Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
Episode 258


__ADS_3

HELLO HAII GUYS.....


KALAU BERKENAN KASIH DUKUNGAN NYA DONG DENGAN CARA LIKE, KOMMEN N VOTE NYA YA YA...


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUK KU...


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS...


Dion tersenyum pasal nya, mudah sekali untuk merubah kemauan istrinya itu.Sebab Rika sangat benci jika, Dion menyebut nama wanita lain di hadapan nya.


"Pa ayo kita antar Dika ke Bandara Yuk". Ajak Rika


" emm jadi beneran nih Mama nggak mau ikut Dika mereka"? Dion bertanya sengaja untuk menggoda Istrinya itu.


" Ohhh jadi sekarang papa mengijin kan, ya sudah mama siap diri dulu ya". Sahut Rika


" eits ma, papa hanya bercanda saja, ya sudah ayo kita keluar". Ajak Dion


Keduanya keluar dan menunggu pasangan suami istri tersebut di ruang tamu.Tak lama Riani dan Bram keluar dengan berpakayan rapi dan membawa Koper mereka keluar dari kamar.


Dion dan Rika menatap heran kearah Riani dan Bram.Kenapa keduanya keluar dengan membawa koper, sebenarnya mereka mau kemana?


" Lho kok kalian bawa koper, memang nya mau kemana kalian"? Tanya Rika heran


" kita rencananya mau balik hari ini, soal nya kami disini sudah lama sekali.Kasihan pekerjaan mas Bram disana, sudah di tinggal terus". Terang Riani


"Ya kok semua pada pergi, sunyi deh jadinya". Ujar Rika sendu


" Habis gimana lagi, nggak mungkin kan kami terus disini". Sahut Riani

__ADS_1


Alan yang juga sudah bersiap, bergabung dengan yang lain.Mereka berbincang sambil menunggu pasangan suami istri terparipurna kini..


Tak lama mereka pun muncul, Dika dan Yuli berjalan sambil bergandengan tangan menuju ke ruang tamu.Tempat semua orang berkumpul.


"Wow semuanya kok ngumpul disini, terus ini kopernya siapa"? Tanya Yuli


" Koper nya mami sama papi sayang, kami juga mau pulang ke Amerika bareng Alan".Sahut Riani


" Ihh semuanya kok pada pulang sih, jadi sunyi deh". Ucap Yuli


" Hahha yang sunyi itu mama sama papa kali yang, kan kita juga mau jalan" Tawa Dika sambil melihat mama nya yang sedang cemberut.


" benar juga ya, gimana kalo mama sama papa pergi berlibur juga". Saran Yuli


" Nggak boleh yang, apalagi kalau liburan nya bareng kita.Aku nggak mau, kamu kan sudah tau gimana mama"? Dika menolak


" Yang bilang mama liburan bareng kita siapa, kan masih banyak tempat yang lain". Sahut Yuli


" Syukurlah kalau begitu, ya sudah ayo kita berangkat"Ajak Dika


" Ayo...


Semuanya menganggukan kepala, mereka semua pergi ke bandara.Rika dan Dion ikut mengantarkan mereka, meskipun mereka tak ikut.


Sesampainya di bandara mereka duduk di ruang tunggu, untuk menunggu jet pribadi.Dika dan Yuli pergi menggunakan Jet pribadi milik keluarga hadiwinata, sedangkan Bram dan Riani pergi menggunakan jet milik mereka.


" Heii Lan, ingat sampai disana jangan hanya tidur saja, carilah calon istri yang cantik dan menggoda.Kalau memang tak ada sama sekali, ya cobalah dekati Sinta siapa tahu kalian cocok".Ucap Yuli saat mereka berada di ruang tunggu.


" Kamu jangan khawatir, aku bakalan kerja lembur buat cari calon istri.Tapi soal Sinta,aku tak ada niat sedikit pun untuk menyukai nya, kamu tahu kan tipe ku seperti apa"? Sahut Alan


" Ihh jangan ngomong gitu lah, kalau nanti suatu saat kepincut pesona Sinta Luna baru nyaho". Sindir Yuli

__ADS_1


" Maaf aku bukan seperti orang lain,yang sukarela terima barang bekas.Masa aku perjaka ting ting, sukanya sama begituan".Ucap Alan


Dika merasa tersindir, karena orang yang di maksud sukarela terima barang bekas, ya so pasti diri nya lah.


" Jadi maksud kamu, Sinta Sudah tidak...?Yuli tak mampu melanjutkan perkataan nya, ia malah menoleh ke arah Dika.Dika yang di tatap seperti itu, langsung menggeleng kepala .


" Sayang kamu percaya kan sama aku, aku nggak mungkin lakukan hal itu".Jelas Dika


" Lho memang nya aku tadi ngomong apa? kok kamu jadi panik sih, aku jadi curiga". Ucap Yuli


" Ya ampun Yul, sudah dong jangan curiga an mulu.Aku malas deh gara gara perkataan aku, kamu jadi berantem sama Dika.Lagian kan aku bukan sebut Nama Dika kan tadi, belajar percaya ya sama suami kamu"! Pinta Alan


" Aku percaya kok sama dia, tapi nggak tahu dia nya percaya nggak sama aku". Sahut Yuli cuek.


" Iya sayang maafin aku, kalau kamu aku selalu percaya, tapi tidak dengan pria sok tampan yang sengaja deketin kamu". Sinis Dika sambil menatap tajam Ke Alan.


" Terserah anda Tuan muda, aku no kommen takut salah ngomong lagi kan nggak lucu". Alan menyahut malas ke arah Dika.


" Tumben lo ngalah biasanya kan selalu ngegas full". Ejek Dika


" Terserah abang deh, ".ucap Alan sambil duduk


" Kami lebih dulu berangkat ya semuanya".Pamit Dika dengan mencium punggung tangan orang tua mereka.Dan terakhir ia menyalami Alan dan menepuk bahu nya.


" Gue saranin cari cewek tuh yang virgin, sumpah nikmat nya nggak ada tandingan nya". Bisik Dika di telinga Alan..


" Emang gue bego kaya elo apa?pernah pacaran sama yang bekas". Sahut Alan sambil berbisik juga.


Yuli yang sudah selesai berpamitan dengan orang tua mereka, mendekati Alan dan Dika yang sedang berbisik bisik.


" Kalian ngomong apaan sih, awas kalo ngomong yang aneh aneh". Ancam Yuli

__ADS_1


__ADS_2