
HAII AKU BALIK LAGI NIH...JANGAN LUPA YA LIKE, KOMMEN N VOTE NYA YA YA
KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUK KU 💖💖
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS....
LANJUT
Sinta mulai menyadari perasaan nya, ketika melihat Alan begitu mencemaskan Yuli.Didalam hatinya seperti tak rela, jika Alan kembali ke indonesia.Namun apalah daya nya, yang tak punya hak sama sekali untuk melarang nya.
cinta tumbuh karena kebersamaan, cinta tumbuh karena terbiasa.
Mentari sudah menampakan keperkasaan nya,pertanda insan manusia harus bangun.Memulai aktifitas seperti biasanya.Namun berbeda dengan kedua anak manusia, yang masih betah dalam selimut.
kedua nya adalah pasangan suami istri yang semalaman baru habis belah duren.Hingga sudah pukul 07 pagi mereka belum ada tanda tanda akan bangun.
" Pagi ka, pagi mas, pasutri baru belum bangun ya"? Tanya Riani
" Pagi juga, seperti yang kamu lihat, kosong melompong.Tak ada tanda tanda kalau mereka akan bangun.Aku juga bingung, itu tidur atau mati ya"? Sahut Rika
" haha,ka, kamu tuh ada saja mana ada orang tidur di sebut mati".Sambar Bram
" Ada kok mas, tuh anak berdua diatas ".Sahut Rika
Semua nya senyum senyum saja, kalau urusan berdebat dengan Rika, pilihan nya pasti mengalah.
" Ya sudah kita sarapan saja, dari pada tunggu mereka sampe karatan".Ajak Rika
__ADS_1
kini dua pasutri tersebut sarapan pagi, sambil di selingi dengan obrolan ringan.Sementara itu Yuli yang sudah sadar, namun tak bisa berbuat apa apa badan nya hancur remuk.
Ia mencoba bergerak namun bagian bawah nya masih perih, ia sangat kesal kepada suaminya.Yang memborbardir dirinya semalaman, hingga membuat nya tak bisa bergerak.
" Ini orang semalam kesurupan atau apa sih, tulangku serasa patah semua nih.Awas saja aku akan kasih libur sebulan".Ujar Yuli mencebik kesal.
Karena panggilan darurat ke kamar mandi, mau tak mau ia memanggil Dika.
" Sayang, bangun dong aku nggak tahan lagi nih".Panggil Yuli seraya menepuk pipi Dika.
" nih orang kebo apa ya, di bangunin malah tambah tidur".Sungut Yuli
Akhirnya dengan jurus terakhir ia pun membangun kan Dika.Yuli mencubit pinggang Dika sekuat mungkin hingga meinggal kan warna merah.Dika sangat terkejut, dengan mata sangat merah, ia menatap tajam kearah Yuli, yang mana membuat Yuli tambah kesal.
" Sakit yang, kamu apaan sih nggak lucu". kesal Dika
Senyum smirk langsung di bibir Dika, pasal nya istri nya mengucap kan kata nggak tahan.Dan bagi Dika itu dalam arti lain.
" Beneran Yang kamu nggak tahan, aku siap kok.Ayo kita bisa mulai tanpa pemanasan juga boleh".Ucap Dika antusias.
Yuli mengeryitkan kening nya dengan perkataan Dika, otak nya hanya di penuhi dengan pikiran kotor melulu.
"hei yang mau ajakin kamu *** *** siapa, aku mau ke kamar mandi.Bukan mau melakukan kaya semalam, bisa bisa aku masuk Ugd". Kesal Yuli
" Ya ampun yang, kalau mau ke kamar mandi ya tinggal langsung pergi lah.Masa harus ajak aku lagi, emang nya kamu mau kita perang di kamar mandi"? Tanya Dika dengan nada menggoda.
" Stop,kamu lupa ya,itu tuh nya aku sakit.Jadi susah jalan, jadi aku minta tolong supaya bantuin aku".Ucap Yuli sambil menahan kekesalan nya
Dika senyum senyum sendiri, ia lupa kalau semalam ia melakukan berulang ulang.Bahkan Yuli yang merengek minta di hentikan ia tak peduli, maklum sudah di tengah jalan tak mungkin ia berhenti.
__ADS_1
" Maafkan aku ya sayang, maklum lagi semangat 45 pantang mundur sebelum keluar".Jawab Dika
" Apanya yang keluar"? Tanya Yuli heran
" bibit unggul Dika junior".Jawab Dika santai.
" ya ya ya, terserah anda, tapi tolong diriku ini yang sudah di ujung tanduk".Pinta Yuli.
Dika pun menepuk jidat nya, karena terlalu semangat membahas pertempuran keduanya semalam.
Dika bangkit dari tidurnya dan langsung menggendong tubuh Yuli, yang tak memakai pakaian.Dengan susah payah, Dika coba menahan nya, berkali kali ia menelan saliva nya.Siapa yang tak tergoda dengan keindahan yang ada di depan matannya kini.
Ia menurunkan Yuli untuk menuntaskan hajat nya.sedangkan Dika, menyiapkan air hangat untuk mandi, agar menguranngi rasa sakit yang ada.Yuli yang sudah selesai, hendak jalan namun di cegah oleh Dika, ia menggendong nya, dan memasukan kedalam bathtub.
" Aku bisa mandi sendiri, kamu mandi disana".Usir Yuli yang melihat Dika juga akan masuk ke dalam bak mandi bersamanya.
" Aku juga mau mandi kok, kamu tenang saja.Aku nggak bakalan minta yang aneh aneh, tapi itu juga tergantung kalau kamu mau aku tak mungkin nolak". Sahut Dika
" Dasar modus".Umpat Yuli
Dika hanya terkekeh kecil, ia mulai berpikir keras, bagaimana caranya agar ia melakukan lagi dengan Yuli di kamar mandi.Pasti sensasi rasa nya berbeda.
Dika duduk di belakang Yuli sambil terus mencium lehernya, dan pundak nya.Yuli yang merasa geli, ia pun mencoba untuk menghentikan aksi Dika.
" sayang geli tau,sudah stop dong aku mau mandi".Tolak Yuli
Dika belum berhenti, ia masih mencoba menggoda Yuli.Bahkan tangan nya sudah tak bisa di kondisikan lagi.Ia meremas sesuatu yang ada di dada Yuli.
Yuli pun sudah tak fokus lagi,ia menikmati sentuhan yang Dika berikan.Dika menggendong Yuli, keluar dari bak dan mulai melancarkan aksinya.
__ADS_1