
HAII READER KU TERSAYANG, JANGAN LUPA YA LIKE N KOMMEN NYA..
NITIP VOTE NYA JUGA YA YA YA ...
MAAF AKHIR AKHIR INI JARANG UP...AUTHOR LAGI NGEDROP BANGET..NIH...
JADI MAAFIN AUTHOR YA JIKA SOBAT SEMUA MENUNGGU...BUKAN MAKSUD MAU SENGAJA...TAPI KARENA KONDISI YANG TAK MEMUNGKIN KAN...
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS...
LANJUT...
Di kamar hotel tampak pasangan suami istri yang terlelap, karena kecapaian akibat olahraga ranjang siang tadi..
Keduanya bahkan tak menyadari jika hari menjelang sore, bahkan tanda tanda bangun pun tidak.Mereka bahkan tak memikirkan kepanikan orang tuanya saat ini.
" Aduhh nih anak berdua gimana sih, awas saja kalau pulang.Tadi suruh anak buah saja yang bawa pulang mobil, tapi orang nya tidak". Kesal Rika.
Dion dan Bram yang sudah pulang dari kantor.Hanya menggeleng kepala mereka, melihat tingkah istri mereka masing masing.
""Aduh ma, stop mondar mandir seperti setrikaan , papa pusing lihat nya". Ujar Dion
" Iya sayang, kamu stop juga dong bertingkah seperti itu.Memang nya kaki kamu nggak capek apa"? Bram mencoba membujuk Riani.
" Ya gimana mau tenang mas, Yuli sudah pergi dari pagi sampe sekarang belum ada kabar.Sekarang Dika juga ikut ikutan tak ada kabar, gimana nggak pusing coba". Ucap Riani.
" Iya aku tahu sayang, tapi kan bisa mikir nya sambil duduk kan"? Sahut Bram
Dengan menghembuskan nafas nya kasar, Riani akhirnya duduk di samping Bram.Begitupun Rika duduk di samping Dion.
" memang nya tadi Dika nggak bilang dia bakalan cari Yuli kemana"? Tanya Dion
"hehe boro boro mau bilang, orang perginya saja mama tak tahu". Sahut Rika sedikit kesal.
__ADS_1
" Mass kita keluar cari mereka yuk".Ajak Riani
" Iya aku setuju, ayo mas kita cari mereka". Rika menimpali
" Bukan nya aku nggak mau, tapi kalau kita pergi terus mereka pulang gimana? Lagian kalau pergi cari tanpa tujuan mah, sama saja dengan nol besar". Sahut Bram
""Ya lebih baik kan kita cari, dari pada hanya duduk tunggu dengan sesuatu yang tak pasti". Sahut Riani
" Aku setuju sama Bram, lebih baik kita tungguin mereka di sini saja". Sambung Dion
" Ishhh terserah kalian, aku lagi malas ngomong sama kalian yang nggak pengertian.Ayo Ni, kita nonton oppa ganteng, dari pada lihat yang sama tiap hari". Ujar Rika kesal
" Ayo aku setuju, mata aku juga sakit lihat pabrik yang sama saja". Sahut Riani.
" Ishh biar pabrik yang sama, tapi gini gini yang bisa tampung rindunya seorang Rika hadiwinata". Dion menimpali
" Hadeuh, aku no comment bos". Ujar Rika jengah
" Haha mams ku seksi lho kalo marah". Goda Dion yang langsung mendapat pelototan tajam dari Rika.
""Sayang nggak usah lihat yang lain, lebih baik kita ke kamar yuk, lihatin aku sepuas hati kamu". Bram coba bersikap romantis, karena ia tak mau kalah di depan Dion.
Namun Riani menggeleng kepala, dan mengikuti langkah kaki Rika.Keduanya tengah duduk di hadapan televisi dan ingin melihat oppa tampan ji chang wook.
( hehe pasti reader nanyain ya, kenapa selalu ada nama oppa tampan ji chang wook.Iya karena dia adalah artis kpop idola nya author).
Namun tanpa mereka sadari, kalau dari tadi Bram dan Dion telah saling kode.Saat Riani dan Rika tengah sibuk, keduanya mengambil kesempatan untuk menggendong istrinya masing masing.
Rika dan Riani sangat terkejut dengan tingkah suami mereka, yang tak ada malu nya.Dion dan Bram menggendong istri mereka seperti memikul karung beras.Membuat kedua wanita paruh baya tersebut berteriak histeris karena kaget.
Dion membawa Rika ke kamar mereka, begitu pun sebalik nya dengan Bram.
" Heii turunin nggak, dasar aki aki, nanti sebentar mengeluh tulang belakang encok, baru nyaho". Umpat Rika
" Hoho sayang ku, jangan pernah kamu meragukan kekuatan suami mu ini".sahut Dion percaya diri.
__ADS_1
""hemm terserah,resiko tanggung sendiri ya.Aku nggak mau tahu dan nggak mau ikut campur". Ujar Rika
" Oh ya memang nya mama tega lihat papa kesakitan"? Goda Dion sembari menaik turun kan Alisnya.
Bram dan Riani berbeda, keduanya malah saling memeluk.Tak ada kata makian, umpatan dan apapun itu.Bahkan keduanya kini, yang sudah berada di tempat tidur, langsung melakukan fore play.
Maklum niye para reader ku, pasti kalian belum lupa kan.Riani sama Bram kan sama pengantin baru kaya Yuli dan Dika.Maklum keduanya nikah sudah belasan Tahun.Namun hubungan suami istri baru terjadi beberapa bulan ini.
pasti semua kepo kan, soal hubungan Riani dan Adam.Karena kedua belah pihak sepakat untuk bercerai, dan tak ingin meribut kan soal harta dan anak.
Pasal nya harta bukan lah sesuatu yang abadi, biarlah itu semua untuk anak semata wayang mereka Yuli evelyn.Dan soal anak mereka tidak membahas, sebab bukan kah Yuli sekarang sudah ada yang menjaga nya dan bertanggung jawab atas kehidupan nya.
Pernikahan biarpun di dasari cinta yang kuat, namun ia akan hilang.Hanya karena satu kesalahan saja yaitu perselingkuhan dan hal tersebut.Adalah kunci kehancuran setiap rumah tangga.
Jadi bijak lah dalam menyikapi perhatian dari lawan jenis, selain suami sendiri.Jadilah pribadi yang selalu memegang prinsip.Bahwa menikah hanya terjadi sekali dalam seumur hidup, namun begitulah manusia
Kadang tak bersyukur dengan apa yang ada, malah mencari yang tak ada.
Selesai berolahraga, Bram dan Riani langsung membersih kan diri.Mereka ingin makan di luar, Bram sengaja mengajak istrinya untuk makan diluar.
Bram ingin menebus kesalahan, karena tadi menolak permintaan istrinya untuk mencari Yuli.Ia tak mau sampai kalau Riani berpikiran kalau ia tak menyayangi Yuli.
" Sayang nanti kita makan di luar yuk, sekalian cari Yuli sama Dika.Maafin aku tadi ya yang sudah nolak kemauan kamu" ujar Bram sambil memeluk istrinya itu.
Sikap pengertian dari Bram inilah, Yang membuat Riani Alviani bertekuk lutut.Bram adalah suami yang romantis, selalu manja dan memandang nya dengan tatapan penuh cinta.
Namun Bram berbeda saat bersama orang luar,ia sangat terlihat dingin dan cuek.Hal itu yang membuat Riani yakin jika Bram tak kan menduakan nya.
" Beneran Mas,tapi kalau kamu capek aku nggak papa kok". Sahut Riani yang mencoba pengertian ke Bram.
" Aduh manis sekali istri aku ini". Gemas Bram sambil mengecup bibir Riani.
" Eittss stop,jangan sampai malam ini aku nggak bisa jalan karena ulah kamu".Riani waspada, karena ia tahu suaminya itu akan mode on Jika bersama dirinya.
" Ya ampun yang, cuman cium doang.Tapi kalau lebih juga nggak papa kok, aku siap bergerak".Sahut Bram
__ADS_1
Sedang kan Riani tengah menatap kesal kearah Bram.