Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
KU GAPAI CINTAMU


__ADS_3

HAII READER KU TERSEYENG


JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


LANJUT ***


Silvia hanya mendengus kesal, karena Davin selalu saja tak pernah mau kalah jika berdebat.Davin bahkan menyampaikan pendapatnya ,tanpa mau memikirkan perasaan orang lain.


" Bisa tidak jadi orang kalau hidup di dunia ini ,sekali kali akui pemikiran orang lain juga.Karena di atas langit masih ada langit,dan tentunya pendapat orang lain masih lebih bagus gimana dong"? Kesal Silvia..


" Oh tentu itu tak kan pernah terjadi ,karena hanya Davin seorang yang paling terpintar di jagat raya ini ".Ujar Davin sambil tersenyum kecil.


" Ishh dasar pria menyebalkan untung juga cinta,kalau tidak sudah kutinggalkan saat kau lahir"..Kesal Silvia


Davin langsung mencubit gemas wajahnya Silvia ,karena merasa sangat gemas dengan perkataannya barusan. Ingin ia bawah lari tuh anak gadis orang ,karena tingkah nya yang membuat Davin sangat tak bisa jauh darinya..


Keduanya memilih masuk kedalam mobil ,dan pulang ke rumah Silvia. Karena malam ini akan ada pertemuan antara kedua keluarga ,untuk membahas soal hubungan mereka.


...****************...


Rino dan Sarah kini berada sebuah danau buatan ,yang terlihat sangat cantik dan sangat cocok di jadikan tempat berbagi suka dan duka.


Keduanya duduk saling berdampingan ,sarah yang dari tadi ketus dan marah marah. Kini semuanya itu menguap pergi entah kemana,ia bahkan tak bersuara saat dalam taksi dan sampai kini.


Rino yang merasa Sarah yang tak nyaman berdua saja dengan nya,akhirnya memilih untuk lebih dahulu berbicara. Karena jika tidak di lakukan ,sampai dunia kiamat juga hanya diam seperti itu.


" Kita dari tadi belum kenalan ,boleh tidak sekarang aku tahu nama kamu "? Tanya Rino basa basi ,karena merasa pertemuan mereka pertama kali sangat jauh dari kesan romantis.


Sarah menatap heran kearah Rino ,masa sudah berdebat sepanjang hari baru akhirnya ingat berkenalan. Memangnya dari tadi kemana saja,sampai tak ada pikiran itu sama sekali.


" Kamu serius ingin minta kenalan ke aku,memangnya dari tadi kemana saja"? Tanya Sarah heran.


" Ya dari tadi di sisi kamu dengan setia ,hanya ingin berkenalan secara pantas saja.Karena pertemuan kita pertama,tak ada kesan yang bagus ". Sahut sambil tersenyum.


" Ok baiklah Namaku Sarahfina,aku sahabat nya Yuli ". Ujar Sarah mengalah dari pada lebih banyak perdebatan lagi.


"Hemm nama yang cantik seperti orang nya"..Puji Rino.


" Hemm terima kasih ,kalau kamu namanya siapa"? Tanya Sarah sambil tersenyum.


" Astaga senyum nya kenapa semanis ini sih,ah olahraga jantung lagi nih sepertinya ". Gumam Rino dalam hati..


" Lho memang nya kamu lupa nama ku siapa"? Goda Rino.


Sarah langsung kesal kepada Rino ,yang berbuat seolah dirinya yang memaksa ingin berkenalan.


" Ishh jadi orang tuh nggak asyik banget sih,perasaan tadi situ yang paksa harus berkenalan. Eh kok ini malah tanya balik lagi,kalau begitu pertanyaan tadi aku cancel deh".Ketus Sarah.

__ADS_1


"Haha kamu kenapa sih hobi sekali marah marah ,memang benar kata orang ya kalau semua wanita cantik itu judes semuanya "..Goda Rino.


" sudah tau kok masih nanya lagi,ya sudah kamu mau ngomong apa tadi.Kalau tak ada yang mau di bicarakan ,lebih baik aku permisi saja deh". Ketus Sarah.


" Maafkan aku ya jika selalu buat kamu marah,Kenalin nama aku Rino Hadiwinata.Anak angkatnya Papa Dika dan Mama Yuli ,aku dari Amerika orang tua ku sudah meninggal semua ". Ujar Rino


Sarah sudah tak bisa berkata apa apa lagi,di pandangi pria tampan yang ada di samping nya kini. Terlihat ada guratan kesedihan ,namun sengaja di tutupi oleh senyum di wajah tampan nya.


" Maafkan aku jika mengingat kan mu lagi ,sungguh aku menyesal ". Sarah terlihat sangat menyesal.


" Heii jangan pasang wajah seperti itu aku laki laki lho ,yang namanya cengeng tak kan pernah ada dalam kamus ku.Lagian sekarang sudah ada keluarga yang utuh ,apalagi dengan adanya kehadirannya kamu". Ucap Rino sambil memandangi intens kearah Sarah.


Sedangkan Sarah wajahnya kini jangan di tanya lagi ,sangat malu dan merona yang tak bisa di sembunyikan lagi.Rino sudah sangat merasa gemas sekali dengan wajahnya Sarah,ingin sekali di kecup bibir yang basah itu.


" Kamu cantik sekali ,aku bersyukur karena pernah kenal dengan mu.Terima kasih karena sudah hadir di dunia ini,Terima kasih karena akhirnya aku bisa menemukan wanita secantik kamu".Sambung Rino lagi.


" Stop dong puji aku dari tadi aku serasa mau terbang melayang ,kalau jatuh kan pasti sekali rasanya. Lagian kalau mau terima kasih karena kehadiranku di dunia .harrusnya terima kasih kepada Papa Mama aku,karena sudah berkolaborasi untuk menghadirkan ku dunia". Sahut Sarah sambil tertawa kecil.


" Sarahfina aku suka kamu,aku jatuh cinta pada pandangan pertama ,dan sepertinya tak hanya main main.Karena ku sadari mungkin kamu tak nyaman denganku,jika memang tak ada perasaan mu padaku.Maka aku akan memutuskan kembali ke amerika ,dan tak kan mengganggu kamu lagi".Ujar Rino sambil menatap lekat kearah Sarah.


Sarah merasakan sakit sekali di dadamya,entah mengapa saat mendengar Rino ingin pergi ada perasaan tak rela.Mungkinkah dirinya sudah merasakan jatuh cinta juga ,pada pandangan pertama.


Setelah memantapkan hati akhirnya Sarah mengakui jika ia juga sangat mencintai Rino ,dan tak ingin pria yang sudah membuat mood nya buruk itu pergi dari nya.


" Kalau kamu pergi ,terus aku nya bagaimana? Apakah akan kamu tinggalkan juga,kalau begitu kenapa kamu harus datang jika pergi lagi"?Sahut Sarah ketus.


Rino sudah tak bisa berkata apa apa lagi,antara percaya dan tidak. begitulah perasaanya kini sangat bahagia ,bahkan serasa ingin berjingkrak jingkrak kegirangan.


Tapi karena akal sehat nya melarang semuanya ,maka tak di lakukannya. Karena kalau benar terjadi,maka bisa di pastikan Sarah akan mati rasa kepadanya.


Rino langsung memeluk Sarah yang sedang merajuk ,ia sangat bahagia karena ternyata perasaannya tak bertepuk sebelah tangan.


Rino berjanji akan selalu menjaga Sarah sepenuh hati ,tak kan ada yang namanya air mata akan mengalir di pelupuk matanya. Rino tak kan pernah melepaskan wanita ini lagi,karena baginya kehadiran Sarah adalah kebahagiaan tersendiri untuk nya.


Sarah membalas pelukan Rino ,yang terasa sangat nyaman ia bahkan menyandarkan kepalanya di dada bidang Rino. Wangi tubuh pria ini sangat nyaman ,yang membuat Sarah sangat suka.


" Aku janji tak pernah tinggalkan kamu ,tetaplah disisi ku dan tetaplah percaya padaku jika suatu saat sesuatu terjadi. Aku tak kan pergi jika bukan kamu yang suruh,dan akan setia di samping kamu ". Lirih Rino yanh sangat merasa bahagia hari ini.


Sarah adalah wanita pertama yang membuat nya menyadari apa itu cinta,dan berjanji akan menjaga cinta itu.


" Kamu ngomong apaan sih menang dalam rangka apa suruh kamu pergi,jadi jangan ngaco kalau mau bicara sesuatu.Karena aku bukan tipe wanita ,yang mau saja luluh akan pria,kamu adalah yang pertama dalam kehidupan ku". Balas Sarah.


Rino melepaskan pelukan nya ,dan memegang kedua tangannya Sarah dan mengecup nya berkali kali.


" Sarahfina mau kah kamu menjadi ibu dari anak anak ku,dan menua bersama dengan pria yang tak sempurna ini.Aku tak ingin berpacaran karena umur ku sudah tak bisa menunggu ,karena pacaran setelah menikah lebih bagus ". Pinta Rino dengan mata yang sayu.


Sarah menatap kearah Rino ,ia ingin melihat kesungguhan dan keseriusan dari matanya.Karena dirinya tak ingin main main,dalam menjalani suatu hubungan. Ia setuju dengan pemikiran Rino,umur keduanya sudah tak cocok untuk pacaran ,karena lebih cocok nya menikah saja.


" Kamu yakin aku adalah yang tepat untuk mu,apa tak di pikirkan dulu.Kita baru mengenal dalam hitungan jam saja,dan kamu langsung melamar ku"? Tanya Sarah memastikan.


" Biarkan itu menjadi sejarah seorang wanita di lamar,setelah ketemu belum sampai 1×24 jam.Hal tersebut kan sangat unik,tapi percayalah aku serius dan sungguh sungguh ". Ujar Rino.


" Baik lah temuilah Orang tua ku,mintalah baij baik kepada mereka.Jika mereka mengiyakan anak gadis nya menikah,maka tak ada alasan untuk menolak nya "..-Balas Sarah.


" Nahh itu yanh sepertinya akan menjadi masalah ,aku satu satunya yang belum pernah ketemu dan tahu siapa orang tua mu.Ahh dasar calon mantu tak berguna ,masa suka sama anak gadis orang tapi tak tahu orang tuanya gimana"? Tanya Rino.

__ADS_1


" Kamu tenang saja Papa ku orang nya baik kok ,apalagi Mama ku ah lebih baik manis lagi.Apalagi mulut nya ,kamu siap siap kupingnya saja karena dia orang nya hobinya bicara ". Balas Sarah.


" Maksudnya seperti kamu cerewet dan suka ngamuk begitu "? Tanya Rino memastikan.


" Ihh yang bilang aku cerewet siapa sih,itu itu kan karena aku sukanya bicara saja.Maklum lah kalau tak ada orang yang banyak bicara ,maka di pastikan dunia akan sepi tau nggak sih". Ketus Sarah.


" Hehe terserah kamu saja Sayang,aku siap kok mendengar suara kamu.Tapi hanya ingat jangan sampai kuping ku lepas,karena memang nya kamu nggak malu punya suami nggak ada kuping nya". Goda Rino.


" Lebay deh kamu kalau ngomong ,sudah ah kita pulang nggak"?.Tanya Sarah.


" Hemm kalau pulang ke hotel ,boleh tidak"? Goda Rino sambil menaik turunkan alisnya.


" Boleh tapi setelah melaporkan diri ke satpol pp,karena aku nggak mau di grebek sebagai pasangan mesum ". Sahut Sarah ketus


" Ya ampun Sayang bercanda doang ,masa langsung marah saja apa .Apa nggak capek Yang tuh mulut nya,di pakai hanya untuk marah saja". Tanya Rino sambil tertawa kecil.


" Nggakk capek tuh ,apalagi jika orang nya itu kamu aku malah tambah gemas rasanya ingin marah terus."Sahut Sarah sambil mengerucut kan bibir nya.


Cup..


Rino mengecup bibir Sarah yang dari tadi sudah menggoda nya,pertahanan nya akhirnya luluh juga.Karena dari tadi sudah sangat menggoda mata dan iman nya,jadi ia pun refleks langsung mengecupnya.


Blushh


Wajah Sarah langsung merona karena malu,ini adalah ciuman pertamanya. Yang sudah di ambil oleh Rino,bahkan tanpa permisi tadi.Ia sampai tak bisa berpikir dan hanya mematung saja,bahkan kebingungan.


Rino akhirnya sadar jika tadi merupakan ciuman pertamanya Sarah,ia pun langsung tersenyum. Karena ternyata wanitanya sangat lah polos dan lugu,ia merasa beruntung karena mengenal wanita yang bisa menjaga dirinya.


Tidak seperti wanita yang lain,selalu dengan suka rela menawarkan diri mereka.Walau hanya untuk menjadi partner ranjang dan menjalani hubungan,tanpa suatu komitmen.


" Terima kasih sudah menjaganya untuk ku,aku janji akan menjaga kamu sepenuh hati setulus jiwa". Ujar Rino senang.


Sarah hanya tersenyum malu malu,dan memilih mengajak Rino pulang karena hari sudah menjelang sore.


" Sayang ayo pulang nanti telat lho,kamu kerumah bukannya kalian akan kerumah nya Silvia "?.Tanya Sarah.


" Sayang coba di ulangi lagi panggilan seperti tadi,karena sangat menyenangkan terdengar di telingaaku."Pinta Rino sambil memasang wajah memelas.


" Memangnya panggilan yang mana tadi"? Tanya Sarah bingung.


" Astaga ayolah Yang jangan pura pura lupa deh,aku ingin mendengar nya". Sahut Rino gemas.


" Hemm baiklah supaya kamu puas,soalnya aku takut kamu menangis air mata darah mana bisa aku bujuknya ".Ejek Sarah.


Namun Rino sama sekali tak peduli sama sekali ,yang penting baginya adalah Sarah memanggil mesra kepadanya.


" Sayang ku cinta ku lope ku honey ku segalanya bagiku ". Ucap Sarah sambil mencubit gemas pipi Rino hingga memerah.


Keduanya tertawa kecil karena melihat tingkah Absurd keduanya,memang sangat cocok untuk di pandangi.


Rino akhirnya bisa mempunyai tambatan hati,yang akan mengisi jiwa nya sepanjang hidupnya. Ia tak ingin yang muluk muluk,cukup mencintai dan di cintai. Ada yang menemani sepanjang hidup ,saat pergi ada keinginan untuk pulang karena ada yang sedang menunggu kepulangannya.


" Ayo Yang kita pulang kerumah ku saja,sekalian mau kenalin kamu ke Mereka.Karena aku tak mau sembunyikan hubungan kita,kalau kamu adalah pilihanku sekarang ". Ajak Rino.


Sarah pun tak bisa menolak karena tak ingin mengeceknya Rino ,keduanya kini sedang menunggu taksi online yang sudah di pesan oleh Sarah.

__ADS_1


__ADS_2