Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
Episode 179 s2


__ADS_3

HAIII READER KU TERSAYOYENG...


JANGAN LUPA LIKE, VOTE, COMMENT NYA YA...


KASIH RATING YA JUGA KALO BOLEH 5 ATAU 4...YA YA YA..


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS...


LANJUT...


Jason menatap punggung Lika dengan tersenyum.Ia tahu lika sekarang pasti sangat merasa malu kepadanya.Ia merasa gemas sendiri, mengingat wajah Lika yang memerah seperti kepiting rebus.


Sedangkan Lika yang sudah masuk kedalam rumah, langsung berlari ke dalam kamar.Ia memegang jantung nya yang dari tadi, sibuk berdisko ria di dadanya.


" Ah, aku malu banget, kenapa tadi juga aku membalas ciuman nya dia.Nanti dia pikir aku cewe apaan lagi, aduh gimana dong". Ujar Lika yang berjalan kesana kemari seperti cacing kepanasan.


Tring


Ada notifikasi masuk kedalam ponsel nya.Lika pun langsung mengecek nya, wajah nya kembali memerah ketika melihat ternyata Jason yang telah mengirim pesan padanya.


"Sayang, langsung tidur ya, jangan pikir aneh aneh.Aku sayang kamu,❤❤". Sms dari Jason dengan emot berbentuk hati


"Aduh kamu manis banget sih,aku jadi meleleh nih". Ucap Lika sambil berjingkrak kegirangan.

__ADS_1


"Di balas tidak ya, tapi kalau dia nungguin balasan aku gimana dong? Ya udah balas saja deh". Lika bermonolog


" Iya aku mau tidur, kamu juga tidur ya". Balas Lika


Jason membaca pesan Lika, namun dahinya mengkerut.Pasal nya Balasan Lika tak sesuai harapan nya.


" Ya ampun coba di balas bilang, iya aku juga sayang kamu, eh ini orang nggak peka amat sih". Kesal Jason dengan wajah yang cemberut.Namun tak lama ada pesan masuk dan ia langsung membacanya.


Wajah nya yang tadi di tekuk, kini kembali tersenyum.


"Aku juga sayang sama kamu, bahkan sangat sangat sayang sama kamu 💘💘💘". Pesan Lika lagi..


" Ah kamu sayang bisa saja, aku tambah cinta deh". Gumam Jason.


Ia yang sedari tadi berada di depan pagar rumah Lika, langsung meninggal kan tempat tersebut.


" Ah ciuman pertama ku, bibir ku sudah tak suci lagi.Tapi syukurlah kan yang cium aku babang Jason ku". Gumam Lika.


Ia tak bisa memejamkan matanya, meski waktu nya sudah tengah malam.Sedang kan Jason, kini sudah terlelap.pikiran nya tenang, dan tanpa beban sama sekali.


" Aku kok kepikiran Alan ya, apa dia masih di indonesia, atau sudah pulang ya? Nanti besok, aku tanyakan ke Yuli deh, biar bagaimanapun Alan kan sahabat aku dari dulu". Ucap Lika


Lika berusaha memejam kan matanya dan akhirnya bisa tertidur juga.Ia hanyut dalam mimpi yang indah, entah mimpi apakah itu, author juga kepo nih..


Skipp ya guys...soalnya semua lagi bobo ..

__ADS_1


Orang kalau tidur kan pasti hanya ngorok, buang gas dan tidur seperti kuda kayu hehehe...


Keesokan harinya, di kediaman Hadiwinata.Yuli sudah bangun pagi pagi, karena bekas merah nya sudah berkurang, jadi ia menutup nya menggunakan foundation.


Nyonya Dika hadiwinata tersebut, kini tengah berkutat di dapur.Ia menyiapkan sarapan pagi untuk seisi rumah.Yuli memang ahli jika dalam urusan dapur karena memang ia sudah terbiasa.Pekerjaan mengurus rumah, sudah ia lakukan dari dulu, jadi sekarang ia tak terlalu kesulitan.


Para pelayan sebenar nya merasa tak enak, namun karena kemauan keras Yuli.Mau tak mau mereka hanya melihat dan sesekali membantu Yuli jika memerlukan sesuatu.


Sedangkan Dika yang terbangun, kalang kabut karena tak melihat Yuli.Ia panik dan langsung turun dari tempat tidur, ia mencari Yuli ke dalam kamar mandi namun juga tak menemukan nya.


Ia mengacak rambut nya frustasi, ia takut jika Perasaan nya dari kemarin terjadi.Ia takut jika Yuli benar benar akan pergi, ia memandang setiap sudut ruangan dan tak mendapati Yuli.


" Ya ampun sayang, kamu dimana, jangan pergi ninggalin aku.Aku nggak sanggup jalani hidup tanpa kamu". Lirih Dika sambil mengacak rambut nya.Ia duduk di bawah lantai kamar dan tak terasa air matanya lolos begitu saja.


Di dapur Yuli yang sudah selesai masak, dan telah menata nya di meja.Ia kembali kekamar, berniat untuk membangun kan suami nya untuk sarapan.


Ceklek


Yuli membuka pintu kamar, dan menatap heran dengan apa yang ada di depan nya.Ia melihat Dika tengah duduk di lantai sambil memeluk lutut nya.Dika bahkan tak sadar dengan kedatangan nya, yuli mendekati Dika dan menepuk pelan bahunya.


" Sayang kamu kenapa, kok bisa duduk di lantai". Tanya Yuli


Mendengar suara Yuli, Dika langsung mengangkat wajah nya.Terdapat air mata di kelopak matanya, saat memandang sendu kearah Yuli.


Kening Yuli mengkerut dengan sikap Dika.

__ADS_1


" Sayang kamu kenapa"? Tanya Yuli lagi


Namun Dika tak menjawab nya tapi langsung memeluk erat tubuh Yuli.Ia memeluk Yuli sangat erat, seolah tak ingin di lepas kan.


__ADS_2