Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
Episode 202


__ADS_3

HAIII NUNGUIN YA...


BAGI LIKE N VOTE NYA DONG...


LOPE U FUL


HAPPY READING YA GUYS..


LANJUT...


" Permisi pak, boleh kami masuk saya ingin bertemu dengann tuan Adam". Ujar Dika


Pengawal tersebut, mencoba mengingat Dika karena sepertinya pernah melihat nya.Dan akhirnya ia ingat kalau Dika pernah berkunjung disini dulu.


" Tapi maaf Tuan, nona Sinta sudah tidak tinggal disini lagi". Sahut Pengawal tersebut yang pikiran nya melenceng jauh dari pemikiran.


" Saya kesini mau membahas bisnis dengan Tuan Adam,dan tak ada sangkut paut nya dengan Sinta."Jawab Dika


Dika kesal dengan pengawal tersebut, yang asal menerka saja.Kalau bukan karena ingin bertemu istrinya, ia juga tak sudi beramah tama.


" Dasar pengawal brengsek seperti tuan nya, aku kesini untuk bertemu istriku malah membahas ulet keket".Gerutu Dika dalam hati.


" Jika soal bisnis anda silahkan masuk tuan". Ucap Pengawal tersebut.


" Nah coja gitu dari tadi,kaki aku sampe lumutan nih nungguin nya". Gumam Alan pelan


" Jaga mulut lo itu, jangan karena mulut remes lo kita gagal masuk".Ancam Jason setengah berbisik.


" Ini bule kerjanya doyan banget ikut campur, awas saja kau sebentar pulang bakalan ku ambil Lika.Agar kau seperti cacing kena panas, dan akhirnya mampus karena galau". Gumam Alan dalam hati.


" Aku tahu isi hati mu bro, kau tenang saja.Setelah pulang aku bakalan kasih tahu Dika, kalau kau menganggap Adam adalah mertuamu".Ancam Jason


" idih bule gesrek, emang kamu pikir anak nya Adam cuma Yuli.Oo kamu salah bro kan masih ada satunya lagi, malahan sekarang lagi jagain mama ku calon mertuanya".Ujar Alan yang akhirnya bisa menemukan ide agar lepas dari ancaman Jason.


Jason hanya mendengus kesal, susah memang jika ajak Alan untuk berdebat.


Pasti ujung ujung nya bakalan dia yang kalah.

__ADS_1


Kini mereka semua telah masuk, dan sedang duduk diruang tamu.Sedangkan asisten Adam memanggil tuan nya, yang sedang berada di dalam kamar Yuli.


" Aku bilang pulang kan aku, rumah ku adalah bersama suami ku" Teriak Yuli


" Tapi ini rumah mu nak, papa nggak mau kamu pergi"..sahut Adam


" Ini bukan rumah ku, dan aku juga tak ingin punya rumah seperti ini". Teriak Yuli lagi.


Dika yang mendengar suara teriakan Yuli, langsung menerobos masuk.Ia sudah tak peduli dengan keadaan sekitar, yang ia ingin kan sekarang bertemu dengan istri nya itu.


Dika menggedor pintu dari luar, karena mendengar suara Yuli berasal dari situ.Sementara Asisten nya Adam, berusaha menahan tubuh Dika.


" Lepaskan aku, kembalikan istri ku"..Bentak Dika


Yuli terkejut, karena mendengar suara Dika.Ia tak menyangka karena dapat mendengar suara suami nya lagi.


" Tuan saya mohon jaga sopan santun anda".Ujar Asisten Adam.


" Aku hanya ingin kalian mengembalikan istri ku.Yuli sayang, aku di sini keluar lah".Teriak Dika


" Sayang aku disini, keluar kan aku.aku tak mau berada di rumah ini"..Sahut Yuli.


" Tuan aku mohon keluar kan aku dari sini, aku ingin pulang bersama suamiku".Lirih Yuli


"Apa tak ada maaf sedikit pun untuk papa mu ini.Sehingga kau ingin sekali pergi dari sini"? Lirih Adam sendu, raut wajah nya memperlihat kan gurat kesedihan.


" Aku hanya ingin bersama suami ku, apa itu salah.kenapa kau tega sekali memisah kan kami"? Ucap Yuli di sela tangis nya.


" Apa seorang Ayah juga salah, jika hanya ingin menebus waktu nya yang hilang bersama putri nya"? Tanya Adam


Yuli tak menjawab, ia hanya duduk di atas ranjang sambil memeluk kakinya.Ia tak menyangka mempunyai ayah egois seperti ini.


Sedangkan Adam keluar dari kamar tersebut.


" Kalian jagalah kamar ini, jangan sampai ia keluar.Atau nyawa kalian taruhan nya, apa kalian mengerti"? Ucap Adam dingin


" Baik tuan kami mengerti"..Sahut mereka

__ADS_1


Adam turun kebawah, ia tertawa kecil.Karena melihat para lelaki yang hendak datang menjemput Yuli.Namun emosi nya langsung muncul seketika, melihat orang yang berdiri antara Dion dan Marcel.


Orang yang membuat istrinya tak mau kembali kepada nya.Orang yang sudah merebut perhatian putri dan istri nya.


Sementara itu Dika memandang penuh emosi ke mertuanya tersebut.Ia khawatir jangan sampai mertua nya tersebut, menculik Yuli karena akan menjodoh kan nya.


" Selamat datang tuan tuan, silahkan duduk"..Ujar Adam yang sedikit tersenyum.


" Dimana istri ku, kembalikan padak? Apa maksud mu melakukan semua ini,memang nya kami salah apa"? Sinis Dika


" Ternyata kalian sudah bodoh semua, karena tak menyadari kesalahan yang kalian perbuat".Ujar Adam sambil tersenyum smirk.


" Maksud mu apa, kenapa harus pakai menculik putri ku segala"? Bram akhirnya angkat bicara


" Jaga bicaramu tuan Richard, dia adalah putri kandung ku, dengan wanita yang telah kau rebut dari ku".Balas Adam tak mau kalah


" Haha, kau bodoh atau pikun tuan Adam Alvian? Siapa yang telah melepaskan berlian seperti Riani demi kerikil jalanan".Ucap Bram sambil tersenyum mengejek.


" Kembalikan istri mu, jangan kau sangkut paut kan hidup nya demi kesalahan mu.Dia selama ini telah menderita,apa kau masih belum puas"? Ujar Dika


" Justru karena ia menderita, jadi aku ingin menebus semua nya"..Sahut Adam


" Aku bingung kenapa masih ada di dunia ini orang tua seperti anda.Yang lebih mementingkan ego nya sendiri, pantas saja tante Riani lebih memilih om Bram".Sahut Alan dengan mulut remes nya.


" Jaga ucapan mu, sebelum ku buat kau menyesal karena terlahir di dunia ini". Ancam Adam sambil menatap tajam kearah Alan.


Sementara yang di tatap acuh dan tak peduli sama sekali.


" Jadi apa mau mu Tuan Adam Alvian"? Dion menimpali.


" Aku mau bertemu istri ku, dan aku ingin pria ini mencerai kan nya".Tegas Adam


Bram membulat kan matanya, ia tak percaya dengan tindakan konyol Adam.Sampai mati pun ia tak kan pernah melepaskan Riani, karena ia sangat mencintai nya.


" Otak mu sudah gila ya,kau pikir aku mau memenuhi ide gila mu itu"? Bentak Bram


" Ya karena mengingin kan apa yang menjadi milik ku di kembalikan". Sahut Adam tanpa beban

__ADS_1


" Milik mu, apa kau lupa bukan nya milik mu itu yang yang sudah kau sia siakan selama ini? Dimana kau saat ia memerlukan pertolongan saat akan dihabisi oleh anak buah istri ular mu itu".Sinis Bram


" Dimana dirimu saat ia berlari kesana kemari,saat di kejar dan akan di habisi.Dimana kau saat ia kedinginan dan kelaparan karena tak mempunyai rumah dan makanan? Dimana kau saat ia harus berjuang mencari putri nya yang terpisah dari nya, karena selalu di kejar kejar oleh pembunuh itu"? Ujar Bram


__ADS_2