Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
MDD BAB 32 - Menginginkannya Lagi


__ADS_3

“mas Hanif, aku mau kita seperti dulu lagi mas.. setelah putus darimu aku merasa sangat kehilangan.” Ucap kiara. Berusaha terlihat sesendu mungkin agar Hanif bersimpati padanya.


Sedangkan Hanif justru terbahak dalam hati.


Mulutmu manis sekali. Batin Hanif.


“apa maksudmu? bukankah kamu sudah menikah? Lalu untuk apa kamu kembali padaku?” jawab Hanif santai dan menatap Kiara dengan tatapan mengintimidasi.


Kiara tersentak. Dia tidak menduga bahwa Hanif mengetahui rencana pernikahannya. Karena keluarganya sangat menutup rapat pernikahan itu.


“kenapa? Kamu kira aku tidak tahu?” tanya Hanif sinis.


“maafkan aku mas, aku tidak bermaksud membohongimu. Tapi orang tuaku terus memaksaku menikah. Mereka menjodohkanku dengan lelaki pilihannya.” Ujar kiara.


Hanif tetap bergeming. Hatinya benar-benar tertutup untuk Kiara sekarang.


“mas, tolong maafkan aku. Aku sudah menolak perjodohan itu, aku tidak jadi menikah dengannya. Karena aku hanya mencintaimu mas.” Kiara terus memohon pada Hanif.


Hanif membuang muka, melihat ke arah luar jendela dengan tatapan kosong. tidak ada sama sekali nama Kiara sekarang di pikirannya, apalagi di hatinya.

__ADS_1


Flashback on


Di  kediaman Kiara 9 bulan yang lalu.


Pertemuan dia keluarga sedang berlangsung antara keluarga Kiara dan keluarga sang calon mempelai pria. Namun suasana sangat aneh, canggung, tegang, kaku dan tidak ada senyuman di wajah setiap orang yang hadir di dalamnya.


“saya sangat memohon maaf kepada bapak dan keluarga. Tetapi saya tidak bisa melanjutkan hubungan ini sampai ke pernikahan.” Ucap Rendra sang calon pengantin pria.


Pertemuan itu akhirnya diakhiri dengan  rasa kecewa. Tapi kelegaan justru yang dirasa oleh kedua pasangan mantan calon pengantin itu. Pada dasarnya mereka sama-sama dijodohkan.


Kiara dan Rendra sangat patuh kepada kedua orang tuanya sehingga tidak bisa menolak keinginan orang tuanya saat mereka akan dijodohkan.


Setelah mendapat persetujuan dari keduanya, disinilah sekarang ia berada. Untuk melepas ikatan pada Kiara.


“Kiara kan sudah bilang bu, kiara mencintai mas Hanif. kiara tidak mungkin mengkhianatinya.” Tegas Kiara pada kedua orangtuanya sesaat setelah pertemuan itu berakhir.


“ya sudah, kamu memang tidak berjodoh dengan nak Rendra, maafkan kami Kiara.” Ujar sang ayah.


Setelah pertemuan tersebut, Kiara memutuskan untuk mendekati Hanif lagi. Kiara masih belum tahu bahwa Hanif sudah mengetahui tentang perjodohan itu.

__ADS_1


Ia sangat percaya diri untuk kembali pada Hanif dan pasti Hanif juga masih mencintai dan menunggunya tanpa mengetahui faktanya.


Flashback off


“aku sudah memaafkanmu. Tapi maaf, aku tidak bisa bersamamu lagi.” Hanif akhirnya membuka suara dari diamnya yang lama.


Kiara menunduk lesu mendengar jawaban Hanif. tapi dia tidak menyerah. Dia akan melakukan segala cara agar Hanif kembali padanya.


"tapi kenapa mas? bukankah mas Hanif dulu bilang akan melamarku? secepat itukah mas Hanif melupakannya?" cecar Kiara. Sebisa mungkin ia akan mempertahankan Hanif untuknya.


"Janjiku sudah otomatis hangus karena kebohonganmu.."


“maaf aku tidak bisa lama-lama, sudah tidak ada yang perlu dibicarakan lagi kan? Aku pergi.” Lanjut Hanif, kemudian berdiri meninggalkan Kiara yang kelu.


Aku yakin kamu masih mencintaiku, mas. Akan ku buat kamu kembali padaku.


Setelah hari itu. Selama berbulan-bulan Kiara terus mengganggu Hanif. ia mengirim berbagai jenis pesan seperti bujuk rayu dan permintaan maaf.


Tapi sayang, Hanif tidak menghiraukannya. Kiara sudah tidak tahu lagi dengan cara apa dia akan menjerat Hanif.

__ADS_1


__ADS_2