DIA TAKDIRKU

DIA TAKDIRKU
Episode 7 - Apakah Dia Adikku?


__ADS_3

"Haii Liann cantik, sendiri aja nih". Sapa seorang pria ramah yang selalu hangat menyapa Berli, ia memang selalu memanggil Berliani dengan sebutan Lian. Ia juga salah satu dari pejuang cinta Berli. Ya, ia memang sama sama sudah lama menyukai Berli. Sama seperti Abian, mereka seolah bersaing untuk mendapatkan cinta Berli, namun seperti biasa, Berli hanya menganggap nya sebatas teman. Ia adalah David Yuda Pratama, si pemilik wajah tampan, berperawakan tinggi, meskipun umur nya lumayan jauh lebih tua daripada Berli, ia tetap terlihat mempesona bagi sebagian wanita, namun tidak dengan Berli. David Yuda Pratama pria tampan kepercayaan pemilik pabrik tempat Berli bekerja. Tepat nya, ia adalah atasan Berli


"Ahh iyaa pak David, ada yang bisa saya bantu?". Jawab Berli sambil menunduk, karena David adalah atasannya, biasanya ia datang setelah makan siang untuk mengontrol karyawan. Namun entah ada apa hari ini ia datang pagi pagi ke tempat Berli bekerja.


"Ayolah jangan terlalu formal begitu, panggil saja David". Jawab David sambil tersenyum


"Ahh maaf pak, saya tidak terbiasa memanggil atasan dengan nama langsung". Ucap Berli sopan


"Begitu ya? ya sudah, Lian. Pulang kerja nanti bisa temani saya keluar? ah begini, ada yang harus saya beli, ini di luar kebutuhan perusahaan. Tapi ya saya butuh teman untuk pergi nya". Pinta David penuh harap, ia sangat berharap bisa menghabiskan waktunya meskipun sebentar dengan Berli


"Hmm maaf pak sebelumnya, tapi untuk urusan pribadi saya tidak bisa membantu, maaf ya pak". Ucap Berli. Berli sebenarnya ingin membantu, namun ia takut salah paham, ia tahu pak David selalu berganti ganti wanita, ia hanya takut menimbulkan masalah. Makannya ia memilih menjaga jarak.


"Padahal saya berharap kamu bisa membantu saya". Ucap David penuh kecewa


"Sekali lagi saya minta maaf ya pak". Ucap Berli


"Tidak masalah. Lain kali jika kamu ada waktu kosong mau bepergian, saya akan siap menemani kamu". Ucap David sambil tersenyum

__ADS_1


"Iyaa pak terimakasih sebelumnya, saya izin ke belakang ya pak, assalamualaikum". Pamit Berli, ia tahu jika ia hanya diam, David akan terus mengajak nya mengobrol. Maka dari itu Berli lebih memilih menghindar pergi ke toilet.


"Waalaikumsallam. Cantik, aku akan terus berusaha mendapatkan mu". Ucap David sambil tersenyum penuh arti menatap kepergian Berli di ambang pintu


......................


Di dalam sebuah ruangan yang nyaman, seorang pria tengah merenung di depan komputernya.


"Ya ampun apa yang terjadi padaku, aku tidak bisa konsentrasi". Desus Felix yang kini pikirannya di penuhi wajah cantik Berli, dan apa yang ia saksikan tadi, ternyata masih ada pria yang menyukai Berli selain dia. Ya, malam itu setelah pulang dari rumah Berli, ia menyadari bahwa ia memang menyukai Berli dan ia tidak suka jika ada Pria lain yang dekat dengannya. Namun, ia harus menyembunyikan identitas nya, agar mudah mendekati Berli yang sangat sederhana, juga ia ingin tahu apakah Berli seperti gadis lainnya atau tidak.


......................


Betapa terkejutnya saat Berli tidak sengaja menabrak seorang pemuda yang sedang membawa barang, saat hendak kembali ke ruangan.


"Astagfirullahaladzim, hmm maaf yaa, aku ga liat tadi". Ucap Berli meminta maaf


"Gapapa kok kak, santai aja". Balas pemuda itu dengan senyuman

__ADS_1


Seketika Berli mengingat adik laki laki kecil nya, dulu ia memang masih bayi. Tapi mungkin sekarang ia sudah seusia pemuda yang ada di hadapannya. Berli benar benar penasaran dengan pemuda yang ada di hadapannya ini.


"Perkenalkan namaku Berli". Ucap Berli dengan senyuman


"Perkenalkan kembali kak, saya Aditya Arav". Balas Aditya sambil tersenyum


"Aku jadi teringat adikku, mungkin jika masih ada, ia seumuran dengan mu. Kamu bekerja disini?". Tanya Berli


"Iyaa kak, saya baru di terima bekerja di sini. Kakak boleh kok menanggap saya adik kakak, kebetulan saya juga tidak punya kakak, dan saya yatim piatu". Jawab Aditya


Degggg,,,


"apa mungkin Aditya adalah adikku?. Adikku memang dulu bernama Bagaswari. Jika ia memang di asuh oleh orang lain, bisa jadi orang itu mengganti namanya. Tapi, dia bilang dia yatim piatu, bagaimana ini?". Ucap Berli dalam hati


"Kakk". Tanya Aditya heran saat melihat Berli tiba tiba diam


"Ahh iyaa aditya, selamat bekerja ya, semoga betah, aku balik kerja dulu ya..". Pamit Berli

__ADS_1


Berli memang belum mencari keberadaan adiknya lagi. Karena memang ia sangat sibuk dan kejadian kemarin tidak memungkinkan ia untuk mencari keberadaan adiknya, yang entah masih hidup atau tidak. Berli hanya termenung memikirkan apa yang harus ia lakukan.


__ADS_2