Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
Episode 193 s2


__ADS_3

HAII JANGAN LUPA LIKE N VOTE NYA YA YA...


SOAL NYA AKU PERHATIKAN, KOK VOTE NYA NGGAK PERNAH NAMBAH YA..


PLISS TERSAYOYENG BANTU AKU DONG...


CUMAN MINTA VOTE NYA DOANG HEHE


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS...


LANJUT..


"Emang nya kamu rencana nya berapa hari disana"? Tanya Sinta


" Kurang tahu, tak bisa di pastikan.Yang intinya aku baru bisa kembali jika Yuli sudah di temukan". Ujar Alan


" Kalau mama kamu nanyain aku mesti jawab apa"? Tanya Sinta lagi


" Kamu tinggal bilang yang sebenarnya, mama kenal kok sama Yuli".Jawab Alan


" oh baiklah, kamu tenang saja, kamu fokus saja mencari Yuli.Kalau soal mama kamu,tak usah khawatir kan ada aku"? Ucap Sinta


" ciiee, menantu idaman nih". Goda Alan


Wajah Sinta memerah, ia malu karena godaan Alan barusan.


" Apaan sih kamu lan, nggak lucu tahu". Ujar Sinta sambil menunduk malu.


" serius lho Sin, yang bercanda siapa.memang kamu sudah pantas di sebut menantu idaman kok"? Ujar Alan lagi


" Sudah sana pergi kamu, siap siap.nanti di tinggal yang gagal jadi mertua baru tahu rasa" Ejek Sinta balik


" Ya elah Sin, nggak perlu di sebut semua sudah pada tahu.Kalau aku gagal menggaet jodoh orang.Tapi jangan sampai saat Yuli di temukan, ia ingin kembali ke aku". Sahut Alan dengan menaik turun kan Alis nya.


" Idih aku jadi Yuli mah ogah, udah ada yang tampan melintir, ngapain cari yang lain"..Ledek Sinta

__ADS_1


" oh jadi ada yang lagi puji mantan tampan melintir nih".Goda Alan


" Au ah, sudah sana pergi.Nanti betul betul di tinggal baru nyaho". Sinis Sinta


" Iya iya, ayang mami ku, ayang papi berangkat dulu yah." pamit Alan menuju tempat tidur dan mencium kening mama nya.Setelah itu ia menuju dekat Sinta, langsung mengecup kening nya dan keluar begitu saja.


Sementara itu, Sinta yang terkejut, hanya memegang dadanya.Jantung nya kali ini sudah tak bisa di kompromi, ia sibuk berdisko ria di dadanya.


" Aduh ni Alan pake nyium segala, udah gitu jantung sialan ini kok dj nya kenceng banget"? Gumam Sinta sambil menepuk pelan dadanya.


Sementara itu, Alan tersenyum puas karena tadi berhasil mengerjai Sinta.Walaupun ia belum merasakan getaran saat bersama Sinta, seperti yang ia rasakan saat bersama Yuli.


Namun Alan bertekad untuk melupakan Yuli.Namun ada saja hal yang membuat nya selalu memikirkan wanita cantik tersebut.


" Kenapa saat aku mencoba melupakan kamu,tapi ada saja hal yang membuat aku harus mengingat kamu Yul"Alan bermonolog


Ia kini menuju ke apartemen nya, untuk menyiapkan keperluan nya selama di indonesia.


Sedangkan Riani yang sudah sampai di kantor suaminya.Langsung menuju kedalam ruangan nya.Ia tak terlalu mengalami kesulitan, karena semua karyawan Bram mengenal nya sebagai istri nya bos mereka.


" Makasih ya ". Sahut Riani dan langsung masuk kedalam.


" siang mas,"..Sapa Riani


" Siang juga sayang"..Balas Bram dan langsung berdiri dan merangkul istri cantik nya tersebut.


Riani yang di peluk Bram, langsung menangis di pelukan nya.Hatinya sangat sakit, memikirkan nasib putri semata wayang nya kini.


" mmm, sayang tadi di telpon kamu bilang ada hal penting yang ingin kamu bicarakan.Memang nya hal penting apa itu, aku penasaran"? Tanya Bram sambil mencium kening Riani.


Riani melepaskan pelukan nya, dan duduk di sofa yang berada di samping nya.Ia menundukan wajah nya, namun tak bisa membendung air matanya.


Bram yang bingung, langsung mendekati Riani dan mengusap bahunya yang bergetar.


"Sayang, kamu kenapa kok menangis? Memang nya ada masalah apa sayang, ngomong dong siapa tahu aku bisa bantu". Bujuk Dion


" Yuli mas Yuli di culik, dan masih nggak ada kabar sampai sekarang". Lirih Riani sendu

__ADS_1


Bram mengeryitkan kening nya, ia bingung bagaimana ceritanya Yuli sampai di culik.Bukan nya ada Dika yang menjaganya, lagian selama ini mereka sama sekali tak punya musuh.


"Kok bisa sayang, memang nya Yuli ngapain sampai di culik"? Tanya Bram masih dengan kebingungan.


" Tadi mas Dion nelpon, katanya saat Dika dan Yuli belanja, terus saat Yuli di toilet ia diculik.Karena mereka sudah mengecek cctv nya". Sahut Riani


" Astaga kok bisa sih, Ya udah terus kamu maunya gimana"?Tanya Bram


" Aku mau ke indonesia sekarang mas"..lirih Riani


"Iya sayang, tapi apa kamu tak capek bolak balik kesana"? Tanya Bram


" Aku nggak papa mas, aku mau bantuin cari Yuli.Aku nggak mau putri ku kenapa napa.Sudah cukup dari kecil aku kehilangan Dia, aku mohon mas ijinkan aku pergi". Pinta Riani dengan wajah memelas


" Ya sudah ayo kita berangkat.Aku bakalan hubungi sekertaris aku, supaya siapkan jet pribadi kita"? Sahut Bram


" Jadi mas juga mau ikut, tapi pekerjaan mas disini bagaimana"?Tanya Riani


"Anak kita lebih penting sayang, lagian aku juga tak mau pisah sama istri cantik ku ini". Goda Bram Agar Riani tak terlalu cemas.


Ia tak ingin Riani terbebani, karena kejadian ini.


"Ya sudah mas, ayo berangkat, daripada gombalan maut nya kumat lagi". ledek Riani


"Tapi kamu suka kan"? Ujar Bram sambil menaik turunkan Alisnya..


Riani memukul bahu Bram, karena saat genting seperti ini malah menggodanya.


" Anak lagi hilang, malah mikirin yang aneh melulu" Ujar Riani ketus


" Ya habis nya kalau nggak gituin kamu bakalan panik terus"..Balas Dion sambil tersenyum


" Seterah mas saja, ayo cepat berangkat.jangan lelet atau nanti kutinggal". Ancam Riani


" Aduh ampun mbak jago"? Sahut Bram dengan kata anak gaul


" Astaga bang jago nih lebay deh". Ujar riani jengah

__ADS_1


__ADS_2