Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
Episode 210


__ADS_3

HAII AUTHOR BALIK LAGI NIH...


JANGAN LUPA LIKE , N VOTE NYA YA YA


AUTHOR LAGI GALAU NEHH


KOK VOTE NYA SEPI


HADEUH....PARAH NI....


HAPPY READING YA GUYS...


LANJUT....


Dika datang dan duduk di samping Alan, ia menyeringai devil kearah nya.Alan bergidik ngeri, mimpi apa ia semalam jadi korban suami posesif akut.


" Plis deh ka, hari ini seharusnya kamu selalu tersenyum, karena sudah bertemu dengan Yuli lagi kan". Ujar Alan memelas


" Justru karena itu, jadi tenaga aku bertambah full untuk menghajar orang".Sahut Dika sambil merenggangkan otot.


" Aku tadi dengar tante Riani panggil deh, mungkin mereka butuh bantuan, aku kesana dulu ya".Alan pura pura


Namun Jason dan Dika yang sudah tau maksud Alan.Mereka langsung menarik tangan nya, dan memaksanya duduk.


Alan sekarang merasa seperti jadi, tersangka utamanya.Ah sial, nasib nasib ..


" Kalian mau apain aku sih, kalian naksir ya..maaf terong makan terong aku tak napsu.Karena aku pria normal terong ku pengen makan semangka, hahha". Ujar Alan.


Sementara Dika dan Jason heran dengan jalan pikiran Alan.Siapa juga naksir sama terong, minat saja tidak.


" Dasar otak mesum, tiap ada apa yang di bicarakan pasti pikiran nya arah kesitu". Jason mendengus kesal.


" Yoi bro, mesum itu keharusan karena itu merupakan hal istimewa". Ujar Alan.


Dika yang jengah mendengar teori Alan yang tak masuk akal.Langsung menghajar kepala nya, sedangkan Jason langsung memukul bahunya.


" Aww, kalian ini, aku semakin curiga". Ujar Alan sembari menahan sakit.


" Curiga apa remes"? Tanya Jason.


" curiga kalau kalian benar benar naksir aku". Ujar Alan sambil memeluk dadanya.


Dika dan Jason heran, sejak kapan Alan menjadi melankolis begini.


" Lan, lo yakin masih normal, yang ada elo yang pantas di curigai"? Sahut Dika

__ADS_1


" Ya iyalah wanita mana sih yang akan menolak pesona seorang Alan Andrew". Ucap Alan percaya diri.


Dika menarik telinga Alan, sampai yang empunya teriak minta tolong.


" Yuli, tolong abang mu ini, yang mau di habisin sama Dika". Teriak Alan.


Jason yang mendengar nya, langsung menutup mulut Alan.Enak saja ia meminta tolong kepada Yuli.


Sementara Dika tak melepaskan telinga Alan.


" Enak saja panggil istri ku, jika sekali lagi kau panggil.Hari ini juga akan ku antar kau ke dokter bedah biar di potong benda keramat mu". Ancam Dika


Alan reflek langsung menutup benda keramat nya.membayangkan saja, Alan tak sanggup apalagi kalau benar terjadi.


" Jangan lah ka, apa kamu tak kasihan sama calon istri ku kalau di anggurin terus". Ujar Alan memelas.


Yuli dan Adam yang mendengar teriakan Alan , langsung mendekat.Namun mereka sangat terkejut melihat pemandangan yang ada


Dika menjewer telinga Alan, sedang kan Jason berusaha membekap mulut Alan.


" Hei kalian mau apakan anak orang". Tanya Yuli heran


" Tolong aku Yul, mereka mau...


Ucapan Alan terhenti karena Jason berhasil membekap mulut nya lagi.


Akhirnya Alan terbebas dari duo singa tersebut.


" Om mantan calon mertua tolongin aku ya". Ujar Alan menunjukan wajah memelas ke Adam.


" Apa kamu bilang, enak saja"..Teriak Dika kesal


" Sudah ayo kita kedapur". Ajak Adam


Marcel mendekati Dika dan membisikan sesuatu, yang mana membuat Dika tambah kesal.


" Udah boy, sabar saja begitulah kalau punya istri cantik, banyak yang antri". Goda Marcel.


" Betul juga nih, aduh baru si kutu kupret dengan bule gesrek selalu ekorin Yuli terus lagi". Gerutu Dika


Mereka mengikuti Adam ke dapur.Disana terlihat dua pasutri sedang masak.Adam yang jahil ingin mengerjai Bram dan ingin melihat respon nya.


" Hei bro, bisa menjauh dari istri ku.Aku juga ingin mesraan bareng dia". Ujar Adam


Bram yang sedang memotong bawang, dengan penuh ingus dan air mata.ia memandang tajam kearah Adam.

__ADS_1


"Lebih baik kau diam, sebelum pisau yang kupengang ini kupakai untuk memotong lidah mu".Ancam Bram


" Sayang kamu lihat tuh suami kamu, masa mau potong lidah aku". Adam pura pura sedih.


" Adam, jangan panggil istriku begitu". Teriak Bram


" Ya elah bro, suami mana yang sebaik aku.Di tinggal pas sayang sayang nya, eh kembali sudah ada gandengan lagi.Padahal secara aku kan lebih keren, lebih tampan, iya kan "? Ujar Adam sambil meminta persetujuan dari mulut remes.


" Benar banget om mantan calon mertua"..Sahut Alan


Dika yang masih kesal, ingin rasanya menenggelam kan Alan ke samudra hindia.


" Kalian tuh ya laki laki semua, tapi mulut nya ngalahin emak emak arisan tahu nggak"? Ujar Rika yang sudah mulai jengah mendengar perdebatan para pria yang di sebut cool.Padahal kalau di teliti lebih dekat lagi, tubuh nya memang cool, tapi mulut nya Aduhai.


" Haha, kamu tuh ya Rik, aku setuju tau sekali.Emang kaya nya mereka cocok jadi anggota bapak bapak hobi ngrumpi". Sahut Riani sambil tertawa.


" Eits sorry tante, aku nggak ikutan, karena aku kan masih perjaka ting ting, belum masuk kategori bapak". Sahut Alan


" Iyess emang benar, tapi mulut nya itu sangat mirip". Jawab Rika


" Gini gini tante banyak yang antri loh"?,Sahut Alan


" Masa,? Yang aku tahu kerjaan kamu cuma naksir istri orang kok".Jason menimpali


" Haha, tumben bule gesrek nih benar"..!Sambung Dika


" Eh sudah diam, ayo kita makan.Setelah itu bubar ingat jangan balik kerumah ku, atau kepalaku bakalan meledak".Ucap Rika


" Ya kasihan kita tamu yang tak di undang".lirih Alan


" Apalagi kamu, lebih sangat tak di harap kan lagi bocah ambyar". Sahut Rika


" Tante mah tega, aku sedih nih". Ujar Alan memelas.


" idih sok imut banget sih lo". Kesal Jason


" Hahaha, kalian ini nih, tingkah nya ngalahin bocah". Ledek Yuli


" Mana ada bocah tampan kaya gini sayang ku". Ujar Alan


Plak


Dika menghajar kepala Alan.Lagi lagi mulut remes nya tak tahu akhlak tak tau tempat.


" Satu kali lagi kamu panggil istriku seperti itu, kupastikan kau akan tinggal nama, paham"? Ancam Dika

__ADS_1


" Ok boss aku paham, sangat paham malah". Sahut Alan seperti tanpa dosa


__ADS_2