Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
episode 408


__ADS_3

HAII READER KU TERSEYENG


JANGAN LUPA LIKE N KOMENNYA


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS


LANJUT ****


Epilog


Sah....


Begitulah kata yang diteriakkan semua orang ketika Rino selesai mengucapkan Ijab kabul ,lega begitulah suasana hati pria itu.


Ia merasa dunia nya bertambah sempurna ketika melihat senyuman di wajah cantik wanita yang berada di samping nya kini.


Ia merasa dunianya seakan milik berdua tidak ada kata yang lain selain terima kasih Tuhan,jika boleh meminta semoga kebahagiaan ini kekal abadi selamanya.

__ADS_1


"Makasih ya kamu mau terima aku yang tak sempurna ini!" Lirih Rino sambil tersenyum.


"Aku juga senang sekali karena bisa jadi bagian dari hidup kamu,jangan pernah berhenti untuk mencintaiku ya!" Pinta Sarah sambil tersenyum.


"Wah dunia serasa milik berdua kita mah bisa apa cuman numpang makan doang!" Ejek Silvia.


Semua orang memberikan selamat pada keduanya,karena telah sah menjadi pasangan.


"Selamat ya Nak ,ingat selalu patuh kata suami kamu jangan seperti Mama yang kepala batunya minta ampun." Ujar Heri sambil memeluk putri tersayang nya itu.


"Makasih pah ,iya aku bakal nurut sama suamiku,bahkan disuruh nyanyi dangdutan aku ikhlas." goda Sarah sambil menatap kearah Eva mamanya yang sedang tersenyum masam.


"Kalian ih harga diri mama mau taruh dimana,Nak jangan dengerin ya apa kata mereka," ujar Eva sambil memeluk menantunya itu.


"Bisa menyingkir Ibu dan Bapak,karena Nenek Rasa Nona mau lewat." Goda Mikha dan Ella membuat semuanya tertawa.


"Bukan Nenek Rasa Nona kali,tapi Nenek Rasa Oma!" Ejek Silvia yang entah bagaimana ceritanya sudah berada disamping Sarah.


"Busyet kamu muncul darimana Sih Beb,astaga jantung aku mau copot nih?" Tanya Sarah sambil memegang dadanya.


"Makanya lihat lihat dong sama sekitar jangan hanya kesampingnya saja,mentang mentang sudah halal semua dunia terkalahkan begitu saja." Ejek Silvia.

__ADS_1


"Hei sana ambil suami mu sebelum diambil sama Nona nona tuh,soalnya Davin kayanya bosan sama yang gendut!" Gerutu Sarah membuat Silvia menoleh kearah Davin dan benar pria itu sedang berbincang dengan wanita yang penampilannya setengah tela**ng.


"Sayang,kamu kok bisa sih terdampar disini!" panggil Silvia dengan suara yang terdengar menyeramkan ditelinga Davin.


"Mati aku,duh bisa berabe nih kayanya Macan bakal ngamuk nih cari cara Davin ayolah?" Batin Davin frustasi.


'Kamu nanti malam tidur diluar!" tegas Silvia langsung berjalan kearah Berondong yang dari tadi menatap kearah nya.


"Haii semuanya ,wah lagi ngapain," Tanya Silvia sok centil ia tersenyum penuh kemenangan ketika melihat Davin di seberang bak cacing kena panas.


"kapok kamu makanya jangan coba coba sama aku ,nanti tau saja akibatnya." Batin Silvia senang.


"Lho Tuan Davin kenapa?" Tanya Wanita tadi yang SKSD.


"Jangan mendekat ini semua gara gara Kamu!" Kesal Davin lalu menuju kearah Silvia yang masih saja tebar pesona.


"Sayang kamu lihat deh drama rumah tangga yang sedikit lagi bakal tercipta." Ujar Rino sambil menunjukan kearah Davin dan Silvia.


"Aku juga bakal kaya gitu kalau kamu berani tebar pesona kearah wanita lain." Sahut Sarah santai.


"Apa,perasaan tidak ada hubungan deh sama kita jangan bahas yang aneh aneh deh?" Ujar Rino.

__ADS_1


"Aku cinta kamu sayang ku!" Goda Sarah.


"Sama aku lebih parah rasa cintanya ke Kamu!" Sahut Rino.


__ADS_2