Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
Episode 206


__ADS_3

MAAF GUYS TADI MALAM KIRIM EPISODE 204 NYA DOBEL..JADI SUDAH AKU HAPUS DAN GANTI YANG BARU...


BAGI VOTE DIKIT BOLEH..


LOPE U FULL


LANJUT...


"Aku tahu aku salah, tapi bukan kah kamu juga salah.Menikah dengan pria itu sedangkan kita belum bercerai". Ujar Adam melirik Riani dan Bram secara bergantian.


Riani mengeryitkan kening nya, bukan kah sebelum ia meninggal kan negara ini ia telah menandatangani berkas gugatan cerai.


" Apa maksud mu,jangan kau lupa Tuan Adam, kalau aku sudah mengajukan gugatan dan juga sudah menandatangani gugatan cerai."Tanya Riani


Adam menunjukan berkas yang pernah Riani berikan padanya.Ia pun menunjukan hanya ada tanda tangan Riani, sedangkan ia belum membubuhi tanda tangan sama sekali.


" Coba perhatikan, apa disini terdapat tanda tangan ku.Tidak kan, karena sedikit pun aku tak pernah menandatangani nya, aku tak ingin bercerai dengan mu". Ucap Adam


Riani sebenar nya Shock mendengar nya, begitupun Bram.Ia tak menyangka kalau ia menikahi Riani, ternyata masih berstatus Istri orang.


Bram merasa cemas, bagaimana jika Riani akan kembali ke Adam yang berstatus Suami sah sedangkan dirinya hanyalah Suami siri.


" Ok baik Tuan Adam aku paham di sini, ternyata sudah kau tunjukan sifat asli mu.Kau adalah orang yang selalu memaksakan kehendak mu kepada orang lain, namun tak pernah mau tahu apa kemauan orang tersebut.Tak masalah kau tak menandatanganinya, karena setelah ini aku pastikan kau akan menandatangani nya". Ujar Riani tersenyum smirk.


Adam heran sebenar nya apa yang dipikirkan Riani sekarang.Adam waspada jangan sampai Riani akan mengajukan gugatan cerai padanya.


" Maaf Riani, aku melakukan semua ini, semata hanya ingin kembali kepadamu.Aku mohon tinggal kan dia, dan kita akan bahagia bersama putri kita.Dan kau Tuan Bram richard, segeralah kau talak istri ku bukan kah kalian hanya menikah siri". Ujar Adam dan tersenyum penuh kemenangan kearah Bram.


Sedangkan Bram hanya tertunduk lesu, ia sungguh tak sanggup harus meninggal kan istri nya.Namun ia juga tak mungkin bersama Riani, yang berstatus istri sah Adam.

__ADS_1


Riani yang melihat kesedihan di mata Bram, ia sungguh tak tega.Ia mendekati Bram dan berlutut dihadapan nya, Bram mengangkat wajah nya memandang Istri cantik di hadapan nya kini.


Riani membelai pipi suami nya yang di tumbuhi bulu tipis.Sedangkan Bram mencium tangan Riani yang ada di pipi nya kini.Ia sungguh tak kuat, jika harus berpisah dari Riani, namun ia juga akan menghormati keputusan Riani apa pun itu.


Bukan kah mencintai, tak harus memiliki.


" Sayang kamu percaya kan sama aku"? Tanya Riani sendu


Bram tak menyahut namun hanya menganggukan kepala.Karena sudah berhasil menenangkan Bram, Riani pun bangkit berdiri dan menatap tajam ke arah Adam.


Sedangkan Adam, mengepalkan tangan nya, karena sedang menahan emosi melihat adegan romantis.Yang di perlihat kan oleh Riani dan Bram.


" Tuan Adam Alvian yang terhormat, maaf tanpa atau dengan tanda tangan anda.Saya Riani Alviani akan tetap mengajukan gugatan cerai ke pengadilan".Ujar Riani mantap


" Sampai kapan pun aku tak kan meninggal kan mas Bram, aku tak ingin lagi berhubungan dengan pria, yang menghalalkan segala cara, agar mendapatkan kembali keinginan nya.Bahkan menculik putri nya sendiri, dan memisahkan dia dari suaminya". Sambung Riani lagi..


Adam mendekat ke arah Riani, sambil menggelengkan kepala.Ia tak ingin berpisah lagi dari istri dan anak nya.


Adam pun tersentak, wanita yang dulu dia kenal dengan segala kelembutan.Kini berubah, apa karena rasa kecewa yang begitu dalam, ia toreh kan di dalam kehidupan wanita itu.


" Riani maafkan aku, aku berjanji akan menebus semua kesalahan ku.Tapi aku mohon kembali lah pada ku sayang, jangan tinggal kan aku lagi".Lirih Adam dan langsung berlutut di hadapan Riani.


Yuli yang melihat nya, sebenar nya merasa iba pada papa nya.Namun ia juga sangat tahu betul, kekecewaan yang di rasakan mami nya itu.Ketika dikhianati pernikahan nya, ketika menjadi gelandangan.Dan ketika suami menikah lagi, dan tak pernah memberi kabar sedikit pun.


" Mohon maaf Tuan Adam, itu tak kan pernah terjadi Aku tetap ingin kita pisah, dan kumohon hargai keputusan ku.Jika kau ingin menebus kesalahan, lakukan lah itu pada putri mu, buat lah ia bahagia bukan dengan memisah kan nya dari orang yang ia cintai". Pinta Riani


" Tapi aku masih sangat mencintai mu Riani, dan aku yakin kamu pasti masih mencintai ku kan"? Adam sangat yakin.


Sedangkan Riani langsung tersenyum kecil.Ia tak menyangka rasa percaya diri Adam sangat tinggi.

__ADS_1


"Jadi selama ini kau pikir, aku menerima mas Bram karena terpaksa? Dan kau juga berpikir bahwa aku masih mencintai mu"? Tanya Riani


Dan Adam menganggukan kepala.


" Atas dasar apa anda sampai berpikiran begitu? Asal anda tahu, saat aku pergi dari rumah sakit, dan saat anda menikahi wanita itu.Saat itulah rasa cintaku telah pergi, bahkan aku berjanji tak kan pernah ada nama Adam Alvian lagi dalam hidup ku".Ujar Riani menatap tajam kearah Adam.


Dion, Marcel, Jason, dan Alan sebenar nya merasa jengah, melihat sikap Adam.Mereka kesal karena Adam terkesan memaksa kan kehendak nya.Dan tak menghormati pilihan Riani, dasar pria brengsek.author yakin,pasti itu adalah kalimat umpatan dalam hati mereka.


" Tepati janji mu kepada semua".Sambung Riani lagi


" Maksud mu".Tanya Adam


" Bukan kah kau sudah berjanji, jika aku memilih mas Bram dan kau akan mundur.Jadi kumohon tepatilah janjimu, sebagai pria sejati". Lirih Riani


" Tapi..


" Tolong jangan persulit aku, aku sangat mencintai mas Bram, dan tak ingin pisah darinya".Ujar Riani sambil menunduk.


" Sayang, aku...


"Cukup Adam, aku mohon.Selama hidup ku aku tak pernah meminta sesuatu dari mu kan?Jadi anggap lah ini sebagai permintaan pertama dan terakhir ku"! Ujar Riani


Bram mengangkat wajah nya, sungguh hati nya berbunga sekarang.Ia selalu mengharapkan kata cinta dari istri nya itu namun tak pernah ia dapat kan.Tapi hari ini istri nya tersebut, bahkan mengatakan cinta, bukan di depan nya saja tapi di depan Adam dan lain nya.


Adam mengacak rambut nya frustasi, ia tak menyangka wanita yang sangat di cintai nya.Akan bersama pria lain, namun ia juga tak mungkin egois.Janji telah ia ucapkan sebagai pria sejati, janji tersebut harus ia tepati.


" Satu lagi aku ingin bertanya, dan mungkin ini juga menjadi pertanyaan terakhir.Mengapa saat Yuli menikah, kalian tak mengabari ku"? Tanya Adam.


" Maaf kan aku papa, aku yang salah disini.Tapi aku mohon papa menghargai keputusan ku, aku hanya ingin papi Bram menjadi saksi nikah ku, karena papi Bram lah yang menjaga mami dan aku.Dan papi Bram lah yang selama ini aku anggap sosok ayah ku.".Lirih Yuli

__ADS_1


" Kamu menang Bro, mendapat kan dua cinta dari kedua bidadari ku". Ujar Adam sambil tersenyum ke Bram.


__ADS_2