DIA TAKDIRKU

DIA TAKDIRKU
Episode 93 - Kotak Hadiah Misterius


__ADS_3

"Kau bersiap saja. pukul delapan malam nanti aku akan menjemputmu". Ucap Felix setelah menurunkan Berli di depan rumahnya


"Baiklah, terimakasih Felix.. ". Ucap Berli sambil tersenyum


"Aku pulang. Assalamualaikum". Ucap Felix sambil berlalu pergi


"Waalaikumsalam". Jawab Berli sambil berlalu masuk ke rumahnya.


"Ah iya, aku harus menelpon Laura untuk menanyakan kabar paman nya. Tapi apakah akan mengganggu? Iya. Aku pasti akan mengganggunya. Nanti saja aku menunggu dia menelpon ku duluan". Ucap Berli yang sudah siap dengan ponsel nya. Namun niatnya kembali urung


Tok.. Tok.. Tok tiba tiba terdengar suara orang mengetuk pintu


"Iya?". Ucap Berli saat membuka pintu dan mendapati kurir di depan rumahnya


"Apa benar ini kediaman nyonya Berli?". Tanya kurir


"Iya, saya sendiri pak". Jawab Berli heran


"Ini bu, ada paket untuk ibu". Ucap kurir sambil memberikan kotak yang entah apa isinya


"Tapi saya tidak memesan apapun pak. Ini dari siapa?". Ucap Berli heran


"Maaf bu, saya tidak tahu. Saya hanya mengantarnya saja. Saya permisi bu...". Jawab kurir dan berlalu pergi


"Aneh sekali". Ucap Berli membawa kotak itu masuk


"Wah.. Isinya banyak sekali". Ucap Berli terkejut saat membuka kotak itu.

__ADS_1


Kotak itu berisi banyak sekali barang barang seperti parfum, hijab, vitamin, cemilan, minuman botol, susu kotak, kaus kaki, ikat rambut, tas kecil, lipstik. Dll...


"Siapa yang mengirim ini?, apa mungkin Felix?. Ini banyak sekali... Kenapa ia tidak memberikan nya langsung tadi?. Ah apa bukan Felix?. Ohh ternyata ada kartu ucapan disini". Ucap Berli heran saat melihat isi kotak itu, di sana terdapat kartu ucapan. Ia langsung membuka nya


'Kau suka hadiahnya?. Jangan lupa pakai ya. Semoga bermanfaat untukmu. Aku mencintaimu'.


Tulisan itu terpampang indah di kartu ucapan tersebut.


"Apa mungkin Felix?, ah tidak.... Pasti bukan. Aku simpan saja, siapa tahu ini bukan untukku atau mungkin salah kirim. Aku tidak akan mengenakan nya sebelum tahu pengirimnya.". Ucap Berli bingung dan langsung merapihkan kembali kotak itu


......................


"Assalamualaikum ma...... ". Ucap Felix yang kini sudah sampai di rumahnya. Namun rumahnya tampak sepi


"Romi.... ". Teriak Felix kembali mencari keberadaan orang rumah


"Ah sudahlah. Pasti mereka sedang keluar". Ucap Felix dan langsung bergegas pergi ke kamarnya tanpa tahu apa yang terjadi.


......................


"Kak, bagaimana selanjutnya?". Ucap seorang adik kepada kakak nya yang kini berada tepat di sampingnya. Mereka tengah membicarakan sesuatu di sebuah taman


"Aku rasa untuk saat ini biarkan saja dulu. Aku akan memikirkan rencana selanjutnya. Aku tidak mengerti kenapa masalahnya bisa serunyam ini. Untuk saat ini, biar saja begitu". Jawab sang kakak.


"Baiklah kak. Aku pikir saat ini memang bukan saatnya". Balas sang Adik


"Aku akan melakukan nya dengan caraku sendiri". Tegas sang kakak

__ADS_1


......................


Malam pun tiba, akhirnya yang di tunggu tunggu datang juga. Berli kini sudah bersiap dengan kaus panjang coklat tebal di tambah cardigan warna mocca yang membalut hangat tubuhnya, celana panjang longgar, dan balutan hijab yang senada, tak lupa tas selempang kecil yang menjadi pelengkap. Ia sudah bersiap cantik di depan cermin dengan sedikit polesan make-up


"Apa ini bagus?. yaa... Sudahlah, yang penting aku tidak mengenakan satu barang pun dari pengirim misterius itu. Meskipun itu dari Felix, ah tapi itu belum tentu jadi aku tidak akan kenakan". Ucap Berli yang memandang penampilan cantik nya di cermin


"Aku terlihat cantik di cermin". Ucap Berli tersenyum yang melihat wajahnya di poles sedikit make-up. Namun seketika ia menyadari sesuatu


"Eh tungu.... Cermin?, Felix bilang aku bisa melihat kekasihnya di cermin. Tapi di cermin hanya ada aku... Apa maksud Felix?.. ohh ya ampunnn ternyata... ". Ucap Berli kegirangan


"Ah tapi aku tidak boleh terlalu banyak berharap. Bisa jadi itu salah. Sudahlah, aku akan menelpon nya". Ucap Berli yang mengurungkan pikirannya. Namun ia tetap bahagia. Ia langsung menyambar telpon nya untuk menghubungi Felix


.


.


.


.


Haii pembaca setiaku 🤗🤗


maaf ya hari ini aku update 2 episode aja. soalnya aku masih banyak pekerjaan huhu


tapi jangan khawatir, nanti aku bakal update yang lebihh banyak lagi. stay terus dan jangan lupa LIKE AND VOTE di bawah 😘😘


LOVE YOU ALL!! 🖤🖤

__ADS_1


__ADS_2