balas pelukan tangis dari Lathesia.


.


.


.


Haii para pembaca setiakuu?


Gimana kabar kalian nih?


Sehat selalu yaa 🤗


Jadi kalian sudah membaca sejauh ini?, bagaimana menurut kalian?, jangan lupa tulis pendapat kalian tentang novelku ini di kolom komentar yaa 🤗


Dan jangan lupa, dukung aku dengan LIKE AND VOTE kaliann 🤗


Yukk lanjut baca, Felix dan lain nya akan menemani kalian biar ga bosen #dirumahaja. 🤪


.


Jangan lupa Follow instagram author @ameliaynsh🤗


.


.

__ADS_1


STAY SAFE GUYS 🤙


__ADS_2