Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
episode 114 s2


__ADS_3

Haii guys jangan lupa vote n like ya!!!! tapi kayanya selama ini tak pernah ada satupun yang ngevote.


Padahal author udah nahan ngantuk bro, ampe lupa makan, lupa tidur lupa si doi demi kamu....


Haha author dikit curhat ya guys....


lope u full


Aman sayang aman ya


LANJUT....


Riani menarik tangan nya bram agar mengikuti nya.Bram sangat terkejut, kenapa riani mengajak nya kekamar riani.


" Mmm sayang, kok aku di ajak kesini,.kita kan mau tidur, kamu kemar kamu yah, aku mau pergi kekamar ku". ujar bram


" ohhh, jadi kamu nggak mau tidur sama aku? ya udah sana aku nggak bakalan mau tidur sama kamu selama nya".ancam Riani.


" eitss, sayang bukan maksud aku seperti itu,tapi kan selama ini kita tidur nya ". sahut Bram tak berani melanjutkan ucapan nya.


" ya udah kalo nggak mau, aku mau masuk trus kunci pintu nya pake gembok". ketus Riani


melihat Riani yang kesal dan sepertinya memberi lampu hijau kepadanya.Bram langsung mengangkat riani ala brydal style dan membawanya kedalam kamar.


Sementara itu Riani mengalungkan tangan di leher Bram dan memandang lekat wajah suami nya tersebut.


Bram yang menyadari riani tengah menatap nya intens membuat nya jadi salah tingkah.

__ADS_1


" sayang kok lihatin aku sampe segitunya, aku kan jadi malu". ujar Bram.


" ternyata suamiku sangat tampan dan manis". puji Riani


" Baru sadar sekarang kalau aku tampan". goda bram.dan meletakkan riani di atas ranjang.


" Sepertinya begitu". sahut Riani santai dan menarik Bram agar tidur di samping nya.Bram terkejut dengan sikap Riani.Pasal nya dari menikah sampai sekarang riani selalu menolak ketika Bram ajak tidur bersama.Meski mereka hanya tidur dan tak melakukan hal lain.


" Sayang kamu sakit ya"? tanya bram


" Maksud nya"? riani heran


" Habis kamu kan nggak suka kalo dekat sama aku, apalagi tidur bareng". lirih Bram


Riani memandang iba ke arah suami nya tersebut.Ia merasa bersalah karena telah terlalu lama mengabaikan pria sebaik bram.Tak terasa air mata Riani lolos dari kedua bola matanya tersebut.


" Maafkan aku, karena telah menjadi istri durhaka, maafkan aku yang terlalu egois karena lebih mementingkan diri sendiri dan tak pernah memikirkan kamu". lirih riani di sela tangis nya.


Bram menarik riani masuk ke dalam pelukan nya.Ia mencium puncak kepala Riani dan Riani menenggelamkan kepala nya di dada bidang suami nya tersebut.


" Sayang kamu nggak boleh ngomong kaya gitu lagi, aku nggak suka, dengan kamu ada di samping aku itulah kebahagiaan ku yang sesungguh nya". ujar Bram.


" Makasih karena mau bertahan di sampingku, Makasih karena sudah mau terima kekurangan aku"..lirih Riani


Bram melepaskan pelukan nya dan memandang wajah cantik istrinya tersebut.Ia menarik tengkuk kepala riani dan mengecup mesra bibir istri nya tersebut.Riani membalas dengan mengalungkan tangan nya di leher Bram.


ciuman mereka makin panas dan menuntut.bram yang selama ini memendam hasrat nya, malam ini ia tak kan menahanya lagi.ciuman nya dari bibir dan turun ke leher riani, ia mencium tubuh riani dengan sangat ganas.

__ADS_1


riani pun merasakan yang sama, ia mendesah menikmati semua sentuhan bram.


bram melepaskan pakaian nya dan riani dan membuang sembarang arah.kini mereka berdua polos tanpa sehelai benang pun melekat di tubuh mereka.


bram melihat bukit kembar riani dan melahap nya.sedangkan riani meremas rambut bram, karena merasakan sensasi yang ia rasakan.


" sayang ahhh, aku ahh". lenguhan panjang pertanda riani telah mencapai kenikmatan.


bram menatap lekat ke arah riani, pertanda meminta persetujuan riani.riani tersenyum dan menganggukan kepala.


bram mencium kening riani dan memasukan senjatanya ke arah milik riani.bram sedikit kesulitan karena milik riani masih sempit, padahal sudah melahir kan yuli.


dengan susah payah akhirnya masuk juga senjata bram.ia membiarkan riani merasa nyaman dulu baru ia mulai bergerak.


" sayang ahh kamu sempit sekali, aku suka". ujar bram di sela kegiatan nya.


" sayang punyamu besar sekali, sangat nikmat"..desah riani.


kedua suami istri tersebut yang telah lama memendam kebutuhan tersebut.malam ini bram tak membiarkan riani istirahat sedikit pun, ia menggempur riani habis habisan.


hingga riani merengek karena kecapaian.


" sayang ya ampun tenaga kamu kok nggak ada habis nya, bisa bisa besok aku tak mampu berjalan karena kelakuan kamu".ujar riani yang masih berada di bawah bram.


" habis sayang kamu nikmat sekali"..ujar bram tanpa menjeda sedikit pun.


mereka melakukan sampai tiga ronde, dan akhirnya bram tumbang di samping riani.ia menatap wajah istri nya yang telah terlelap karena kelelahan.

__ADS_1


" maafkan aku sayang, karena telah membuat mu kecapean, habis tubuh kamu enak banget buat di tunggangi"..ujar bram sambil tersenyum.ia merasa bahagia sekali karena riani telah membuka diri untuk nya.


__ADS_2