Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
Episode 225


__ADS_3

HAII ADA YANG KANGEN AUTHOR NGGAK..


(HAHA MAAF KALAU AUTHOR KELEWAT PERCAYA DIRI)


JANGAN LUPA LIKE, KOMMEN N VOTE NYA YA YA YA..KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUK AUTHOR💪💪💪💪


LOPE U FULLL


HAPPY READING YA GUYS...


LANJUT...


Samuel yang melihat kegundahan hati Lika, ia memeluk nya.Tak peduli dengan tatapan dari kedua orang tuanya.


Lika yang sedang gundah,terkejut dengan perbuatan Jason.Langsung menepis tangan Jason, agar menjauh darinya.Ia menatap tajam kearah Jason, seolah tersirat begitu dalam kebencian di matanya.


Jason kebingungan melihat respon yang Lika tunjukan, ia bingung harus bagaimana mengembalikan mood nya Lika.


Sementara Samuel dan Dina merasa bersalah, karena penghinaan yang Bella lakukan tadi.Dina mendekati Lika, dan memegang tangan nya.


Lika sedari tadi hanya menundukan wajah nya,ia sekuat mungkin menahan air matanya agar tak turun.Ia tak mau merusak imej nya di depan orang tua Jason.


" Nak, maafkan perkataan dan sikap Bella tadi ya.Jujur tante tak tahu jika ia sampe berkata begitu". Ujar Dina pelan


Lika hanya menatap nanar ke arah mama nya Jason.Ia tak tahu harus memberi respon apa.


Dina yang melihat Lika hanya diam saja, akhirnya memeluk nya.Ia merasa bahagia akan mendapatkan mantu, namun hatinya juga sedih.Karena wanita yang di pelukan nya kini,tengah bersedih, dan mendapatkan kesan pertama yang buruk di rumah nya.


" Hemm, jadi tante nggak di maafin nih.Ya sudah tante mau ngambek nggak makan seminggu". Ancam Dina dengan wajah sedih.


Yang mendengar ucapan Dina, lika langsung mengangkat muka, ada rasa bersalah di hatinya.


" Jangan dong tante, nanti sakit gimana"? Ujar Lika sambil tersenyum


"Beneran nih, tapi masih marah nggak"?Tanya Dina


"udah enggak lagi kok tan, cuman masih kesal sama si kampret satu ini". Ujar Lika sambil menatap tajam kearah Jason.


Sementara Dina dan Samuel hanya tersenyum, ia yakin sebentar lagi Jason bakalan terkena amukan nya lika.


" Kita bahas urusan penting kalian dulu, setelah itu kamu boleh kok nak hajar pria yang tak berguna ini". Ujar Samuel sambil melirik Jason dengan tatapan mengejek.

__ADS_1


"Seperti tadi yang aku bilang pa, ini Lika pacar sekaligus calon istriku". Sahut Jason mantap.


" Mama sama papa setuju banget banget malah, makasih ya kamu sudah mau menerima anak tante.Yang sudah tua tapi nggak laku laku". Dina tersenyum tulus, namun ada terkesan mengejek Jason.


""Mama tega banget sih, pake buka aib segala.Bukan nya nggak laku tapi belum nemu yang pas saja kali ma". Jason mencoba membela dirinya.


" Haha iya iya mama paham, mana ada yang mau ngaku". Sinis Dina


" Mama nih sama persis tau nggak sama tante Rika mulut nya". Kesal Jason


" Ya iyalah kan itu kakak iparnya mama, jadi otomatis harus sama".Jawab Dina


" Mana ada teori aneh seperti itu". Sungut Jason


"Sudah jangan ngambek mulu, nggak malu sama tuh calon istrinya". Ujar Samuel


"Beneran banget aku kaya nya udah ilfeel deh". Ledek Lika


" Ya ampun yang, kamu kok tega banget ngomong kaya gitu". Ujar Jason lemas


" Siapa suruh gara gara kamu tadi harga diriku terlindes truck tronton". Ujar Lika sambil menatap tajam kearah Jason.


"Maksud kamu Bella tuh truck tronton"? Tanya Jason memastikan


" Bukan nya gitu, ah gimana sih cara jelasin nya.mama bantuin dong, aku bingung nih". Pinta Jason dengan mengacak rambut nya frustasi.


Sementara Samuel dan Dina tersenyum geli, melihat wajah frustasi putranya itu.Mereka pun hanya melihat bagaimana usaha Jason membujuk calon istrinya tersebut.


" Sayang, udah dong marah nya, aku nggak kuat nih". Pinta Jason memelas sambil mencium ulang ulang tangan Lika.


" siapa suruh sok tebar pesona, padahal biasa saja". Sinis Lika


" Aku pasrah, aku nggak mau ngomong aku mogok bicara". Ujar Jason yang langsung diam.


" Baguslah coba dari kemarin kaya gitu kan enak di pandang". Ejek Lika.


" Lika kamu sementara ini lagi sibuk apa"? Tanya Dina yang ingin mengenal calon mantu nya lebih dekat.


" Kebetulan aku kerja jadi dokter tante, di salah satu rumah sakit milik keluarga hadiwinata". Sahut Lika


" Jadi kamu dokter sayang, artinya sama ya sama Yuli menantunya abang Dion"? Tanya Dina antusias.

__ADS_1


" benar sekali tante,kebetulan aku sama Yuli ngambil spesialis yang sama."Jawab Lika


" wow, kamu sama Yuli kenal sudah lama"?Selidik Dina


" Sudah tante, dari masih smp". Sahut Lika


" Ternyata pa, mantunya keluarga hadiwinata hebat semua ya". Girang Dina


" Ya iyalah,Jason tak mungkin salah pilih". Ujar Jason berbangga diri.


" Iya juga mama penasaran gimana ceritanya sampe Lika bisa mau sama kamu.Padahal kamu mah biasa saja nggak ada yang spesial". Ledek Dina


" Iya tan, aku juga bingung kok bisa ya aku mau sama dia, kayanya mata aku ada yang nggak beres nih".Sambung Lika


" Haha boy, siap siap saja kamu, karena sepertinya telinga mu bakalan panas tiap hari, karena mama sudah punya teman duet buat kerjain kamu". Tawa Samuel


" So pasti tuh pa, siap siap saja". Sambung Dina.


Jason sudah tak tahu berkata apa, karena perkataan papa sangat benar.Ia harus siap siap dengan hal tak terduga yang akan di ciptakan mama dan Lika nantinya.


Sementara Dika dan Yuli serta Alan yang tengah bersantai.Di kejut kan dengan pertanyaan Alan yang tak pernah mereka pikir kan sama sekali.


" Jadi kapan kalian akan bulan madu"?Tanya Alan tiba tiba.


Dika dan Yuli saling pandang, mereka tak pernah memikirkan ke arah situ.Karena menurut mereka dimana saja dan kapan saja adalah bulan madu bagi keduanya.


" Entahlah, tapi tak ada pikiran sampe kesana". Jawab Dika


" Lagian bulan madu kan tak perlu keluar rumah, keluar negri cukup berdua saja pasti lebih mantap". Jawab Yuli


" Haduhh, kalian ini mau jadi bahan ledekan semua orang, apalagi Dika kamu nggak tahu mulut tante Rika seperti apa.Kalian yang bangun makan sore seperti tadi,coba kalau ada semua orang pasti sudah di cuci bersih kalian". Ujar Alan.


Apa yang dibicarakan Alan ada betul nya.


"Karena setahuku orang baru habis nikah yang lagi panas panas nya seperti kalian, pasti bakalan betah banget di kamar". Sambung Alan lagi.


" ok nanti kita pikirkan lagi, kalau itu harus berarti kami akan pergi.Tapi kalau tidak ya lebih baik nikmati disini saja, iya nggak sayang"? Tanya Yuli memastikan


" Ya sudah aku mau jalan jalan dulu, sebelum balik ke amerika lagi". Pamit Alan.


" Emang nya kamu mau kemana, tuh jalan nya pake mobil aku saja". Tanya Dika sekaligus memimjam kan mobil nya.

__ADS_1


" makasih bro, aku mau menikmati hidup orang jomblo mah bebas, kemana saja yang penting cuci mata". Alan menyindir Dika


__ADS_2