Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
Episode 233


__ADS_3

HAII AUTHOR BALIK LAGI NIH..


SEBENAR NYA MAU TAMATIN CERITA NYA..EH INI DARI PIHAK NT NAIKKAN LEVEL..KAN SAYANG KALO BERHENTI..MAKANYA AUTHOR LANJUTIN AJA...TEMAN TEMAN KALO ADA SARAN UNTUK ALUR CERITANYA..AYO KIRIM MASUKAN NANTI AUTHOR COBA SESUAIKAN..


LANJUT...


Alan tak ada perasaan sedikit pun ke Sinta.Ia hanya merasa kasihan kepadanya, karena hidup nya terlantar.Alan berharap bisa menemukan pengganti yang memiliki sifat seperti Yuli.


Namun berbeda dengan Sinta, ia seperti mulai perasaan nyaman terhadap Alan.Namun ia juga akui, kalau Alan hanya mencintai Yuli.


Ia tahu semua itu, karena waktu sekolah mereka sama sama.Dan ia juga mengetahui perbuatan Alan, yang sangat menyukai Yuli.Bahkan ia melihat sendiri Alan sampai rela memendam perasaan yang begitu dalam kepada Yuli.


Ia bahkan setia menanti hati Yuli, untuk menerima dirinya.


" Ahhh, sudahlah Sinta jangan mengharap kan tak pasti.Lagian ini kan amerika pasti banyak cowok bule, seksi, aduhai". Gumam Sinta menyemangati dirinya.


Ia pun masuk dan melihat keadaan mamanya Alan.Ia tersenyum karena perkembangan wanita paruh baya tersebut, sangat memuaskan.


Ia bahkan sangat bahagia, wanita yang dianggap pengganti ibunya itu sangat menyayangi dirinya.


" Makasih mama, karena sudah mau terima Sinta.Sinta janji akan menjaga mama, sepenuh hati setulus ikhlas".Sinta mengusap pelan kepala mamanya Alan.Yang mana membuat wanita paruh baya tersebut sadar dan membuka matanya.


" Nak kamu kenapa, kok mukanya sedih begitu"? Tanya Mama nya Alan.


" Aku nggak papa kok ma, ini hanya kelilipan saja.Tadi aku kucek terus jadi mataku memerah deh".Sahut Sinta Sambil tersenyum.


"Sin, mama sayang kamu dan kalau ada apa apa kamu ngomong ya.Bukan kah beban pikiran harus di bagi, karena mama tak mau kamu mengalami apa yang mama alami.Mama depresi berat karena memendam stres sendiri, tanpa mau berbagi". Lirih Mama nya Alan.


" Iya ma, Sinta janji akan ngomong jika ada sesuatu yang terjadi.Tapi sekarang mama nggak boleh banyak pikiran, karena mama harus cepat sembuh". Sahut Sinta


" Ok baik,anak cantik ku.Oh iya tuh anak nakal udah kasih kabar belum"? Tanya mama nya Alan.

__ADS_1


" mmm maksud mama Si Alan"? Jawab Sinta


" Ya iyalah Sin, siapa lagi". Ketus Mama nya Alan.Mamanya Alan bernama Mikha liem, keturunan indo korea.


" Haha, mams anak sendiri kok ngomong nya ketus begitu sih". Sinta tertawa kecil.


" Iya lah, tuh anak tau kalo mama nya masih ada.Tapi sepertinya lupa sama mama nya, maklum susah move on dari mantan".Ujar Mikha.


" Maksud mama"? Tanya Sinta heran


" Iya Alan kan cinta mati sama Yuli, bahkan ia selalu bawa foto Yuli di mana mana.Asal kamu tahu ya, setiap sudut Apartemen dan kamar nya selalu penuh dengan foto Yuli". Terang Mikha mama nya Alan.


Hati Sinta pun sakit mendengar perkataan Mama nya Alan.Ia seperti merasa kalau Yuli adalah wanita sangat berharga, dan sangat beruntung di dunia ini.


" Mama nya juga bingung, kenapa sih susah sekali melupakan Yuli.Padahal wanita disini kan cantik bahkan lebih bohay di banding Yuli". Ujar mikha


" Nama nya juga cinta mati, jadi sangat susah move on mams.So di maklumat saja kapan tobat nya". Sahut Sinta sambil terkekeh kecil.


" Ya sudah ayo kita tidur, kamu nggak boleh tidur di sofa kamu malam ini harus tidur sama mama". Ujar Mikha penuh ketegasan dan tak ingin di bantah.


" Yes my mom's". Sahut Sinta sambil naik dan tidur di samping mama nya Alan.


" Sin, mama doakan semoga kamu dapat jodoh orang bule biar perbaiki keturunan". Ujar Mama nya Alan di atas ranjang.


"Astaga ma, gini gini kan aku sudah cantik banget lho."Sahut Sinta percaya diri.


" Katanya cantik tapi kasihan nggak laku laku". Ledek Mikha


" Ishhh mama tega banget sih, jadi orang kok jujur banget".Gerutu Sinta


" hehe bohong tuh dosa kali, ngomong ngomong mama kapan sih pulang dari sini sudah bosan.Soalnya mama sudah bertahun tahun lho habiskan waktu disini". Lirih Mikha

__ADS_1


Sinta yang mengerti dengan kesedihan wanita paruh baya tersebut, langsung memeluk erat tubuh nya.


"Ma jangan sedih gitu dong, nanti kalau Alan sudah pulang.Baru aku akan kasih tahu ke dia, untuk tanyable dokter.Jadi mama sekarang fokus saja biar cepat sembuh ya".Sinta menghibur Mikha, agar jangan bersedih.


Jauh dalam lubuk hati Sinta, ia sebenar nya merasa kasihan.Siapa pun pasti tak betah jika berlama lama di rumah sakit, namun ia tak bisa berbuat apa apa.


Karena Alan membawanya ke Amerika, hanya sebagai perawat mama nya saja.Untuk hal lain, ia tak punya kuasa sama sekali, karena ia bukan siapa siapanya Alan.


" Aku kasihan juga dengan keadaan mama, tapi maaf kan Aku ma, nggak bisa penuhin permintaan mama".Gumam Sinta dalam hati.


Tak lama keduanya pun terlelap dan masuk kedalam mimpinya masing masing.Entah mimpi apa,author nggak mau kepoin takut dosa.


Skip ya terseyeng๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


Di sebuah kamar yang mewah, tampak sepasang suami istri tengah terlelap.Tubuh mereka polos dan hanya di tutupi selimut.


Keduanya seperti belum akan ada tanda tanda akan bangun, maklum pergulatan panas mereka semalam berakhir jam berapa.


Namun tak lama berselang Alarm pun berbunyi.Yuli sengaja menyetel nya lebih awal,karena ia berencana bangun dan memasak makanan kesukaan Alan.Karena hari ini sahabat nya itu akan pergi, entah kapan lagi mereka akan berjumpa.


Yap pasangan suami istri tersebut Adalah Dika dan Yuli istrinya.Ketika Alarm berbunyi, Yuli pun mengerjapkan matanya hendak bangun.


Namun lagi dan lagi ia harus kesal di pagi hari, pasalnya karena permainan Dika semalam, membuat tubuh nya remuk semua.Seperti ia telah melakukan pekerjaan memikul beras berpuluh puluh kilo.


"Ini orang dalam otak nya isinya apa sih? Nggak ada kasihan nya memikirkan kondisiku,lagian tenagan nya juga macam tak tahu habis nya". gerutu Yuli sambil memandang wajah polos Dika yang sedang tertidur lelap.


" Untung juga sayang, kalau tidak pagi ini sudah ku hadiah kan bogem mentah untuk nya". Sambung nya lagi, dan langsung bangun dari ranjang.


Yuli berjalan perlahan ke kamar mandi, karena tubuh dan area v nya sangat sakit.Ia meringis kesakitan sambil mulut nya berkomat kamit memaki Suami nya itu.


" Seperti nya malam ini dia aku kasih obat tidur saja.Biar teler sampe pagi dan aku terbebas dari siksa nya surga dunia". umpat Yuli yang masih kesal.

__ADS_1


Setelah bersusah payah masuk kedalam kamar mandi, ia pun mengisi air dalam bath up dengan air hangat.Lalu ia masuk dan berendam, agar mengurangi perih di tubuh nya.


__ADS_2