Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
Episode 267


__ADS_3

HAII READERKU TERSEYENG...


JANGAN LUPA LIKE N KOMME NYA


NITIP VOTE NYA SEKALIAN ...YA YA YA.


LOPE U FULLL


HAPPY READING YA GUYS...


LANJUT...


Tak lama mereka sampai dirumah sakit, dan jenasah Jason di bawah ke ruang otopsi.Samuel dan Dina ikut dari belakang, dan langsung melakukan semua prosedur yang ada.


Setelah selesai pemeriksaan mereka menunggu hasil, sambil duduk dan tak bersuara.Dina hanya duduk sambil menautkan tangan nya, dari tadi air mata wanita paruh baya tersebut tak henti mengalir.


Sedangkan Lika, yang tadi sudah turun dari ambulance, duduk termenung di depan ruang pemeriksaan.Ia seperti seseorang yang lain, tak seperti seorang Lika yang ceria, cempreng dan heboh.


Ella merasa kasihan dengan anak gadis nya itu, mereka duduk di hadapan Samuel dan Dina yang juga hanya diam.


" Sayang, kamu jangan seperti ini nak, Bunda mohon bicaralah nak". Pinta Ella


" Aku mau dia kembali, aku tak mau yang lain". Sahut Lika tanpa ekspresi.


Samuel dan Dina yang mendengar hal tersebut,kembali terpukul.Pasal nya nada Lika saat bicara tadi, sudah seperti orang yang tak punya semangat hidup lagi.


"Sabar nak, jangan putus asa, bukan kah harapan akan selalu ada". Hibur Ella.


" Iya nak, kita tunggu saja hasil nya semoga itu bukan Jason"? Samuel menimpali


" Aku bingung aku takut, tak tahu harus bicara apa lagi". Lirih Lika sambil menutup seluruh wajah nya.


" Dengan keluarga Jason erllangga"? Tanya Salah satu petugas rumah sakit.


"Iya pak kami adalah orang tuanya". Sahut samuel


" Mari silahkan ikut saya,


Mereka berempat pun mengikuti keruangan tempat mayat yang di duga Jason berada.


" Jadi kalian keluarga korban"? Tanya dokter yang bertugas.


" Iya saya ayah nya pak, bagaimana hasil nya"? Tanya Samuel penasaran.


Sementara itu Dina dan Lika yang saling menggenggam tangan, menunggu dengan hati yang sangat cemas.


" Jadi pak dari hasil pemeriksaan korban benar bernama JASON ERLANGGA dari hasil tes DNA dan anda 99% positif sama".Terang Dokter tersebut.

__ADS_1


Duaarr


Bagai tersambar petir di siang bolong, begitulah perasaan seorang gadis cantik yang berstatus tunangan korban.


" Ahhh tidak dokter bohong kan, dia masih hidup kan.Aku mau ketemu dia aku yakin dia hanya tidur, Bunda aku mau menemui Jason plis". Teriak Lika histeris sambil menunjuk kantong jenasah nya Jason.


" Lika sabar sayang, Bunda mohon nak". Pinta Ella yang ikut menangis melihat keadaan anak nya yang sangat terpukul.


" Papa mama, dokter bohong kan, aku mohon bicaralah". Pinta Lika sambil memegang tangan Samuel dan Dina.


Dina langsung memeluk calon menantunya itu, ia sangat terpukul.Ibu mana yang kuat melihat tubuh anak nya yang hancur bahkan tak bisa di kenali lagi.


Sementara itu di balik pintu, Ello menyeringai tipis.Akhirnya dendam nya terbalas juga, ia merasa sangat senang dan langsung meninggal kan tempat itu.


" hah, sayang akhirnya pria yang menyakiti kamu sedikit lagi bakalan menyusul kamu.Kamu jangan sedih lagi ya, doaku tulus untuk mu". Gumam Ello sambil memandang potret Hesty di ponsel nya.


" Ma aku mohon bangun kan Jason, aku yakin dia hanya tidur saja."lirih Lika sambil mendekat ke tubuh kaku Jason dan langsung histeris.


Wanita mana yang sanggup melihat kekasih hatinya, yang sudah tak bernyawa.


Samuel segera mengurus kepulangan Jenasah Jason ke kediaman mereka.Samuel berusaha tegar, padahal dalam hati ia sedang menyimpan sesuatu dan tak kan memberitahu siapa pun.


Yuli entah kenapa yang tadi sedang tidur, tiba tiba mengalami mimpi buruk.Bahkan tubuh nya bergetar, dan keringat membasahi seluruh wajah nya.


Dika yang melihat keadaan Yuli yang gelisah, langsung membangun kan istrinya tersebut.


" Sayang sayang, bangun yang kamu kenapa"? tanya Dika yang terlihat panik


" Heii sayang, kamu kenapa? Apa kamu mimpi buruk hemm"? Tanya Dika pelan sambil menatap manik mata istrinya itu.


Yuli menganggukan kepala, karena memang tadi ia mengalami mimpi buruk.


" Sayang aku tadi mimpi buruk, aku lihat Lika lagi menangis dan tangis nya itu sedih sekali seperti ia kehilangan sesuatu yang berharga.Aku bingung soal nya dia tak mau bicara dan hanya diam saja ketika ku tanya.Aku takut sesuatu terjadi kepada Lika, kamu tahu kan ia sudah ku anggap seperti saudara, aku sahabatan sama dia sudah bertahun tahun". Lirih Yuli


" Ya sudah kenapa nggak kamu telpon dia saja, supaya kamu bisa tenang saat sudah mengetahui keadaan nya". Saran Dika


" Iya sayang kamu benar, mana ponsel ku ya, aku mau hubungi Lika sekarang"?Ucap Yuli sambil mencari dimana keberadaan ponsel nya.


Dika hanya menggeleng kepala, pasal nya Yuli yang saking cemas nya sampai tak menyadari jika ponsel nya sedang berada di nakas di samping nya.


" Sayang bukan nya ponsel kamu sedang berada di samping mu itu".Ujar Dika sambil menunjukan objek yang di maksud.


" Hehe sayang maaf aku lupa". Yuli cengengesan sambil mengambil ponsel nya dan menghubungi Lika.


Tut tut tut


Panggilan Yuli masuk, namun tak diangkat oleh Lika,yang mana membuat Yuli yang tadi rileks menjadi sedikit cemas.

__ADS_1


" Lho sayang kok Lika nggak angkat, atau jangan jangan dia sudah tidur ya". Ucap Yuli


" Coba sekali lagi sayang". Saran Dika dan Yuli pun mencoba menghubungi Lika sekali lagi namun hasil nya nihil sama saja.


" Aduh Ka, kamu dimana sih, buat panik nih". Kesal Yuli


" Kamu tunggu ya sayang, aku coba hubungi Jason dulu". Ujar Dika dan ia pun langsung menghubungi Jason tapi lebih parah dari Lika nomor Jasson tak aktif.


" Gimana yang, bisa nggak "?Tanya Yuli


" Lebih parah,nggak aktif malah". Sahut Dika


" Gimana dong, kenapa perasaan aku tambah nggak enak ya.Aduh Lika my ayang bebep di angkat dong". Pinta Yuli cemas


" Eh sayang biarpun Lika sahabat kamu tapi jangan coba coba panggil kaya tadi lagi.Aku nggak suka, sangat tak suka ". Kesal Dika


" Stop Dika, Aku lagi panik malah kamu cemburu nggak jelas". Ujar Yuli yang juga tak kalah emosi.


Dengan emosi yang di ubun ubun,Yuli turun dari tempat tidur.Lalu ia duduk di sofa dan mencoba menghubungi Lika lagi, namun tetap hasil nya nihil.Tak patah semangat Yuli pun menghubungi Ella bundanya lika.


" Hallo Yul,.


" Hallo Bunda, kok suara nya gitu"? Tanya Yuli yang mendengar suara Ella seperti sedang menangis.Ella tak sanggup menjawab pertanyaan Yuli yang terdengar isak tangis saja.


Yang mana membuat Yuli mengeryit kan kening nya, pertanda ia sangat bingung sebenarnya apa yang terjadi.


Sementara itu Dika juga mendapat panggilan dari papa nya tentang kabar Duka.


" Bunda lika dimana Bun, Lika baik baik saja kan"? Tanya Yuli yang masih belum tahu apa sebenar nya yang terjadi.Dika yang melihat keadaan Yuli yang sangat tak tenang, memutuskan panggilan tersebut secara sepihak.


Dika langsung memeluk istrinya itu, ia mencium kepala Yuli.Ia bingung harus bicara apa, sebab tadi papa nya sudah mengatakan semuanya.


" Sayang, sebenar nya Bunda Ella kenapa, aku tanya kok malah menangis.Aku harus hubungi Lika lagi, sebelum aku mati karena penasaran". Ujar Yuli langsung hendak menolak tubuh Dika agar menjauh dari nya.


Namun Dika mencegah nya melakukan hal tersebut, Dika langsung mengangkat tubuh Yuli agar duduk di pangkuan nya.Posisi Yuli duduk berhadapan dengan tubuh Dika, dan Dika melingkar kan lengan nya di pinggang Yuli.


" Sayang aku punya kabar buruk untuk mu, tapi tolong jangan panik dan bersikap yang berlebihan" Pinta Dika


Yuli tambah tak mengerti, tadi Ella dan sekarang Dika yang membuat nya sangat penasaran.


" Berita buruk apa, dan tolong katakan tanpa sembunyikan sesuatu dari ku".Lirih Yuli sambil serius memandang wajah tampan suaminya itu.


" Jason kecelakaan dan meninggal". Ujar Dika


Wajah Yuli yang tadi panik, langsung tanpa sadar menitikan air mata.Ia merasa seperti salah dengar, tapi ia juga tak yakin sebab tak mungkin Dika membohonginya.


" Ya Ampun, sayang ayo kita pulang sekarang.Aku khawatir sama Lika, dia pasti sangat terpukul aku ingin ada di samping nya saat keadaan seperti ini".Lirih Yuli sendu sambil memeluk tubuh suaminya itu.

__ADS_1


" Tadi papa billang pesawat nya sudah siap, kita bisa langsung jalan.Kamu siap siap karena udaranya sangat dingin, aku nggak mau kamu kenapa napa yang". ucap Dika


" Iya sayang kamu jangan khawatir ya, aku bakalan jaga diri kok". Sahut Yuli


__ADS_2