
HAII AUTHOR BALIK LAGI NIHH
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN N VOTE NYA YA...
KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUK KU...
JANGAN LUPA MAMPIR DI KARYA TERBARUKU...
AKU WANITA TERHEBAT...
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS...
LANJUT...
Lika yang berada di dalam toilet sangat panik, karena ia sudah memeriksa seluruh toilet.Namun Yuli tak sama sekali,ia pun berlari keluar dengan wajah yang panik.
Dika yang melihat nya keluar sendiri, langsung mencerca Lika denga berbagai pertanyaan.
"Lika dimana Yuli, kenapa kamu keluar sendir, apa Yuli masih didalam"? Tanya Dika beruntun
" Yuli nggak ada di dalam, aku sudah periksa semua tapi kosong". Jawab Lika yang menahan tangisnya.
Dika sudah tak peduli dengan sekitar nya, ia kembali ke restoran jangan sampai yuli telah kembali, dan sedang menunggu nya.
Namun sesampainya disana, ia sama sekali tak menjumpai Yuli.Ia mengambil ponsel nya dan menghubungi Yuli, namun sayang ponsel yuli tak aktif, dan terdengar hanya suara operator.
Dika mengacak rambut nya frustasi, ia berlari keliling mall tersebut, namun nihil sama sekali.Ia berlari menuju ke parkiran jangan sampainYuli menunggunya di sana, namun tak ada tanda tanda sama sekali.
__ADS_1
Sementara itu Jason, lika dan Rika berpencar untuk mencari Yuli.Namun tak menemukan nya sama sekali.
Lika dengan berderai air mata keluar dari mall tersebut, dan memilih duduk di samping Dika.Tak berselang lama jason dan Rika pun muncul.
Wajah mereka tak kelihatan bersemangat,Rika iba melihat putranya Duduk dengan wajah tertunduk.
" ka,Yuli pasti ketemu kamu harus kuat ya". Bujuk Rika
Namun Dika sama sekali tak merespon nya.
""Tante, coba hubungi orang rumah, siapa tahu yuli sudah pulang". Jason memberi saran dan langsung di angguk oleh Rika.
Rika menghubungi orang rumah dan menanyakan Yuli, tapi mereka berkata kalau yuli tak ada di rumah.
" Ya ampun sayang, kamu di mana "? Gumam Dika dalam hati
" ka, kamu tenangkan dirimu dulu ya". Ujar Jason
" Kamu bilang aku tenang, hah kamu nggak salah kan.Istriku hilang, dan aku tak tahu sekarang dia dimana"? Bentak Dika
" Iya tapi kalau kamu panik, kita tak bisa berpikir jernih". Sahut Jason yang tak mau kalah
" Gimana kalau kita cek cctv, ini kan mall nya orang tua Yuli, pasti mereka tak kan menolak". Lika memberi saran.
Dika pun tersadar, ternyata perkataan Lika ada benar nya.Tanpa peduli yang lain, Dika berlari menuju ke ruangan pemantau.
Ia menyampaikan ke kepala tempat itu, tentang kejadian yang terjadi.Tanpa memakan banyak waktu mereka pun mengijinkan.Karena ini menyangkut dengan keselamatan nona muda mereka.
" Mari ikut saya tuan". Ajak kepala ruangan tersebut.Kini mereka berada di depan kamera pengawas, Dika meminta mereka memutar rekaman keadaan di depan toilet sejam yang lalu.
__ADS_1
tak lama ia melihat Yuli memasuki toilet, ia menyuruh mereka memutar rekaman secara slow.Setelah Yuli masuk, tampak dua orang memakai topi ikut masuk juga, lima menit kemudian mereka keluar sambil membopong tubuh Yuli yang tak sadarkan diri.
Dika suruh memperbesar gambar wajah pria yang membawa Yuli, ia langsung mengambil gambar nya dan meninggal kan ruangan tersebut.
Ia berjalan keluar dengan sendu, ia berjalan dengan langkah gontai.Pandangan nya kedepan namun kosong.Sebenar nya siapa yang sudah menculik nya, seingat Dika selama ini ia tak pernah punya musuh.
Rika menghampiri putranya ia sangat prihatin dengan kondisi Dika.
" Ka gimana, kamu sudah tahu Yuli dimana"?Tanya Rika penasaran.
"Yuli di culik". Jawab Dika singkat
Ia berlalu meninggal kan Rika yang berdiri terpaku di tempatnya.Rika sangat terkejut, air matanya seketika jatuh, ia seakan tak percaya dengan apa yang ia dengar.
Sementara itu Lika langsung menangis di pelukan Jason, ia terkejut mendengar sahabat baik nya di culik.
" Yul,kamu dimana sekarang". Lirih Lika
Sementara itu Jason mengepalkan tangan emosi, ia bersumpah akan membuat perhitungan orang yang sudah menculik Yuli.
Rika berlari menyusul Dika, Rika membujuk Dika agar ia yang membawa mobil.Karena kondisi Dika sekarang tak mungkin kan ia untuk menyetir.
Dika duduk disamping Rika, ia seperti orang yang tak punya semangat Hidup.Tatapan nya kedepan tapi kosong, dan tanpa ekspresi.
" Sayang, kamu dimana? Kamu tahu kan aku bisa gila jika taknada kamu"? Gumam Dika dalam hati
Rika sesekali memandang wajah Dika, ia merasa bersalah.Jika saja tadi ia tak memaksa Yuli untuk pergi ke mall bersama nya.Mungkin ini semua tak bakalan terjadi, ia tak ingin menambah beban pikiran Dika.
Dika sesekali mengusap air matanya,yang tiba tiba turun.Bahkan ia sesekali menghembuskan nafas nya kasar, pertanda sedang ada mengganjal di dalam hatinya.
__ADS_1
Dika merasa seperti kehilangan separuh hidupnya.penyemangat hidup nya pergi membuat ia juga merasa seperti tak berarti lagi