
HAII READER KU TERSEYENG
JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA YA
KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
" Kamu kok lebih percaya mulutnya Dika sih dari pada aku,Dika kan anak nya jaman penjajahan yang hobinya adu domba orang "..Kesal Lika
" Nggak usah banyak alasan cepat katakan apa saja yang sudah kalian bicarakan ,atau aku bakalan marah sama kamu "..Ujar Alan sambil menatap dingin kearah Lika .
Lika pun tak mau kalah mana ada orang marahan,tapi tanpa pakaian sedikit pun.Memangnya ini ajang peragaan busana ,yang bisa memamerkan sesuatu sesuka hatinya.
" Heii bisa kau pakai pakaian mu dulu ,mata ku sakit melihatnya ".Saja Lika tajam.
" Biar kan saja lagian dia mau terbang atau tidur bangun,tak ada sangkut pautnya dengan kamu.AYo cepat jelaskan atau aku bakalan makan lamu,setelah itu besok kamu tak kan bisa jalan lagi"..Ujar Alan
Lika memandang jengah sambil menatap suaminya itu,ia memutuskan untuk naik keatas tempat tidur .Karena harus menjawab apa sedang dirinya bingung harus bicara apa,tak ada yang bisa ia jelaskan kepada Alan.
Daripada pembahasan meluap kemana mana,ia memilih tidur membelakangi suaminya yang meminta sesuatu yang sangat tak masuk akal.
Alan yang melihat istrinya sudah tertidur membelakangi dirinya ,memilih mendekati dan membalikkan badan Lika agar menghadap dirinya.
" Kamu kok malah tidur sih,pertanyaan aku kan belum di jawab"?.Tanya Alan pelan
" Ya habis kamu nya minta sesuatu yang tak bisa kulakukan ,aku kan bingung harus menjawab apa.Lagian sampai hati sekali sih kamu jadi suami ,masa lebih mau mendengar kan Si Dika bukan nya aku"..Kesal Lika
Alan yang mendengar Jika Lika tak mau membahas sesuatu yang lain,memilih menidih tubunya Lika dan mulai melancarkan aksinya.
Ia mulai mencium kening berlalu ke mata kiri dan kanan, setelah itu hidung dan berakhir di bibir tipis istrinya ya sangat menggoda untuk di kecup.pertama berawal dari kecupan ,setelah itu mulai menuntut lebih.
Lika yang mulai terbuai permainan suaminya itu ,langsung mengangkat tangannya dan memeluk leher suaminya itu. Ia bahkan membalas pagutan Alan yang sangat memabukkan itu,Alan yang sudah tak bisa menahan diri nya lagi.
Akhir nya meloloskan semua pakaian yang melekat di tubuh Lika,hingga sekarang terpampang lah penampakan yang memanjakan mata dan junior nya.
__ADS_1
Alan pun mulai melancarkan aksinya melakukan fore play di tubuh bagian atas ,sedang tangan nya bekerja bagian bawahnya Lika.Yang mana membuat wanita tersebut tak bisa menahan suaranya , ya mau tak mau keluar lah sesuatu yang membuat yang mendengar menjadi gila.
"Ahhh sayang aku suka mendengarnya ,ayo keluarkan semua nya jangan pernah untuk menahannya. "Pinta Alan dengan suara serak nya.
Dan terjadi lah apa yang seharusnya terjadi ,sesuatu yang terjadi di dunia ini pasti selalu akan ada hikmahnya. Dan percaya lah selalu ada jalan keluar ,dari setiap yang terjadi.
Jika engkau sedang mengalami masalah dengan pasangan mu,urusan ranjang pasti adalah jalan keluar dari masalah mu.Dan hal tersebut membuat kalian bertambah dekat ,tak ada lagi jarak yang berarti jika selalu menerimanya.
Keduanya bahkan tak lagi memikirkan dunia luar,karena bagi keduanya kegiatan sekarang lebih berharga di bandingkan yang lain nya.
Setelah melakukan kurang lebih dari sejam akhirnya ,selesai juga urusan keduanya. dan langsung terkapar lemas.tak berdaya,,karena mengingat umur keduaa yang tak muda lagi
Jadi melakukan sesuatu yang berlebihan ,kadang bisa berdampak buruk apalgi mengingat tulang belakang yang pastinya akan encok.
Setelah selesai Lika memilih tidur sedang Alan memeriksa berkas yang tadi belum sempat di periksa oleh nya.Sambil sesekali memandang punggung istrinya yang tertidur sambil membelakangi dirinya ,ia tersenyum sendiri mengingat kegiatan panas keduanya tadi.
" Terima kasih sudah bertahan selama ini,terima kasih karena sudah menjadi istri dan seorang ibu yang terbaik.Aku mencintaimu dulu sekarang hingga nanti,selalu tetap disisiku walaupun aku kadang bertingkah aneh". Ujar Alan pelan sambil menatap kearah Lika.
Lika yang sebenarnya belum terlalu terlelap ,hanya tersenyum mendengar semua ucapan Alan.Jika bisa membalas perkataan suaminya ,ia juga ingin mengatakan jika sangat berterimakasih memiliki suami seperti Alan.
Yang selalu ada di saat ia butuh bahkan menjadi sandaran untuk nya ,Alan bahkan tak pernah mengeluh sedikitpun. Dengan sabar menghadapi semua yang Lika lakukan ,mau memasang kupingnya untuk mendengar suara Lika yang cempreng.
Setelah Selesai melakukan pekerja ,Alan pun ikut terlelap di samping Lika dan memeluknya dari belakang. Ia pun tertidur karena sudah terlalu kelelahan ,dan juga ketika memeluk Lika adalah posisinya yang ternyaman.
...****************...
Dika dan Yuli yang dalam perjalanan menuju rumah mereka ,terkadang berdebat karena Yuli tak menyukai mulut Dika tadi yang berbicara seenaknya saja.
" Kamu tuh ya ngapain pake omong seperti tadi segala,gimana kalau mereka lagi berantem sekarang. Memangnya kamu mau tanggung jawab ,kalau sampai itu benar terjadi ". Kesal Yuli memarahi suaminya itu.
Dika hanya tersenyum kecil Mendengar ocehan wanita cantik di hadapan nya ini.Karena jika menyangkal soal Lika ,pasti Yuli bakal marah marah tak berkesudahan.
" Astaga Yang aku suami kamu loh,masa yang di pikirkan hanya Lika saja.Terus aku mau di taruh di mana,kan yang seharusnya kamu pikirkan itu aku bukan dia". Dika merajuk.
" Ya salah kamu sendiri yang berulah tadi ,makanya aku mewakili Lika marah sama kamu ". Sahut Yuli masih memasang wajah cemberut nya.
"Ya mana bisa begitu marah nya pake perwakilan ,yang ada suami kamu itu di sayang sayang bukan nya di marahi tak jelas seperti ini". Dika masih bersikeras tak mau di salahkan.
" Ya mana bisa sayang sayang sama kamu,sedangkan sahabat aku sedang bertengkar sekarang ". Sahut Yuli tak mau kalah.
__ADS_1
" Sayangku istri ku lope lope ku,kamu lupa ya tadi kita juga berantem malah lebih parah lagi. Namun masalahkan langsung kelar kan,karena sudah ada yang bisa untuk menyelesaikan nya .Gimana apa perlu aku ingatkan lagi,soal yang tadi sebagai penyelesaian nya". Goda Dika
Wajah Yuli langsung memerah mendengar perkataan Dika ,karena hal tersebut mengingatkan nya akan adegan panas yang mereka lakukan.
Bahkan hal tersebut membuat Ia dan Dika kena marah dari Davin ,karena memakan waktu di dalam kamar.
" Jadi gimana Yang apa perlu aku jabarkan hal tersebut ,barang kali mungkin kamu sedikit melupakannya". Goda Dika lagi
" Ishh apaan sih,orang aku nya nggak perlu kamu ulangi lagi yang ada bikin telinga sakit tau nggak. Sudah fokus menyetir saja,dari pada membahas sesuatu yang aneh aneh ". Kesal Yuli
"Nahh gitu dong jangan terlalu bertingkah aneh seperti tadi ,percayalah keduanya sudah tua jadi pasti ada penyelesaian nya.Malahan aku sekarang iri kepada mereka,pasti sekarang lagi enak enak sedang aku masih menyetir ". Ucap Dika yang mana membuat Yuli memanggil jengah kearah nya.
Mulut suaminya itu memang tak bisa lagi untuk di ajak kompromi,selalu saja jika ada kesempatan berdua dengan Yuli pasti pembahasan kearah urusan ranjang.
" Gimana Yang kamu setuju tidak dengan perkataan ku tadi ,kamu pasti iri kan dengan mereka "? Tanya Dika memastikan.
" Astaga mulut kamu itu memang ya tak bisa di jaga,lagian apa guna nya coba iri ke mereka". Yuli sambil menggeleng kepala tak percaya mendengar apa yang ada di otak nya Dika.
" Ya barangkali kamu mau olahraga ranjang atau mesra mesraan begitu dengan ku.Sabar ya tinggal sebentar lagi kok sampai di rumah ,setelah itu kan kita bisa langsung olahraga saja". Sahut Dika dengan rasa percaya diri yang tinggi.
" Aduh kalau kamu ngomong seperti itu lagi,aku pastikan malam ini kamu bakal tidur di luar.Dan ingat ya baik baik ,selama ini yang selalu ingin dekat dengan ku adalah kamu jadi jangan terlalu percaya diri ". Kesal Yuli tak ada senyum sedikitnya di wajahnya.
Sedangkan Dika hanya menggaruk kepala yang tak gatal ,mendengar ancaman istrinya itu. Ia yakin kini pasti Yuli tengah sangat kesal kepadanya ,padahal tadi ia hanya bercanda mengusik kejenuhan dalam mobil.
Tapi mungkin pembahasan yang tak di sukai oleh Yuli,ya akhirnya kena amukan lagi darinya.Memang betul ada sebagian besar wanita ,sangat sensitif jika membahas urusan ranjang.
"Ya sudah maafin suamimu ini ya,tadi maksudnya hanya bercanda bukan serius. kamu jangan marah ya,aku nggak sanggup lihat kamu marah "..Bujuk Dika dengan nada yang sepelan mungkin.
Yuli yang ingin marah tapi ia urungkan ,melihat wajah memelas suaminya. Ia tahu jika Dika memasang wajah seperti itu,tandanya memang betul dirinya sangat menyesal.
" Hem aku maafkan kamu tapi jangan ulangi lagi,karena aku tak suka urusan ranjang di bahas tidak pada tempatnya. Karena hal tersebut bersifat pribadi ,jadi kalau mau ngomong juga harus di tempat pribadi"..Pinta Yuli sambil membelai wajah suaminya itu.
Keduanya tersenyum karena tak terlalu berlarut dalam perdebatan ,dan di antara keduanya ada yang mau mengalah. Karena jika tidak ada yang mau mengalah ,bisa di pastikan masalah tak kan pernah ada akhirnya.
Karena masing masing tenggelam dalam egonya ,dan tak mau mendengar perkataan pasangan mereka.Jika hal tersebut terjadi ,maka di pastikan anda belum mengenal pasangan anda sebaik mungkin .
" Yang fokus menyetir saja lah ,jangan keseringan menoleh kesamping.Atau bisa di pastikan kita berdua akan menjadi ,penghuni UGD malam ini". Yuli mengingatkan Dika dari hal yang tak di inginkan.
Sedangkan Dika hanya tersenyum ,melihat wajah khawatir istrinya itu.
__ADS_1