
VOTE VOTE VOTE NYA TERSEYENG
TERIMA KASIH
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
LANJUT ***
Lika tak mau terlalu ambil pusing ,ia yakin jika Davin akan menjaga anak gadis nya.Jika memang engkau mencintai gadis mu,ketahuilah ketulusan mu akan di ukur. saat engkau menjaga ,dan tak menyentuhnya jika belum saat nya.
Sedangkan Yuli sedang uring uringan ,ia sedang cemas karena memikirkan anak bujang nya.Yang membawa anak gadis orang pergi,bahkan sampai sekarang belum balik juga.
" Ahh Davin kamu sebenarnya bawa silvia kemana sih,sudah tau Mama lagi cemas seperti ini juga". Kesal Yuli
" Ya elah sobat duduk dulu kenapa sih,mata aku sakit nih lihat kamu yang hobinya kesana kemari seperti setrikaan". Ujar Lika yang merasa jengah dengan tingkah berlebihan nya
" Haha maaf Guys,maklum bawaan orang panik ya begini lah". Sahut Yuli terkekeh kecil dengan tingkahnya sendiri.
Dika dan Rino dari tadi hanya geleng kepala ,melihat setiap tingkah laku keduanya. Rino orangnya mudah bergaul dan sangat humoris ,sehingga cepat berbaur dengan orang di sekitar nya.
"Kamu besok lusa jangan kaget ya kalau lihat pemandangan seperti ini pagi,maklum tuh orang dua heboh nya minta ampun saat duduk bersama". Jelas Dika pada Rino.
" Ah tak apa om aku orang nya santai saja ,jadi om tak perlu khawatir ya". Sahut Rino
" Kamu kuliah sudah kelar kan,seperti Davin ".Tanya Dika
" Iya benar sekali Om".Sahut Rino
" Bagaimana kalau kamu ikut kerja sama om,tapi nanti setelah puas liburan disini. Nanti kerja nya bareng Davin ,mungkin setelah kejelasan hubungan nya dengan Silvia".Dika menimpali lagi
" Baiklah om,kalau boleh tahu seperti apa Selina hubungan Davin dan Silvia "? Tanya Rino( Ciee abang Rino kepo nih ye 😁😁😁)
" Hemm entahlah nak,om kurang mengerti dengan mereka. Kita tinggal nyimak saja sebagai penonton ,nanti tinggal tunggu hasilnya."Sahut Dika
__ADS_1
" Hemm tapi jempol dua lho untuk kesetiaan Davin,dia tak pernah tergoda dengan wanita lain.Padahal saat di USA banyak cewek yang mengantri,bahkan sampai hampir telanjang. Tapi sedikitpun tak tergoda ,karena ia selalu berkata kekasihnya lebih dari segalanya ". Ujar Rino sambil tersenyum mengingat kesetiaan Davin kepada Silvia.
Lika dan Yuli yang kebetulan sudah bergabung ,tersenyum senang mendengar perkataan Rino.Lika bersyukur karena Putrinya begitu di cintai, bahkan sampai tak ada kata pengkhianat.
" Haii semuanya ". Sapa kedua orang yang dari tadi menjadi trending topik di rumah tersebut. Bahkan bisa di bilang masuk Rank pertama ,karena tak berhenti di bicarakan.
" Ohh syukurlah tau pulang juga kamu". Sindir Yuli memasang wajah marah.Silvia yang mendengar kekesalan Yuli ,hanya menundukkan wajahnya. Ia takut pasti sekarang Yuli berpikir ,jika dirinya yang menyebabkan Davin pergi.
" Ya jelas tau pulang lah,memangnya Mama mau aku pergi kemana". Tanya Davin sambil tersenyum.
" Mama pikir kamu sengaja ajak Via ke KUA, biar cepatan nikah nya". Ejek Yuli
" Hehe sepertinya itu ide bagus,betul nggak Yang"? Tanya Davin meminta pendapat Silvia. Tapi yang di tanya tak menjawab ,hanya menundukkan wajahnya saja.
" Wow memang kamu hebat Lho Nak,perasaan baru beberapa jam datang.Eh sudah ada langsung gebetan nya,memang anak Papa paling terbaik ". Puji Dika kepada Jagoan semata wayang nya.
" Ya jelas siapa dulu dong Pa". Ujar Davin berbangga diri
" Hemm memangnya kamu pikir orangtua nya bakal setuju begitu ,haha selamat berjuang Nak". Ejek Lika yang tersenyum jahil ingin mengerjai Davin.
Soalnya orangtua nya dan orangtua Silvia bersahabat baik,jadi otomatis akan menggunakan koneksi orang dalam.Padahal tanpa sepengetahuannya Davin ,Dika ayahnya sedang pecah otak untuk mencoba membujuk Alan.
" Kamu mah tega bro ,masa aku di tinggalkan sendiri saja.Setidaknya kan coba ngajak dikit napa ,pengen lihat yang bening ".Ujar Rino lemas karena di tinggalkan Davin sendirian.
" Hoho maaf bro memang sengaja kutinggalkan ,dari pada ngikut terus jadi obat nyamuk kan lebih tragis ". Ledek Davin
Rino mendengus kesal melihat wajah Davin,yang dari tadi senyum terus. Memang ya orang kalau jatuh cinta ,bawaannya senyum terus serasa dunia di cicil hanya untuk berdua.
" Kaka ipar sama aku saja ya,kalau di bandingkan Davin aku lebih manis lho". Goda Rino sambil tersenyum mengejek kearah Davin.
Silvia yang tadi hanya tertunduk ,langsung mengangkat wajahnya menatap kearah Rino. Memang sih Rino terlihat manis,tapi wajah nya mirip play boy yang membuat Silvia bergidik ngeri.
(visual babang Rino guys)
Davin yang mendengar perkataan Rino ,menjadi kesal karena berani mengganggu Silvia di hadapannya. Padahal tadi ia sudah resmi menjadi kekasihnya Silvia ,ia tak mau ada gangguan dalam hubungan mereka.
__ADS_1
" Enak saja kalau bicara ,kamu pikir aku bakalan kasih Vivin ku begitu saja.Jangan harap ketinggian bro,jatuh nya bakal sakit minta ampun ". Kesal Davin.
Rino tersenyum puas karena akhirnya bisa mengerjai Davin ,yang selama ini selalu menang ketika berdebat.
" Ishh sudah ah Via sini sama Tante Sayang,nggak usah bergabung dengan mereka. Nanti yang ada otak cantik kamu bakalan terkontaminasi ,dengan hal yang buruk". Ejek Yuli sambil menarik Silvia menjauhi Davin.
Sedangkan Davin sepertinya tak rela jika Silvia menjauh darinya,ia langsung melayangkan protes tak mau.Sebab dirinya masih ingin berlama lama dengan Silvia ,tak ingin berjauhan.
" Ya Ma mau di bawa kemana milik nya aku,"Tanya Davin tak terima.
Yuli yang hendak mengajak Silvia kedapur ,langsung menghentikan langkahnya dan berbalik menatap Davin. Ia mulai ada ide untuk mengerjai anak nya itu,yang kelewat bucin kepada Silvia.
" Mama mau anterin dia pulang kerumah nya,kasihan anak orang lama lama sudah seperti tawanan tau nggak"? Sahut Yuli sambil tersenyum mengejek.
" Nanti biar Davin yang antar pulang ,tapi sekarang masih kangen Ma". Bujuk Davin lagi.
" Tanya saja sama Via nya mau atau tidak sama kamu". Ujar Yuli sambil tersenyum Devil melihat wajah keheranan anaknya itu.
"Sayang kamu juga masih kangen kan sama aku"? Tanya Davin memelas
Silvia yang tahu bahwa Yuli sengaja ingin menggoda putranya pun ,langsung ikut kedalam permainan nya.
" Aku dari tadi mau pulang lho Tan,tapi Kak Avin nya nggak ijin.Jadinya aku korban tawanan non perang deh tante,tolong bebaskan aku ya pliss ". Ujar Silvia
" Hahaha
Semua orang di ruangan tersebut serentak menertawakan ,wajah bingung dan heran nya Davin. Pemuda tersebut tampak mengeryitkan keningnya seperti orang bodoh ,padahal Silvia hanya bercanda.
" Lho Yang masa kamu bicara seperti itu,aku kan hanya masih ingin dekat sama kamu.Masa kamu bilang kalau kamu tawanan aku,kok tega amat sih Yang". Ujar Davin memelas.
Silvia yang melihat wajah Davin yang bersedih ,langsung mendekati Davin dan mengusap pipinya. Silvia seperti tak rela jika kekasihnya itu ,menjadi bahan tertawaan semua orang.
" Aku bercanda kali Kak,sudah ah jangan manyun seperti itu jelek tau nggak lihatnya ". Bujuk Silvia
"ciee yang lagi Clbk( cinta lama baru kembali) bawaan nya selalu pengen mesraan terus.Ah aku pulang saja deh,jadi kangen sama suami tampanku". Ujar Lika sambil tertawa kecil.
Sementara itu Davin dan Silvia tersenyum malu malu,keduanya tak menyangka selalu saja bertingkah romantis tak pada tempatnya. Mungkin efek dari rindu membara dalam hati ,jadilah begitu sudah.
__ADS_1