DIA TAKDIRKU

DIA TAKDIRKU
Episode 111 - Pesan Singkat


__ADS_3

"Aku tidak pernah menyangka akan melihatmu dalam keadaan seperti ini Rom. Masa kecil yang kita lalui bersama bukanlah hal yang mudah di lupakan. Jika kau pergi, bagaimana dengan kakakmu ini?. Kau harus kuat demi kami Romi adikku". Gumam Felix sambil menatap ke arah jendela ruangan tempat Romi terbaring. Kini Romi sudah berada di ruang ICU yang hanya bisa di lihat di balik jendela saja


"Felix.. ". Teriak Bu Inez menangis di koridor menghampiri Felix dan langsung jatuh dalam pelukan Felix


"Mama... ". Ucap Felix sambil memeluk ibunya yang menangis


"Romi anakku.... ". Ucap Bu Inez saat menatap dari balik jendela itu


"Mama yang tenang ya... Romi akan baik baik saja". Ucap Felix berusaha menenangkan


"Siapkan peralatan suster, jantung nya mulai melemah". Teriak dokter di balik ruangan itu kepada suster yang bertugas. Perkataan nya itu benar benar membuat hati Bu Inez hancur


"Suster.... Ada apa?". Ucap Bu Inez panik sambil berlari ke arah suster


"Permisi bu, saya harus menangani pasien. Dokter akan mengabari keadaan pasien nanti". Ucap suster terburu buru pergi


"Ma... Yang tenang ya... ". Ucap Felix menenangkan ibunya


"Romi anakku.....". Ucap Bu Inez sambil berlinang air mata. Felix membantu memapah ibunya untuk duduk dan tenang


......................


"Kenapa Romi belum datang juga? Mana mungkin dia tidak akan datang". Gumam Prianka yang kini tengah mencari keberadaan Romi. Sedari tadi ia tak berhenti menatap ke arah pintu


Tingg,,, tiba tiba terdengar suara notifikasi pesan masuk dari ponsel Prianka

__ADS_1


"Siapa ini?". Gumam Prianka heran saat membaca pesan singkat dari orang yany tidak di ketahuinya itu


'Romi mu tidak akan datang. Untuk apa menunggunya? Lebih baik kau menungguku'. Isi pesan singkat ini benar benar membuat Prianka bingung


"Siapa dia? Kenapa aneh sekali. Dan kenapa dia tahu nomor ponselku?". Gumam Prianka kembali tidak percaya


"Aku akan menghubungi Romi". Gumam Prianka sambil menekan nomor ponsel Romi. Namun ponsel nya sama sekali tidak aktif


"Kemana Romi? Ada apa ini?". Prianka cemas


......................


"Benar benar berat di saat aku harus melupakan Felix, dan Abian.... Bahkan dia juga akan pergi". Gumam Berli saat berada di jalanan menuju pulang, karena saat ini jarak rumahnya dengan jalanan itu tidak begitu jauh, sehingga ia memutuskan untuk berjalan sedikit menuju rumahnya


"Bukankah itu paman Indra?". Ucap Berli terbelalak saat mendapati keberadaan pamannya yang tengah berjalan seorang diri


"Ada apa dengan paman Indra? Kenapa ia menghindariku?". Gumam Berli heran saat menghentikan langkah seribu nya


'Maafkan paman, Berli. Paman harus tetap menjaga rahasia ini'. Batin Pak Indra saat bersembunyi di sebuah gang kecil untuk menghindari kejaran Berli


"Sebaiknya aku pulang.... Untuk apa jika seperti ini". Gumam Berli yang langsung mengambil langkah untuk kembali pulang


......................


"Dimana Romi sebenarnya? kenapa belum datang juga". Ucap Prianka cemas. Karena sampai malam ini Romi sama sekali tidak bisa di hubungi bahkan ia tidak datang sesuai janjinya tadi

__ADS_1


"Aku akan menghubungi tante Inez. Semoga Romi baik baik saja". Ucap Prianka sambil menghubungi nomor Bu Inez


Kringg,,, ponsel Bu Inez berbunyi, tanda ada panggilan masuk.


"Prianka.... ". Ucap Bu Inez terbelalak saat mendapati panggilan dari Prianka


"Ada apa ma?". Tanya Felix kepada ibunya


"Prianka menelpon. Ia pasti akan menanyakan Romi. Apa yang harus mama katakan padanya". Jawab Bu Inez bingung. Ia tidak ingin Prianka kembali bersedih saat mendapat kabar tentang Romi. Pasalnya, ia masih dalam keadaan berduka


.


.


.


.


Haii para pembacaku... Masih setia ga?


sabar yaa... aku bakal update kok meskipun jarang hehe.


karena sekarang aku udah mulai kerja, jadi kadamg aku gaada waktu buat nulis, tapi tenang.... bakal aku lanjut sampe tamat kok. yukk sabar😘


jangan lupa dukung aku terus dengan LIKE AND VOTE kalian yaa

__ADS_1


Love You All.


Stay Safe 🤗🤗


__ADS_2