Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam
Episode 211


__ADS_3

Haii author balik lagi nih....


jangan lupa like n comment guys...


kalo boleh mah bagi juga vote nya...


author butuh semangat nih...


haha author lebay ya guys....


lope u full


Happy reading ya guys...


LANJUT....


AUTHOR SELIPIN VISUAL 3 BABANG TAMVAN BOLEH DIPILIH HEHE



( visual Dika hadiwinata)



(visual nya Alan Andrew)



(visual nya Jason erlangga)


Awww guys author meleleh lihat nya..


" Dasar mulut remes selalu ambil kesempatan dalam kesempitan".Gerutu Jason


" hohoi jangan bilang anda juga sedang terbakar karena cemburu,karena aku juga ada mencium bau gosong di sekitar ku"..Ledek Alan


Jason langsung kalap dan mencubit kuat hidung Alan.Karena kata kata Alan memang benar adanya.


Sedangkan Dika sudah capek berdebat dengan jomblo ngenes dan bule gesrek.


" sayang, kita ke kamar yuk". Ajak Dika sengaja membesarkan sedikit suaranya.


" Idih, kaya udah di ujung tanduk saja, siang garing ngajak ke kamar". Sindir Alan


" Haha, iri bilang bos"..Sahut Dika


" Maaf kami tak berminat". Ujar Alan.


" Stop kalian ayo duduk kita makan, satu kali lagi kalian ngomong saya pastikan pulang perut kosong". Ancam Rika

__ADS_1


Seperti kerbau yang di cucukan hidung nya mereka dengan patuh duduk di meja makan.


"Bram, boleh tidak aku minta Riani layani aku makan, tapi kalau kau menolak ya aku memaksa". Ujar Adam


" Ada ya om permintaan begitu, karena setahu saya jika anda menolak saya tak kan memaksa".Alan menimpali


" Sudah di ganti kata kata nya.Sudah diam makan kamu". Bentak Marcel


"Boleh silahkan". Sahut Bram


" Aku juga minta maaf, kalau sudah hadir di tengah kalian.Tapi sungguh bukan maksud ku ingin merebut nya darimu,tapi..".Ucapan Bram terpontong karena di sanggah oleh Adam.


" sudah lah, aku yang salah, karena telah menyia nyiakan mereka.Jika tak ada kamu entah bagaimana nasib nya kini, dan terima kasih juga karena sudah menjaga nya selama ini.Mungkin kami memang tak di takdirkan bersama selama nya".Ujar Adam tersenyum dengan tulus.


" Makasih mas, karena sudah mau ikhlas.maaf jika keputusan ku membuat mas terluka, tapi jujur aku tak ada maksud apa pun. Bukan kah cinta tak harus memiliki, kalau bisa menjadi saudara kenapa tidak".Sambung Riani


" Nah tuh benar, kan masih ada jalan lain kan? Kecuali jalan nya lagi di cor ya, mau tak mau kita buat jalan baru".Ujar Alan yang membuat semua menatap heran kearah nya.Sebenar nya apa maksud dari perkataan nya, semua jadi gagal fokus deh.


" eh kutu kupret sebenar nya mulut kamu asal nyambar atau ada arti lain"? Tanya Dika kesal.


" Jadi maksud aku kaya gini, jika kita tak bisa memiliki dia karena cinta, kenapa kita tak mencoba menjaga dia sebagai saudara.Hitung hitung kan ku tunggu jandamu". Ujar Alan


" Haha, semua nya tertawa dengan banyolan Alan, ada saja yah tuh anak buat bangkit kan suasana.


Namun berbeda dengan Jason dan Dika, keduanya menatap tajam kearah Alan.Seolah ingin menghabisi nya hari ini juga.


Riani meminta izin ke Bram agar melayani Adam.Dan Bram menganggukan kepala, tanda menyetujui nya.Ia mengambil piring menyendokan nasi, dan menambah lauk setelah itu menyodorkan ke Adam.


" Sabar ya, begitulah kalau jadi yang kedua". Ledek Marcel


Setelah itu Yuli juga tak mau kalah ia melayani Dika suaminya.Sementara itu Jason berharap dalam hati, semoga Yuli juga berinisiatif melayani nya juga.


Namun sayang, harapan memang tak sesuai ekspektasi.


" Kasihan nungguin di layani ya,kasihan banget sih kamu". Ledek Alan.


Jason hanya cuek dengan perkataan Alan.Baginya perkataan Alan baginya adalah angin yang numpang lewat saja.


" Makasih ya sayang". Ujar Dika ke Yuli


" Iya masama, ayo makan". Ajak Yuli


Marcel pun mengambil makanan untuk melayani dirinya.Namun Bram mempunyai ide untuk menggoda Marcel.


" Begitulah deritanya jadi duda, makan sendiri,tidur sendiri, mandi sendiri, aduh pokok nya tragis".Sindir Bram


" Dasar adek nggak ada akhlak". Gerutu Marcel


" Silah kan di makan jomblo ngenes". Ujar Rika

__ADS_1


" Makasih tante". Sahut dua bujang lapuk.


" masama, habis tante kasihan kalian nggak ada yang urusin.Takut nya pingsan karena lapar kan nggak lucu". Ujar Rika iba


Jason dan Alan langsung menyemburkan makanan dari mulut nya.Ia ternyata perkataan manis Rika tadi hanyalah kata sindiran.


" Ah tante, tadi kita sudah terbang ternyata dijatuh kan lagi, begini amat ya nasib".Ujar Alan melemas.


Semua nya hanya tersenyum, mereka semua tahu dengan mulut pedas nya.Istri Dion hadiwinata tersebut, kalau mau menyindir orang memang ahli nya.


Mereka makan dengan di selingi obrolan ringan.Sedangkan Lika sedang menunggu cemas, karena Jason tak ada kabar sama sekali.


" Nih orang kemana sih, selalu saja seperti ini.Awas saja kau Jason, akan ku buat perhitungan padamu karena selalu mengabaikan ku".Umpat Lika


Ia kali ini emosi nya sudah di ambang batas.Ia merasa Jason memang tak menganggap nya ada.


Jason berangkat dari tadi pagi, hingga menjelang sore.Ia belum memberi kabar sama sekali, yang membuat Lika kesal padanya.


" Nasib nasib punya pacar rasa jomblo".Lirih Lika,


Ia memilih menghubungi jomblo ngenes, karena ia tak niat sedikit pun untuk menghubungi Jason.


Alan yang sudah selesai makan, dan tengah bersantai ditemani Dika dan Jason.Terkejut karena ada panggilan masuk di ponsel nya.Jiwa jahil Alan pun mulai beraksi.


" Maaf semua nya aku angkat telpon dulu dari pacar masa depan". Ujar Alan sambil melirik Jason.Sedangkan Yang dilirik hanya biasa saja, karena memang ia tak tahu siapa yang menghubungi Alan.


Alan sengaja meloudspeaker agar Jason mendengar nya.


" Hallo cantik". Sapa Alan


" Hemm hallo juga jelek". Sapa Lika balik


Jason memperjelas pendengaran nya, karena ia merasa tak asing dengan suara itu.


" Kenapa hubungi aku, kamu kangen ya"? Goda Alan sambil mencuri pandang kearah Jason, ia ingit melihat ekspresi wajah nya.


" Kangen banget, sangat dan amat". Sahut Lika di seberang.


Jason terlihat semakin kesal, karena suara yang menghubungi Alan adalah suara Lika kekasih nya.


" Iya sabar saja , dikit lagi aku pulang biar kita bisa lepas kangen nya". Ujar Alan sambil menahan tawanya.Karena melihat wajah Jason yang sudah tak bersahabat lagi.


" Rasain kamu bule gesrek, aku yang untung kamu yang buntung, hehe"..Tawa Alan dalam hati.


Sementara Dika senyum senyum saja, karena ia tahu kalau Alan sedang mengerjai Jason.


" Ok aku tunggu, cepetan ya ada yang pengen aku tanyain ke kamu"..Ujar Lika


" ok sayang di tunggu aku...

__ADS_1


Ucapan Alan terpotong karena ponsel nya diambil jason dan di celup dalam gelas kopi milik Jason.


" Rasain tuh si kutu kupret"..Ujar Jason


__ADS_2