DIA TAKDIRKU

DIA TAKDIRKU
Episode 126 - Lamaran David


__ADS_3

"Kenapa bapak mengajakku ke tempat ini?". Tanya Berli yang heran saat sesampainya ia berada di sebuah taman luas di tepi danau kecil. Ia kini tengah duduk di kursi yang sudah di siapkan dengan dekorasi yang sangat indah


Kemeja anggun dan kerudung berwarna soft Berli, serta riasan tipis yang membuat wajahnya terlihat fresh, kini benar benar cocok dengan tempat asri dan romantis itu


"Apa kau suka tempat ini?. Tempat ini sama cantiknya dengan mu". Tanya David penuh senyuman


"Iya, disini sangat indah. Tetapi kenapa bapak membawaku kemari?". Tanya Berli kembali. Kali ini ia benar benar penasaran


"Untukmu. Wanita sempurna yang sudah hadir dalam hidupku. Aku ingin kau menjadi teman hidupku. Apa kau mau menerimaku sebagai teman hidupmu?". Tanya David sambil mengulurkan kotak cincin di tangannya


"Pak David.. Ini.. ". Ucap Berli terkejut bukan main saat mendapati perlakuan David yang begitu serius


"Aku mencintaimu. Aku ingin kau menjadi milikku, menjadikanmu milikku seutuhnya. Dan bukan hanya sekedar main main. Aku serius mencintaimu".Ucap David yang masih setia menggenggam kotak cincin itu


"Pak David.. Tapi aku...". Ucap Berli yang benar benar kehabisan kata kata saat mendengarkan apa yang David katakan


"Tidak apa jika kau menolakku. Tidak apa jika kau tidak mencintaiku. Yang aku tahu hanyalah, aku mencintaimu. Jika kau sudah menjadi milikku, aku tidak akan pernah melepaskan mu walau sedikitpun. Tetapi jika tidak, semoga kau bahagia dengan pilihanmu. Jangan terburu buru mengambil keputusan. Apapun pilihanmu, aku akan menghargainya. Sekalipun kau menolakku, aku akan tetap menerimanya. Asalkan kau akan tetap bahagia. Kebahagiaanmu adalah yang terpenting untukku". Ucap David tersenyum tipis. Ini benar benar membuat Berli terharu sekaligus bingung


"Maaf, tetapi aku tidak bisa menjawab semua ini sekarang pak". Ucap Berli yang benar benar kehabisan kata. Ia benar benar tak habis pikir kenapa David langsung melamarnya tanpa mengajaknya berpacaran terlebih dahulu.


"Aku mengerti. Ya sudah, anggap saja semua baik baik saja. Sekarang ayo nikmati hidangannya". Ucap David yang memecahkan suasana kaku itu. Ia berusaha untuk tidak egois dan tidak merusak suasana kebersamaan mereka

__ADS_1


"Ah iya pak". Jawab Berli segan. Ia berusaha terlihat biasa saja dan tetap menghargai apa yang David siapkan untuknya.


......................


"Nak.. Mama benar benar merindukanmu sayang". Ucap Bu Inez sambil memeluk Romi yang masih lemas


"Iya ma, Romi juga merindukan mama". Jawab Romi


"Lihat, Prianka sangat senang saat mengetahui kau sudah siuman. Kemarin dia benar benar bersedih saat kau kritis". Ucap Bu Inez sambil membawa Prianka untuk mendekat ke arah Romi


"Romi.. Semoga cepat pulih". Ucap Prianka tersenyum kaku.


"Terimakasih Prianka". Jawab Romi tersenyum


"Haha tentu aku merindukan kalian semua". Jawab Romi


"Sepertinya akan terjadi cinta lama bersemi kembali haha". Sahut Sherly yang menambah gaduh di ruangan itu


"Sherlyy.. ".Ucap Bu Inez tersenyum menyiku lengan Sherly yang berdiri di belakangnya


"Rom, semoga kau cepat pulih ya. Kami benar benar khawatir". Ucap Neel

__ADS_1


"Iya Neel. Aku sudah sehat sekarang". Jawab Romi


Sementara di balik kebersamaan mereka ada hati yang gundah menyapa. Sedari tadi Felix hanya terdiam menatap ke arah luar jendela rumah sakit. Entah kenapa hatinya merasa gelisah memikirkan Berli tanpa sebab. Semakin ia ingin melupakannya, semakin ia selalu mengingatnya.


'Sedang apa kau sekarang? Apa kita tidak akan pernah bersama lagi? Apa kau bahagia dengannya?'. Pertanyaan itu terus saja terngiang di kepala Felix yang benar benar merindukan kebersamaan dengan Berli.


.


.


.


.


haiii para pembacaku.😘


apa kabar? udah lama nih ga nyapa para pembaca setia novelku karena sibuk) :. semoga kalian sehat selalu ya πŸ€—πŸ€—


Jadi gimana menurut kalian? Babang David kalo nembak ga tanggung tanggung, langsung lamar ya bund biar ga keduluan babang Felix🀣


idaman bgt ga tuh?

__ADS_1


menurut kalian Berli lebih cocok sama David atau Felix nih? πŸ€” wajib di komen sih ini biar si author teracuni komentar kalian hehe..


Komen di bawah yuk πŸ‘‡πŸ‘‡


__ADS_2