Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
episode 238


__ADS_3

HAII READERKU TERSEYENG...


JANGAN LUPA LIKE, KOMMEN N VOTE NYA YA YA YA


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUK KU...


HAPPY READING YA GUYS...


LANJUT...


Alan, Lika dan Jason menatap jengah kearah Dika dan Yuli.


" Ada korek nggak buat nyalain obat nyamuk".Sindiri Alan


" Hoo bener banget, kita serasa obat nyamuk, nasib kok gini amat ya.Punya sahabat, tapi otak nya telmi semua". Kesal Lika


" Suka suka kita dong, ingin ya tiru, pake komen segala". Sahut Yuli


" Hemm untung cantik, kalau tidak". Ucap Jason langsung terhenti karena mendapat pelototan dari Lika.


" eits Sayang maaf, keceplosan". Ujar Jason sambil tersenyum


"Bohong tuh Lika, keceplosan kan karena memang sudah ada dalam otak". Alan mencoba memanasi Lika


" Aku setuju, ngomong nggak pake mikir dulu langsung hajar". Sambung Dika


" Ya ampun kalian, mulut nya pedas amat kaya emak emak arisan". Kesal Jason


" Hehe, roman roman nya ada yang mau perang dunia ke 3 nih". Sindir Alan.


Sedangkan Lika tak satupun mengeluarkan Suara.Ia masih kesal dengan mulut Jason, padahal kesalahan nya kemarin saja masih ada di memori otak nya Lika.


" Sikat Lik, jangan kasih kendor, gunakan kekuatan the power of nona nona". Dika menimpali


" Anjrit mulut ember kaya perempuan padahal bentukan nya beda". Umpat Jason


" Diam kamu, dasar cowo tak tahu di untung.Pulang sana jangan deketin aku lagi". Usir Lika


" Yah sayang kamu kok tega plis jangan dengerin orang kaya mereka".Jason memelas.


" Heii kamu budeg ya, aku kan sudah bilang jangan ngomong". Bentak Lika sambil setengah teriak, Yuli yang paham benar kelakuan Lika.Ia tahu kalau saat ini sahabat nya itu benar benar marah.


" Lika sayang, sudah dong kok malah berantem sih, katanya mau jengukin aku lagi sakit". Ujar Yuli memelas.


" Ihh kamu kok ngomong nya gitu si terseyeng nya aku, aku mah lagi kesal sama si orang orangan sawah satu ini.Gara gara dia kemarin aku di maki sama pacar nya". Lika mendelik kesal ke arah Jason

__ADS_1


" Lho sayang kamu kok ngomong nya gitu, aku pikir masalah nya kan sudah selesai". Pinta Jason memelas


" Emang bisa semudah itu? oh anda salah dasar tukang tebar pesona". Lika mendelik kesal


" Udah Lik, Tinggalin aja mending sama aku.Lebih tampan, setia dan juga tak sombong". Goda Alan sambil menaik turunkan Alis nya.


Jason yang sedang berusaha membujuk Lika, bertambah kesal karena mendengar ucapan Alan.Ia pun mendekati Alan dan menghajar kepala nya.


" Dasar otak udang, mau pake acara ajak calon istri aku selingkuh lagi". Ucap Jason


" Idih gayanya calon istri, emang Lika mau sama kamu"? Tanya Alan


"Ya pasti mau lah". Sahut Jason percaya diri.


" Yang bilang mau itu siapa? percaya diri banget sih lo". Sinis Lika.


" Ya ampun my sweetheart, please maafin aku ya". Pinta Jason


" Haha, kayanya bakalan ada judul ftv baru deh judul nya CINTAKU KANDAS DI RUMAH SAKIT". Ejek Alan sambil menekan kata tersebut.


"Alan Andrew, stop bicara sebelum bibir mu kubuat rujak cingur". Ancam Jason dengan nada yang terdengar serius.


" Haha, akang bule lagi marah, aku merinding jadinya". Dika menimpali.


" Kamu juga diam".Bentak Jason


" Iya kak Jason ngapain pake bentak suami aku". Yuli menimpali walau suaranya masih lemah.


Jason mengacak rambut nya frustasi, karena di keroyok oleh wanita yang berharga dalam hidup.


" Aduh aku selalu salah". Lirih Jason


" Nasib ku tergadaikan ".Alan menimpali


Jason hanya mendelik kesal kearah Alan.Yang hobinya hanya mencari masalah dengan mulut embernya.


" Kamu tuh ya cocok sekali pake daster terus, temenan sama emak emak rempong yang suka ngegibahin orang". Saran Jason ke Alan.


"Bagus juga usul kamu, nanti aku akan coba setelah ini". Sahut Alan.


" Sayang kamu lapar nggak, soalnya ngelihat orang berantem perlu tenaga ". Sindir Dika


" Iya yang, bener banget perut aku minta di kasihani dari tadi.Tapi karena sinetron nya belum iklan jadi aku tahan dulu".Yuli menimpali.


" Aku aja yang beliin, Lika kamu juga mau sekalian, jarang lho ada orang ganteng tawarin beginian".Alan Narsis.

__ADS_1


" Hemm boleh deh aku juga mau,belikan aku soto ayam ya". Jawab Lika


" ok sip, tapi jangan lupa kamu catat harganya". Ujar Alan


" Lho kok pake catat segala"? Tanya lika bingung.


" Ya buat nyicil mahar mas kawin nya kamu lah". Sahut Alan sambil berdiri dan langsung berlari menuju pintu.Karena ia yakin, setelah ini akan mendapat amukan dari korban cemburu akut.


" Alan kamu jangan lari".Bentak Jason


" Heii kalian semua awas, nanti ada yang gosong kena api cemburu.Karena aku lihat api nya sudah mulai menyala". Alan menyindir Jason.


Dika dan Yuli hanya tersenyum melihat, wajah Jason yang memerah karena menahan amarah nya.


Lika tak peduli dengan ekspresi Jason kini, Yang sedang tak baik.


" Yul, gimana keadaan kamu, sudah mendingan belum"?Tanya Lika


" Aku udah mendingan kok, makasih ya sudah datang jengukin aku". Sahut Yuli tulus.


" eleh eleh manis banget sih, my princes". Lika mencubit gemas pipi sahabat nya itu.


" Ya iyalah istri ya siapa dulu dong".Sela Dika percaya diri.


" Ya ya, nggak usah berbangga diri bang, semua sudah tahu tak perlu di remidial lagi". Ucap Lika jengah.


Lika pun duduk di samping Jason, dan langsung memainkan ponsel nya.


Jason yang kesal, langsung menarik Lika masuk kedalam toilet di ruangan tersebut.Ia tak peduli dengan tatapan kebingungan Dika dan Yuli.


" Heii kamu ngapain tarik tarik"? Bentak Lika


Jason yang sudah mengunci pintu, langsung mendekati Lika dan mendudukan nya di atas wastafel.Dan mulai mencium bibir Lika agar ia berhenti bicara.


" mmm kkamm". ucapan Lika jadi tak jelas,karena Jason tak menjeda ciuman nya.


Lika berontak dan memukul dada Jason, namun ia tak peduli.Entah Jason merasakan sakit atau tidak saat Lika memukul nya hanya Jason yang tahu.


Jason menghisap kuat bibir Lika, hingga ia merasa seperti bengkak.Jason memasukan lidah nya dan menjelajahi seluruh rongga mulut Lika.


Lika yang serasa nafasnya akan putus,langsung mendorong kuat tubuh Jason.dan akhirnya Jason pun terhuyung kebelakang, dan menatap nanar kearah Lika.


Sedangkan Lika menatap tajam kearah Jason, ia tak suka dengan sikap kasar Jason apalagi terkesan memaksanya seperti tadi.


"Sebenar nya di dalam otak kamu isi nya apa hah"? Bentak Lika namun tak mengeluar kan suara lima oktaf nya, karena ia merasa malu dengan Yuli dan Dika.

__ADS_1


" mmm sayang, maafin aku aku salah". Sahut Jason sambil tertunduk.


"Selalu saja itu yang kamu ucap kan setelah melakukan kesalahan". Lirih Lika


__ADS_2